<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611</id><updated>2012-01-26T22:18:18.526-08:00</updated><category term='Nurdin'/><category term='Timnas Garuda'/><category term='Pup'/><category term='ramadhan terakhir'/><category term='Ngising'/><category term='Garasi'/><category term='spanduk'/><category term='Kampus'/><category term='mubarak'/><category term='Bus Timnas'/><category term='Werkudara'/><category term='iklan outdoor'/><category term='kebohongan KPU'/><category term='Pramekers'/><category term='Cuci salju'/><category term='Lingusitik'/><category term='Koran meteor'/><category term='para bajingan'/><category term='Indomie vs mie seedap'/><category term='nangis'/><category term='BAB'/><category term='sumber kencono'/><category term='media luar ruang'/><category term='Kaki kiri'/><category term='Penumpang'/><category term='PNS'/><category term='Surat palsu MK'/><category term='film setan'/><category term='memoles ulang sumber kencono'/><category term='PSSI'/><category term='Surat Terbuka untuk Andy Nurpati'/><category term='Eddy Transport'/><category term='Bus Kampus'/><category term='Mushola'/><category term='bajingan'/><category term='spanduk flexi'/><category term='ojek'/><category term='jalur gaza'/><category term='Bakrie'/><category term='timnas'/><category term='Iklan'/><category term='onthelis'/><category term='iklan ramadhan'/><category term='negeri para bajingan'/><category term='gowes'/><category term='spanduk ngawur'/><category term='wasiat ramadhan'/><category term='andy nurpati'/><category term='iklan tvc indomie'/><category term='hosni'/><category term='Dedikasi sempurna'/><category term='SK'/><category term='batalnya sholat'/><category term='Desain Bus'/><category term='Bismania'/><category term='sholat'/><category term='arwah'/><category term='Efisiensi'/><category term='Menyapa Mentari'/><category term='Mushola termegah'/><category term='mesir'/><category term='Bis Tingkat'/><category term='Bus'/><category term='arwah ulat bulu'/><category term='ambience media. koran jogja'/><category term='ulat bulu'/><category term='menembus jalur gaza'/><category term='imam peragu'/><category term='irfan bachdim'/><category term='promosi'/><category term='KH Badrudin Zarkasy'/><title type='text'>MenyapaMentari™</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>226</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-5561893998492487763</id><published>2011-10-09T19:06:00.000-07:00</published><updated>2011-10-09T19:08:10.840-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mushola'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mushola termegah'/><title type='text'>Mushola Termegah di Dunia Ada di Indonesia</title><content type='html'>Sebagai agama dengan ummat terbanyak, sudah barang tentu banyak bangunan-bangunan didirikan oleh ummat Islam yang khusus untuk beribadah. Masjid, mushola, surau banyak bertebaran di seluruh pelosok muka bumi ini. Ngomong-ngomong apa beda antara masjid, mushola dan surau? Biasanya Masjid berukuran besar dan luas, terdiri dari serambi (bagian depan, untuk kegiatan mengaji, pertemuan) serta bangunan utama tempat untuk mendirikan sholat. Mushola berukuran lebih kecil dan hanya terdiri dari satu bangunan utama. Perbedaan utama diantara masjid dan mushola adalah, masjid selain digunakan untuk sholat 5 waktu dalam sehari juga digunakan untuk kegiatan sholat Jum’at. Sedang mushola tidak digunakan untuk sholat Jumat. Lalu apa pula surau itu? IMHO, Surau adalah tempat sholat yang secara ukuran mirip mushola, tetapi letaknya ada di sawah, pinggiran sungai. Surau didirikan untuk memfasilitasi para petani yang akan mendirikan sholat. Daripada pulang kejauhan dan ketinggalan waktu sholat akhirnya dibuatlah surau. Eh, kalo ada yang salah tolong dikoreksi ya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, suatu ketika dalam pengembaraan menyusuri bumi Jawa, saya menjumpai sebuah mushola yang sangat keren. Mushola ini ada pinggir jalan raya utama – jalan provinsi – Jogja Solo, tepatnya di daerah Wedi, Kabupaten Klaten. Bangunannya sederhana saja, kira-kira berukuran 4 x 5meter, tidak ada yang istimewa di dalamnya. Hanya berlapis karpet biasa, dan terdapat rak sebagai tempat menaruh mukena, sajadah, serta sarung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat saya takjub adalah halaman dari mushola ini. Begitu luas, cukup untuk parkir puluhan mobil! Rapi tertata, pohon palem berdiri indah menambah sejuk halaman yang banyak dihiasi rumput jepang. Selain itu, di halaman luar mushola juga terdapat 5 alat modern untuk mengisi bahan bakar! Bayangkan, sebuah mushola kecil mempunyai 5 alat pengisi bahan bakar seperti Premium, Solar, Pertamax. Bahkan antara kendaraan roda 4 dan roda 2 dipisah tempatnya. Tidak hanya itu, mushola ini juga mempunyai minimarket yang menjual barang kebutuhan sehari-hari. Tak ubahnya seperti  Alfamart atau Indomaret. Saya pikir ini gila, kalo begini takmir atau pengurus mushola tak perlu khawatir akan kekurangan kas mushola guna perawatan sehari-hari. Perjalanan kali ini benar-benar berkesan, belum pernah saya melihat mushola begitu megahnya seperti ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Tingting&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-5561893998492487763?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/5561893998492487763/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=5561893998492487763&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5561893998492487763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5561893998492487763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/10/mushola-termegah-di-dunia-ada-di.html' title='Mushola Termegah di Dunia Ada di Indonesia'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-7079069882099374118</id><published>2011-10-08T07:47:00.000-07:00</published><updated>2011-10-08T07:51:59.787-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memoles ulang sumber kencono'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sumber kencono'/><title type='text'>Memoles Ulang Sumber Kencono</title><content type='html'>Masih hangat dalam spion ingatan kita bagaimana media nasional baik cetak maupun elektronik memberitakan kecelakaan Minibus travel dengan bus PO. Sumber Kencono (untuk selanjutnya ditulis Sumber Kencono) di Jalur By Pass, Desa Balongmojo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Senin (12/9/2011). Sebanyak 20 orang meninggal dan puluhan luka-luka.  Terlepas dari siapa yang harus bertanggung jawab atas kecelakaan itu, kita kembali diberi suguhan berita kecelakaan Sumber Kencono. Dari catatan yang diambil dari detik.com dalam 3 tahun terakhir, bus Sumber Kencono terlibat dalam 76 kasus kecelakaan di wilayah hukum Polda Jatim. Akibat kecelakaan tersebut, 73 orang meninggal dunia, 42 korban luka berat dan 72 orang luka ringan! Sebuah angka yang tidak main-main karena ini berhubungan dengan nyawa orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking seringnya Sumber Kencono terlibat kecelakaan, masyarakat umum memplesetkan namanya menjadi “Sumber Bencono”. Yang artinya kurang lebih sumber bencana. Menyedihkan memang. Perusahaan otobus dengan ratusan armada yang menghidupi ribuan pegawainya ini dikenal orang bukan dengan sesuatu yang membanggakan, melainkan terkenal karena rekam jejaknya yang buruk (Sekali lagi terlepas dari siapa yang salah siapa yang benar). Dan reaksi yang kemudian muncul adalah pembakaran bus Sumber Kencono, pelemparan batu ke badan bus, sampai ancaman sanksi pencabutan trayek oleh Dishub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak manajemen bukannya tidak berbuat apa-apa untuk mengatasi permasalahan ini. Berbagai pembenahan dilakukan untuk mengurangi resiko kecelakaan. Mulai dari memasang GPS dalam armadanya, dimana pengemudi yang melewati batas kecepatan tertentu akan dikenai denda, menggunakan sistem premi (bukan setoran), dan bahkan sampai mengganti nama sebagian armadanya menjadi “Sumber Selamat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tentunya, penggantian nama menjadi Sumber Selamat dan usaha-usaha lainnya tersebut tidak berpengaruh banyak jika tidak ada perubahan perilaku mengemudi dan berkesadaran bahwa jalan raya adalah milik bersama. Sepintas pula, tanpa mengurangi rasa hormat saya atas itikad baik dari pihak Sumber Kencono dengan ide penggantian nama ini, penggantian nama menjadi Sumber Selamat semakin menguatkan image bahwa dulu naik Sumber Kencono itu memang tidak aman, tidak selamat. Jika ada Sumber Selamat, maka ada pula Sumber tidak Selamat. Ini seperti pikiran bawah sadar kita jika mendengar SPBU “Pasti Pas”, maka pikiran kita pasti mengarah ke pemikiran bahwa ada SPBU yang tidak pas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi pada Sumber Kencono saat ini mirip dengan apa yang pernah dialami PO. Sinar Jaya. Siapa yang tidak kenal dengan Sinar Jaya, khususnya masyarakat di jalur tengah pulau Jawa. Pada waktu itu, kisaran tahun 2001 kalo saya tidak lupa, Sinar Jaya dikenal sebagai bus yang hobinya ngebut. Puncaknya ketika akhirnya 1 bus Sinar Jaya dibakar massa di Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga. Itulah reaksi masyarakat yang geram melihat perilaku ugal-ugalan Sinar Jaya. Setelah itu, Sinar Jaya juga mendirikan “anak bus” dengan nama DMI. Konon katanya, berdirinya DMI dikarenakan persiapan Sinar Jaya jika ancaman pencabutan trayeknya benar-benar dilakukan (klakson me if iam wrong, please - meminjam istilah Mas Ponirin). Mirip-mirip Sumber Kencono yang mengeluarkan nama Sumber Selamat. Sembari membesarkan nama DMI, pembenahan total juga dilakukan Sinar Jaya. Dan sekarang, cat kusam Sinar Jaya mulai terkikis berganti menjadi citra positif yang membanggakan. Sinar Jaya pernah menjadi Perusahaan Otobus terbaik Indonesia pada tahun 2008, PO Pelayanan Terbaik Lebaran 2005, 2006, 2007, 2008, 2009, dan 2010 dari Menteri Perhubungan. (sumber: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Fanspage Sinar Jaya Megah Langgeng&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya rasa Sumber Kencono juga harus segera melakukan perubahan mendalam agar resiko-resiko kecelakaan di jalan raya dapat diminimalisir sekecil mungkin. Kita tentu tidak ingin trayek Sumber Kencono dicabut, namun kita juga tidak ingin mendengar kembali kecelakaan yang melibatkan Sumber Kencono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, Sumber Kencono adalah perusahaan otobus yang mempunyai banyak kelebihan. Jam keberangkatan yang hampir nonstop 24 jam dengan interval yang tidak terlalu lama (rute Surabaya – Yogyakarta), menawarkan fasilitas penyejuk ruangan (AC-air conditioner) namun tarifnya biasa, kelegaan tempat duduk, kelengkapan fasilitas pendukung seperti tabung pemadam kebakaran, tulisan trayek yang jelas di muka bus, samping kanan-kiri serta belakang, adanya stiker nomor pengaduan, memberi “Kartu Langganan”, serta ciri khas lampu neon bertulis “Sumber Kencono” diatas muka bus. Dari sisi pengemudi, manajemen mempunyai persyaratan yang ketat dalam seleksi pengemudi. Calon pengemudi tidak hanya diuji keahlian dalam mengemudikan bus dan memahami rambu-rambu lalu lintasan. Namun juga di tes psikologi. Sewaktu hendak berangkat keluar dari garasi, pengemudi dan kru juga diberi pembekalan.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Kita diinstruksikan agar mengutamakan keselamatan penumpang dan jangan ugal-ugalan. Itu disampaikan setiap kita akan mengeluarkan bus dari garasi,"&lt;/span&gt; Kata salah seorang pengemudi seperti dikutip dari Okezone.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama ini, salah seorang pengemudi Sumber Kencono bahkan mendapat penghargaan sebagai Pengemudi Santun 2011 versi Polda Jatim. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Penilaian tersebut diambil secara langsung dari masyarakat pengguna Bus melalui SMS service jadi sangat objektif," &lt;/span&gt;jelas Dir Lantas Polda Jatim Kombes Pol Sambudi Gusdian di Mapolda Jatim, dalam Tribun Jogja. Adapun proses pemilihan ini digelar sejak awal puasa tahun ini dengan tajuk sayembara Mudik Lebaran 2011. Cara ikut sayembara ini gampang, cukup ketik POL [spasi] SANTUN#YAatau TIDAK#NOPOL KENDARAAN lalu kirim ke 6768. Selain cara ini, pihaknya juga menggandeng Universitas Jember untuk menyebar kuisioner penilaian PO dan sopir-sopir di jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa kelebihan Sumber Kencono tersebut, saya kira tinggal memoles ulang dengan sungguh-sungguh untuk membuang pandangan negatif masyarakat terhadap Sumber Kencono. Dan salah satu aspek yang menarik bagi saya pribadi untuk dirubah adalah dari sisi tampilan atau livery bus (grafis, corak, warna dsb.). Sekali lagi bahwa ini hanyalah coretan iseng dari seorang pecinta Sumber Kencono. Kira-kira seperti ini hasil coretan iseng saya :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-h_0Evt4dv3w/TpBjQkARAdI/AAAAAAAAAi4/Ws1qL1t4Q_U/s1600/as.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 284px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-h_0Evt4dv3w/TpBjQkARAdI/AAAAAAAAAi4/Ws1qL1t4Q_U/s400/as.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661133867798561234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-HW1amsPm19Y/TpBjQl4uj3I/AAAAAAAAAjA/dgZuGAmC2Y8/s1600/ad.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 218px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-HW1amsPm19Y/TpBjQl4uj3I/AAAAAAAAAjA/dgZuGAmC2Y8/s400/ad.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661133868303814514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-GzNB77-k0MU/TpBjQulmJ3I/AAAAAAAAAjI/KwrCbQPj3OI/s1600/af.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 217px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-GzNB77-k0MU/TpBjQulmJ3I/AAAAAAAAAjI/KwrCbQPj3OI/s400/af.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661133870639490930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Perubahan Nama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nama Sumber Kencono sudah paten bagi masyarakat umum, dan kebanyakan menyingkatnya menjadi SK. Sehingga nama baru yang akan dipakai haruslah benar-benar terlepas dari nama lama namun masih bisa diingat oleh masyarakat umum. Dan pilihannya adalah eSKa, pada huruf S dan K sengaja menggunakan huruf kapital sebagai penanda ciri khas bahwa bus ini dulunya disingkat SK. Begitu juga dengan pilihan font. Menggunakan font yang tidak lagi sama dengan font lama. Semuanya benar-benar baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Karoseri Baru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tak bisa dipungkiri bahwa karoseri Adiputro dari sisi penampilan terlihat menarik dan elegan. Dengan menggunakan model terbaru yaitu seri Jetbus, eSKa terlihat lebih dewasa, sopan di jalan dan benar-benar fresh! (kalau sudah begini, pasar Patas EKA mungkin juga bisa sekalian diambil...Hehehhehe....)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.menyapamentari.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-7079069882099374118?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/7079069882099374118/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=7079069882099374118&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7079069882099374118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7079069882099374118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/10/memoles-ulang-sumber-kencono.html' title='Memoles Ulang Sumber Kencono'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-h_0Evt4dv3w/TpBjQkARAdI/AAAAAAAAAi4/Ws1qL1t4Q_U/s72-c/as.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-7462093579710706702</id><published>2011-10-08T07:45:00.001-07:00</published><updated>2011-10-08T07:47:47.927-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iklan outdoor'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iklan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='spanduk flexi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='spanduk'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='spanduk ngawur'/><title type='text'>Spanduk yang Bikin Geger</title><content type='html'>Ketentraman warga Banguntapan mendadak riuh heboh sedikit histeris. Suasana khas pedesaan dengan sawah mengepung perumahan berubah menjadi kasak-kusuk di setiap penduduk. Ternak sapi pun menjadi tak terurus. Selidik punya selidik ternyata kehebohan itu akibat spanduk yang dipasang melintang di atas jalan kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya, spanduk dari salah satu operator seluler tersebut membuat banyak orang marah, geram, dan merasa tertipu. Para warga merasa dibohongi dengan promosi yang disampaikan melalaui spanduk tersebut. Akibatnya spanduk tak bersalah tersebut menjadi sasaran caci maki warga. Tak sedikit warga yang bergerombol di bawah spanduk hanya untuk memuntahkan kemarahannya. Bahkan ada beberapa dari warga yang melempari spanduk itu dengan telur setengah matang. Ini dia spanduknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Sp9fkb5ywGE/TpBiGG-x-ZI/AAAAAAAAAio/M43jF91likc/s1600/11.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Sp9fkb5ywGE/TpBiGG-x-ZI/AAAAAAAAAio/M43jF91likc/s400/11.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661132588697385362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-2jo0jRHEo-8/TpBiNXJJ3GI/AAAAAAAAAiw/uHS8965M3MQ/s1600/12.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-2jo0jRHEo-8/TpBiNXJJ3GI/AAAAAAAAAiw/uHS8965M3MQ/s400/12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661132713294945378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;IKI TENANAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NELPON AWAN MBENGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ORA MBAYAR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena kalimat itulah, berbondong-bondong warga membeli Flexi dan menelepon saudaranya. Pas momen lebaran lagi. Saudara-saudara yang jauh ditelepon semua. Tapi apa lacur, spanduk yang katanya Ora Mbayar alias tidak bayar atau gratis itu ternyata bohong. Nyatanya tagihan tetap dikenakan. Itulah yang membuat warga merasa dibohongi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kalo kita cermat dan teliti, spanduk itu sama sekali tidak bersalah, tidak berbohong, dan benar adanya. Coba kita baca sekali lagi kalimat;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;IKI TENANAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NELPON AWAN MBENGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ORA MBAYAR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat tersebut diatas bisa dibaca sebagai berikut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Iki tenanan, nelpon awan mbengi, ora mbayar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bisa juga dibaca seperti ini;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Iki tenanan, nelpon awan, mbengi ora mbayar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa Indonesia berarti;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ini kenyataan, Nelpon siang, malam ngga bayar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlihat bedanya kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggalan kata dalam awan-mbengi atau siang-malam menjadi kuncinya. Coba kita baca sekali lagi;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NELPON SIANG, MALAM NGGA BAYAR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas sekali kalo kita neleponnya siang, ya bayarnya siang. Nggak mungkin bayarnya malam. Tagihan akan dikenakan pada saat kita nelepon. Orang neleponnya siang, ya pasti malamnya ga disuruh mbayar. Begitulah kira-kira maksud dari spanduk Flexi ini. Irit kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Salam Salim&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-7462093579710706702?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/7462093579710706702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=7462093579710706702&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7462093579710706702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7462093579710706702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/10/spanduk-yang-bikin-geger.html' title='Spanduk yang Bikin Geger'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Sp9fkb5ywGE/TpBiGG-x-ZI/AAAAAAAAAio/M43jF91likc/s72-c/11.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-163815065860706505</id><published>2011-10-08T07:42:00.000-07:00</published><updated>2011-10-08T07:44:28.376-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='negeri para bajingan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bajingan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='para bajingan'/><title type='text'>Selamat Datang Para Bajingan</title><content type='html'>Penikmat musik aliran indahswara pasti tahu lagunya band Wali yang dalam liriknya ada kata “Bajingan”. Seperti ini kira-kira; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“OooOo... dasar kau bajingan....”.&lt;/span&gt; Pada awal kemunculannya, kata “bajingan” dalam lirik lagu tersebut banyak diprotes ibu-ibu majlis taklim. Sehingga dalam konser-konsernya Wali sering mengganti kata “bajingan” dengan “cacingan”. Kira-kira jadi seperti ini; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“OooOoo...dasar kau cacingan...”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “bajingan” yang maknanya lebih brengsek dari kurang ajar itu dianggap kasar. Tidak pantas jika kemudian keluar dalam lirik lagu yang diperdengarkan secara umum ke khalayak. Jauh sebelum itu, kata “bajingan” pernah keluar dalam iklan cetak Suara Merdeka bikinan agensi iklan Freshblood dari Solo. Namun bajingan dalam iklan cetak tersebut digunakan sebagai kata ganti sebutan bagi orang yang pekerjaannya menarik gerobak. Sejarah juga mencatat, kemunculan kata “bajingan” dalam rapat anggota DPR yang terhormat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, hampir nihil ditemui kata “bajingan” dalam arus utama media massa baik elektronik maupun cetak. Kata kasar tersebut tidak mendapat panggung dalam negara timur yang terkenal sopan berbudaya ini. Namun seperti kata Bapak Eep Mudakir, pemilik ratusan armada PO. Ofitrans, dalam wawancaranya dengan penulis beliau mengatakan bahwa bahasa adalah identitas. Bahasa menunjukkan jati diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan identitas serta jati diri itu mendapat pertanyaan yang menohok ketika penulis mendapati kata “bajingan” mendadak muncul di harian cetak nasional Kompas, edisi Kamis 8 September 2011 halaman 2. Bahkan menjadi sub-judul sebuah artikel. Lebih lengkapnya seperti ini;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Judul : Rosa Dituntut 4 Tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sub-judul : El Idris: Bajingan-bajingan Itu yang Mencari Uang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, meski kata “bajingan” itu mengutip omongan Mohamad El Idris, tapi untuk surat kabar nasional sebesar Kompas berani menayangkan kutipan tersebut sebagai sub-judul bagi saya ini layaknya eskalator yang mengangkat harkat dan martabat kata “bajingan”. Kata “bajingan” bukan lagi sebuah kata yang kasar, dan mungkin sebentar lagi banyak media-media lainnya yang juga berani memakai kata “bajingan” .  Dan pada akhirnya, kita menjadi terbiasa mendengar kata itu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ato memang benar apa yang dikatakan Eep Mudakir bahwa bahasa adalah identitas. Inilah identitas kita, jati diri bangsa kita. Yang dipenuhi bajingan-bajingan. Jadi, mari ucapkan selamat datang untuk para bajingan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Salam Bajingan!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-163815065860706505?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/163815065860706505/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=163815065860706505&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/163815065860706505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/163815065860706505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/10/selamat-datang-para-bajingan.html' title='Selamat Datang Para Bajingan'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-5828503112331332504</id><published>2011-10-08T07:40:00.000-07:00</published><updated>2011-10-08T07:42:39.293-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iklan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iklan ramadhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indomie vs mie seedap'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iklan tvc indomie'/><title type='text'>Insya Alloh, Kita Tetap Menang</title><content type='html'>Rasa-rasanya baru kemarin kita menyaksikan iklan Marjan, tapi tahu-tahu televisi sudah dipenuhi iklan reg spasi reg spasi kembali. Kerudung-kerudung para artis juga sudah disimpan rapi dalam lemari, untuk dipakai lagi tahun depan atau jika bosan bisa diberi ke pembantunya buat oleh-oleh pulang kampung. Para pelawak mungkin sedang menikmati &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“hasil panennya”&lt;/span&gt; sebulan penuh. Surau-surau kembali sepi berganti iringan kaki menuju gemerlap pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dari semua itu, jejak-jejak suasana Ramadhan masih bisa kita lihat dari tayangnya iklan TV Indomie. Sebuah iklan yang membuat saya kembali berpikir sejengkal ke belakang. Di awal Ramadhan, Indomie juga menayangkan iklan TV dengan bingkai tema keseharian selama Ramadhan. Di akhir iklan, ada ending yang menurutku sangat menarik. Apa itu? Ya, ending yang berbunyi;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; “Insya Alloh, Tahun Ini Kita Menang”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dilihat dimari: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;http://www.youtube.com/watch?v=HkguqBLw2l8&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ending tersebut terasa berbeda dan lebih menonjol dibanding dengan iklan-iklan Ramadhan lainnya. Lazimnya produk makanan, biasanya tagline ending masih nyerempet-nyerempet dengan makanan. Entah itu “Lezatnya berbagi....” “Nikmatnya kebersamaan....” ataupun yang lainnya. Ini sungguh berbeda. Dan itu keren buatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin keren dengan seri iklan lanjutannya yang ditayangkan setelah bulan Ramadhan. Kali ini ending-nya berganti menjadi;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Insya Alloh, Kita Tetap Menang”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cek disini juga:  &lt;span style="font-style:italic;"&gt;http://www.youtube.com/user/indofoodvideos#p/a/u/1/UkMq7pIlYSo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagaimana, keren kan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya sekarang adalah, untuk siapa tagline  tersebut ditujukan? Saya yakin haqul yakin seyakin-yakinnya, tagline tersebut  TIDAK ditujukan untuk target market dari Indomie itu sendiri! Sekali lagi Indomie sedang tidak menyapa para konsumennya. Lewat kedua iklan tersebut, Indomie sebenarnya sedang berbicara kepada Mie Sedaap. Semua tagline dalam ending kedua iklan Ramadhan tersebut ditujukan kepada Mie Sedaap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indomie secara langsung menyatakan bahwa dalam persaingan usahanya dengan Mie Sedaap, Insya Alloh akan dimenangkan oleh Indomie. Dan kembali ditegaskan oleh Indomie bahwa Indomie akan tetap menang dan tidak mungkin terkalahkan oleh pesaing-pesaingnya terutama Mie Sedaap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperi yang kita tahu, selama ini Mie Sedaap bisa dikatakan berhasil menggoyang dominasi Indomie dalam bisnis mie instan. Mulai dari kriukkriuknya yang akhirnya juga diikuti oleh Indomie, yang membuat Indofood akhirnya mengeluarkan seri Supermi (Supermi Gobang dll.) untuk mengepung Mie Sedaap. Bagaimana Mie Sedaap, semoga kamu paham dengan klaim Indomie ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ini ceritaku, apa ceritamu?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-5828503112331332504?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/5828503112331332504/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=5828503112331332504&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5828503112331332504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5828503112331332504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/10/insya-alloh-kita-tetap-menang.html' title='Insya Alloh, Kita Tetap Menang'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-3450283251665569566</id><published>2011-10-08T07:39:00.000-07:00</published><updated>2011-10-08T07:40:37.805-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan terakhir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wasiat ramadhan'/><title type='text'>Ramadhan Terakhir</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Setiap perjalanan pasti akan mencapai tujuan akhir...”&lt;/span&gt;  Itulah sebaris kalimat dari Eep Mudakir, yang selalu saya sangat dalam malam-malam penuh lemburan. Meski hanya seorang Sopir Bis, Eep Mudakir mampu melihat zaman dari kaca spion yang berbeda. Itulah mengapa saya begitu menghormati profesi pekerjaan sebagai Sopir. Katanya, “Sesungguhnya, setiap orang adalah Sopir bagi dirinya sendiri....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya sudah ditentukan sewaktu kita  masih berada di dalam perut Ummi. Sudah pula ditentukan kapan kita harus mengakhiri perjalanan ini meski kita tidak tahu kapan itu akan terjadi. Dan persimpangan jalan adalah kata lain dari seberapa kita memahami dan mengerti akan tujuan akhir itu. Jika Tuhan sudah berkehandak, injakan gas sedalam apapun tak akan mampu menghentikan kuasa Tuhan. Tujuan akhir ada di balik tikungan depan. Inilah Ramadhan terakhir itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga, ini Ramadhan terakhir ribuan anak Indonesia berlebaran dengan baju bergambar Upin &amp; Ipin. Tahun depan, Unyil, Si Komo, akan berdiri tegak dengan bangga dan menjadi kecintaan anak-anak Indonesia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ramadhan kali ini, semoga menjadi Ramadhan terakhir saya melihat permusuhan antara Extra-Joss dengan Kuku Bima, antara Cap Kaki Tiga dengan Cap Badak. Bukankah kredo lama dalam bisnis; jika kamu tidak bisa mengalahkan pesaingmu, maka belilah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan semoga pula Ramadhan kali ini adalah Ramadhan terakhir, saya melihat pemimpin yang lebih suka bernyanyi dan berkeluh kesah daripada bertindak dengan tegas mensejahterakan rakyatnya. Bukankah kepemimpinan itu dilihat dari hasil konkret, bukan dibangun dengan retorika-retorika dalam mimbar?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini, semoga menjadi Ramadhan terakhir saya berstatus mahasiswa....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Selamat Berbuka Puasa&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-3450283251665569566?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/3450283251665569566/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=3450283251665569566&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3450283251665569566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3450283251665569566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/10/ramadhan-terakhir.html' title='Ramadhan Terakhir'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-600130294120159771</id><published>2011-10-08T07:37:00.000-07:00</published><updated>2011-10-08T07:39:27.972-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kebohongan KPU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Surat palsu MK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='andy nurpati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Surat Terbuka untuk Andy Nurpati'/><title type='text'>Surat Terbuka untuk Andy Nurpati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-6TI05-98WeQ/TpBgc1rhJDI/AAAAAAAAAig/5b1XODt2_Xw/s1600/andy.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 380px; height: 253px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-6TI05-98WeQ/TpBgc1rhJDI/AAAAAAAAAig/5b1XODt2_Xw/s400/andy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661130780166923314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebohongan hanya akan menghasilkan kebohongan yang lain. Satu potongan puzzle kebohongan untuk menutupi satu alibi yang nyata hanya bisa ditutupi dengan kebohongan. Inilah lingkaran setan para pemuja kekuasaan yang matanya buta oleh debu dunia. Berawal dari Antasari Azhar, Gayus Tambunan, Nazaruddin (anggota UdinSedunia juga kah?), dan kini Andi Nurpati. Benarkah ini satu rangkaian alibi yang melengkapi potongan puzzle yang hilang itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hari ini Senin 18 Juli 2011, juru Bicara Partai Demokrat (PD)  yang juga mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum, Andi Nurpati, kembali dipanggil sebagai saksi terkait kasus pemalsuan surat keputusan Mahkamah Konstitusi dalam sengketa Pemilu 2009 di wilayah Sulawesi Selatan I di Bareskrim Polri. Siapa yang tidak kenal dengan Andi Nurpati? Sosok yang diduga terlibat dalam pemalsuan surat palsu MK. Menambah kisruh bangsa ini yang sudah sarat dengan masalah. Siapa benar siapa salah tak lagi jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuknya Andi Nurpati ke partai berlogo mirip Mercedes Benz itu hampir mirip dengan ketua umumnya Anas Urbaningrum sewaktu awal dulu masuk Partai Demokrat. Pada tahun 2005 saat KPU tersandung masalah korupsi yang membuat ketua KPU waktu itu Nazaruddin Syamsuddin dan anggota KPU Mulyana W Kusumah harus masuk penjara, Anas pindah haluan menjadi anggota Partai Demokrat. Begitu juga dengan Andi Nurpati yang kemudian menjadi anggota Partai Demokrat setelah sebelumnya menjadi anggota KPU yang kini juga tengah disorot terkait dugaan kecurangan dalam pemilu presiden 2009. (Detik.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai masyarakat awam, saya memberanikan diri untuk menulis artikel ini. Sebuah artikel yang ditulis dengan niat mengklarifikasi semua kebingungan saya dengan segala kedangkalan alam pikiran saya. Sejujurnya saya merasa dibohongi oleh Andi Nurpati. Ya, untukmu Andi Nurpati. Saya sempat merasa dibohongi oleh nama Anda yang universal. Pada awalnya, sungguh, saya mengira jika Andi Nurpati adalah seorang laki-laki!!! Saya yakin dari hati saya yang terdalam, Anda tidak pernah berniat untuk membohongi saya dan mungkin pembaca lainnya yang merasa tertipu dengan nama Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin inilah maksud dari Roland Barthes sewaktu menyampaikan gagasannya tentang Semiotika. Alam pikiran kita semua terkonstruksi lewat tanda (sign) yang diterima oleh panca indera kita. Dari tanda yang terpampang itulah, otak kita lalu menerimanya dan mengolah menjadi sebuah pemikiran; bahwa Andi Nurpati adalah laki-laki. Tapi inilah kenyataan, yang sampai sekarang saya masih belum bisa menerimanya, bahwa Andi Nurpati adalah seorang perempuan. Saya merasa tertipu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;www.menyapamentari.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kejujuran adalah ketika sein kanan belok kanan sein kiri belok kiri”&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-600130294120159771?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/600130294120159771/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=600130294120159771&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/600130294120159771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/600130294120159771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/10/surat-terbuka-untuk-andy-nurpati.html' title='Surat Terbuka untuk Andy Nurpati'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-6TI05-98WeQ/TpBgc1rhJDI/AAAAAAAAAig/5b1XODt2_Xw/s72-c/andy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-4542789076507613713</id><published>2011-10-08T07:33:00.000-07:00</published><updated>2011-10-08T07:37:31.489-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='media luar ruang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Koran meteor'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iklan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='promosi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ambience media. koran jogja'/><title type='text'>Jogja Dihujani Meteor!!!!</title><content type='html'>Akhir pekan memang waktu yang pas buat menunggu hari Senin. Maksudnya, mengisi dengan kegiatan yang asyik lagi yahud sembari menunggu datangnya hari Senin. Kalau biasanya akhir pekan selalu diisi dengan kegiatan menjaga mimpi dengan melihat-lihat bus, kali ini sejenak pengen selingkuh dengan onthel. Kebetulan juga sudah lama ga nggowes. Akhirnya dengan pakaian kebesaran berupa kaos loreng merah-putih dari Ponorogo oleh-oleh anak magang dulu, ditambah baju kastub khas petani warna hitam, dan tak lupa caping yang siap melindungi wajah dari sinar UV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengambil rute dari Pleret – Ngipik – Kotagede – lalu menuju Tugu dan kembali ke Pleret melewati plengkung gading dilanjut ke Jl. Menteri Supeno dan kembali ke Kotagede. Ditengah jalan papasan dengan beberapa rombongan sepeda tidak nyata alias fiksi, fixie (ini istilah teman saya @ggemuk).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bukan soal itu yang ingin saya ceritakan, jadi sewaktu mau nyampe Tugu saya dikejutkan dengan penampakan Meteor! Ya, di tengah hari begini saya melihat Meteor. Tidak hanya satu, tapi ada puluhan Meteor yang selalu terlihat setiap saya melewati persimpangan jalan. Untungnya saya bawa kamera jadi langsung saja saya foto Meteor itu. Ini dia penampakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-pUbwLeOm04w/TpBfvbG9HdI/AAAAAAAAAiI/lfIPf6u3XVo/s1600/1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-pUbwLeOm04w/TpBfvbG9HdI/AAAAAAAAAiI/lfIPf6u3XVo/s400/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661129999940132306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-VRcB1kmtSxw/TpBfvTDSIDI/AAAAAAAAAiQ/dbwDr7LzeQQ/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-VRcB1kmtSxw/TpBfvTDSIDI/AAAAAAAAAiQ/dbwDr7LzeQQ/s400/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661129997777248306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir di setiap persimpangan jalan, terutama jalan-jalan utama, saya melihat Meteor ini. Ya, koran yang  isinya judul semua dan konon katanya tidak baik dibaca anak dibawah umur ini memilih gaya promosi yang lucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-ZSFiDAJ2n_Q/TpBfvvQv8QI/AAAAAAAAAiY/iFlrMc5sigg/s1600/3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ZSFiDAJ2n_Q/TpBfvvQv8QI/AAAAAAAAAiY/iFlrMc5sigg/s400/3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661130005349921026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai koran “lampu merah” saya kira sangat pas dengan menempelkan selembar kertas kosong yang ditulis manual pake spidol isi berita Meteor hari ini di persimpangan-persimpangan jalan. Keren ya? Btw,pakai pajak kah model promosi kaya gini? Hehehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.menyapamentari.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-4542789076507613713?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/4542789076507613713/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=4542789076507613713&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4542789076507613713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4542789076507613713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/10/jogja-dihujani-meteor.html' title='Jogja Dihujani Meteor!!!!'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-pUbwLeOm04w/TpBfvbG9HdI/AAAAAAAAAiI/lfIPf6u3XVo/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-927574251365121359</id><published>2011-10-08T07:21:00.000-07:00</published><updated>2011-10-08T07:33:36.402-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gowes'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menembus jalur gaza'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='onthelis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalur gaza'/><title type='text'>Menembus Jalur Gaza</title><content type='html'>KUNFAYAKUN! Jika Alloh Swt sudah menghendaki, lampu merah manapun tak akan mampu menghentikannya. Maka terjadilah apa yang terjadi, sesuai dengan ridho Alloh Swt. Inilah keajaiban sebuah mimpi, jika selalu kita hadirkan dalam setiap tindakan dan perilaku kita. Menjaga agar mimpi itu tetap menyala agar suatu saat mimpi itu berujud menjadi kenyataan. Apa salahnya bermimpi? Mimpi itu gratis bagi setiap insan. Tak ada yang melarangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, akhir pekan kemaren saya membulatkan tekad menyingsingkan pagi yang menggoda untuk tidur kembali setelah sholat Subuh. Inilah impian saya, menembus JALUR GAZA yang terkenal itu!!! Dengan niat semata-mata mengharap ridho Alloh SWT, saya pun melaju menuju Jalur Gaza. Dengan onthel kesayangan, ku kayuh pedal  menyusuri jalanan Pleret, Bantul yang asri. Jalanan bersanding hijaunya sawah menambah gemerlap warna-warna alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan ke utara yang bersejarah ini begitu menyenangkan. Meski keringat beranak sungai, yang penting sedikit koloni kemakmuran berwujud lemak di perut bisa terbakar. Memasuki pasar Kotagede kemacetan mulai menyapa. Jalanan yang sempit ditambah parkir sembarangan menjadi sebab musabab hal ihwal kemacetan ini. Persimpangan kantor pos menjadi simpul yang harus terurai agar tidak macet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-81Fk1ZN6jXY/TpBdimwrgMI/AAAAAAAAAhY/ZwsPCOJAQh0/s1600/270703_2078493154505_1010308088_31973683_2078305_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-81Fk1ZN6jXY/TpBdimwrgMI/AAAAAAAAAhY/ZwsPCOJAQh0/s400/270703_2078493154505_1010308088_31973683_2078305_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661127580706373826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-F6ud_apI_hE/TpBdilD3FTI/AAAAAAAAAhg/zrE3CZxTEbo/s1600/268724_2078493914524_1010308088_31973684_6368520_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-F6ud_apI_hE/TpBdilD3FTI/AAAAAAAAAhg/zrE3CZxTEbo/s400/268724_2078493914524_1010308088_31973684_6368520_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661127580249953586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah kuranglebih tidak kurang dari ribuan kayuhan, akhirnya saya berhasil mencapai Jalur Gaza. Pencapaian fenomenal lagi bombastis maha dahsyat ini tak lupa saya abadikan dengan foto-foto eksklusif untuk sidang pembaca semua. Mari kita lihat wujud Jalur Gaza itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-1qEQj39Cz68/TpBdiyYgFyI/AAAAAAAAAho/Omn6ZuzyxdU/s1600/270257_2078497914624_1010308088_31973691_7752385_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-1qEQj39Cz68/TpBdiyYgFyI/AAAAAAAAAho/Omn6ZuzyxdU/s400/270257_2078497914624_1010308088_31973691_7752385_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661127583826188066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-ktpHvIW3TkY/TpBdjCj_zlI/AAAAAAAAAh4/3irc-vBv5BM/s1600/264694_2078505074803_1010308088_31973708_5844824_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-ktpHvIW3TkY/TpBdjCj_zlI/AAAAAAAAAh4/3irc-vBv5BM/s400/264694_2078505074803_1010308088_31973708_5844824_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661127588169371218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-tVavox2XaKc/TpBdiy3POXI/AAAAAAAAAhw/RV3yfSIHeN8/s1600/269851_2078503914774_1010308088_31973707_2827470_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-tVavox2XaKc/TpBdiy3POXI/AAAAAAAAAhw/RV3yfSIHeN8/s400/269851_2078503914774_1010308088_31973707_2827470_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661127583955106162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan berat menembus Jalur Gaza akhirnya ditutup dengan wisata kuliner khas wedang ceret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-DRGGjCCi0NA/TpBePnU3HcI/AAAAAAAAAiA/P9QMUGNUnko/s1600/270044_2078508234882_1010308088_31973711_6651748_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-DRGGjCCi0NA/TpBePnU3HcI/AAAAAAAAAiA/P9QMUGNUnko/s400/270044_2078508234882_1010308088_31973711_6651748_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661128353952243138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat makan, dan jangan pernah takut untuk bermimpi. Karena kondektur pasti akan membangunkanmu sebelum tujuanmu terlewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-927574251365121359?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/927574251365121359/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=927574251365121359&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/927574251365121359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/927574251365121359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/10/menembus-jalur-gaza.html' title='Menembus Jalur Gaza'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-81Fk1ZN6jXY/TpBdimwrgMI/AAAAAAAAAhY/ZwsPCOJAQh0/s72-c/270703_2078493154505_1010308088_31973683_2078305_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-6252578310868061652</id><published>2011-07-03T08:11:00.001-07:00</published><updated>2011-07-03T08:11:54.634-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BAB'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngising'/><title type='text'>Tata Cara Ngising</title><content type='html'>Kalian tahu apa itu Ngising? Secara harfiah Ngising berasal dari bahasa Jawa, yang berarti  bernyanyi. Merupakan serapan dari asal kata Sing (Inggris) yang bermakna Nyanyi, Bernyanyi. Namun secara mitologi, Ngising berarti mengeluarkan kotoran tubuh baik dengan jongkok ataupun duduk dan biasanya dilakukan didalam toilet dimana kebanyakan orang melakukannya sambil bernyanyi. Ngising mempunyai banyak istilah, ada yang menyebut BAB alias buang air besar, ada pula yang memberi nama Pup. Istilah yang terakhir ini masih dipelajari makna yang terkandung didalamnya oleh para ahli tata bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski terkesan remeh temeh, ngising mempunyai tata cara pedoman pelaksanaan yang baik dan benar. Pada abad ke 25 SM hampir terjadi perang saudara hanya karena urusan ngising yang tidak dilaksanakan dengan baik dan benar. Salah satu hal yang wajib dilakukan pertama kali sebelum ngising yaitu kamu harus yakinkan dulu bahwa kamu akan ngising. JANGAN PERNAH ragu-ragu, katakan YA kalo kamu mau ngising atau TIDAK jika memang cuma kebelet kentut aja. Karena efek dari keragu-raguan ini sangatlah besar bagi orang lain. Satu orang yang ragu-ragu ngising atau tidak akan memperlama waktunya didalam WC. Padahal ada satu orang lain yang penuh keyakinan hendak ngising tengah menunggunya diluar. Jadi, jangan pernah ragu akan hal ini guys!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah jika sudah yakin, sekarang tinggal mantapkan pilihanmu dimana kamu akan ngising. Sebagai orang timur yang terkenal adat sopan santunnya, penulis menyarankan untuk melakukan hajat akbar tersebut di WC. Ikhlaskan dirimu untuk membuang segala kotoran. SDD pernah menulis sebuah puisi terkait hal ini. Bunyinya intinya;  Berbuat baiklah seperti ketika kamu ngising. Ikhlas tanpa pernah menengoknya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana? Super sekali bukan puisinya? Pembaca yang budiman, terkadang selama hendak ngising kita tidak bisa memilih dimana kita akan ngising. Ketika berada diluar rumah atau di suatu tempat umum dan tiba-tiba merasakan kebelet ngising, maka pilihan WC yang ada itulah yang menjadi pilihan kita. Tak ada pilihan lain. Permasalahannya adalah, tidak semua WC itu nyaman, bersih, tidak bau, luas, dan ada air maupun gayungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari survey yang telah dilakukan, banyak WC yang tidak dilengkapi dengan gantungan. Ya, gantungan untuk baju atau celana yang biasanya ada di balik pintu WC. Bagaimana pembaca yang budiman menyikapi hal tersebut? Apalagi kalo kamu membawa tas segede gaban yang berat sementara tas itu tidak bisa dititipin? Susah kan mau ngising? Ada beberapa trip dan trik untuk mengatasi permasalahan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo tas kamu masih ada sedikit ruang, kamu bisa memasukan celana kamu ke dalam tas lalu tasnya digendong dan silahkan ngising. Kalo tasnya model slempang? Kamu bisa lepas sandal atau sepatu kamu, lalu jadikan itu sebagai alas untuk menaruh tas kamu. Setelah dipastikan aman dari cipratan air kamu bisa ngising dengan tenang. Syukur-syukur kalau kamu membawa tas kresek, gunakan tas kresek tersebut sebagai landasan menaruh barang bawaan. Cara lain yang bisa digunakan dan lebih prkatis adalah menggantungkan celana kamu ke gagang pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat ngising, dan jangan pernah meremehkan hal yang satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.menyapamentari.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-6252578310868061652?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/6252578310868061652/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=6252578310868061652&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6252578310868061652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6252578310868061652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/07/tata-cara-ngising.html' title='Tata Cara Ngising'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-1488379523313987802</id><published>2011-07-03T08:09:00.000-07:00</published><updated>2011-07-03T08:10:13.970-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kampus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bus Kampus'/><title type='text'>Aku Menunggumu Eeaaaa....</title><content type='html'>Seorang filsuf terminal suatu waktu pernah berkata; “Jangan sekali-kali engkau turun dari bus yang sedang berjalan dengan kaki kanan”. Sementara itu, dalam bukunya “Singapura, Surga Penyakit”, Nazarudin Kaburudin menuliskan bahwa dahulukan kaki kanan sewaktu memasuki rumah dan hendaknya menggunakan kaki kiri sewaktu keluar dari rumah. Dari dua pendapat tersebut, terdapat perbedaan yang bertolak belakang. Kaki kanan sewaktu turun atau keluar dari bus, dan kaki kiri untuk keluar dari rumah. Kenapa berbeda? Perdebatan antara kaki mana yang didahulukan tersebut juga menarik perhatian kaum sosialis prancis dimana dalam kongres sehari sebelum revolusi prancis meletus mereka menyempatkan untuk membahas kaki mana yang mesti didahulukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa urusan kaki saja sampai begitu rumit dan penting? Hal tersebut tidak lain tidak bukan bukanlah karena ada bisul di antara jari –jari kaki. Tapi lebih dikarenakan gaya fisika yang terdorong ke depan sewaktu kita turun dari bus menggunakan kaki kiri terlebih dahulu.  Jika suatu benda yang bergerak kemudian ada benda lain yang turun dari benda bergerak tersebut, otomatis benda tersebut akan terdorong mengikuti arah benda yang bergerak tersebut. Sehingga apabila turun dari bus yang sedang melaju menggunakan kaki kanan, badan akan terdorong ke arah depan. Padahal kaki yang menjadi tumpuan condong lebih bergerak ke arah belakang. Bisa dipastikan badan akan jatuh terpelanting lalu tertabrak bus dan matilah riwayat kehidupannya. Tragis bukan? Meskipun kata-kata saya agak sulit dimengerti, tapi paling tidak kurang bisa dipahami. Bukankah Mario Teguh selalu berkata Super? Begitu juga dengan sapi-sapi yang menghasilkan Super alias susu perah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tenang saja, bukan soal susu perah itu yang akan saya bahas kali ini. Pokok pembahasan yang mendesak dalam tulisan saya kali ini adalah; Bagaimana mungkin negara yang memakai sistem kapitalis tetapi menggunakan hukum islam dalam kehidupan sehari-harinya? Arab Saudi menggantung Ruyati berdasarkan hukum syariah Islam. Itu adalah benar dan sah, dengan catatan semua sistem kehidupannya juga berlandaskan syariah. Sistem ekonomi, pendidikan, hukum, kesehatan, politik, semuanya berdasarkan syariah. Ada benteng-benteng yang harus dicapai terlebih dahulu sebelum menerapkan hukum berdasarkan syariah Islam. Tidak bisa begitu saja memancung orang atas dasar hukum syariah Islam. Ada tahapannya, tidak bisa asal diterapkan begitu saja. Ya, semoga saja khilafah Islam segera berdiri kembali di muka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong soal berdiri, sewaktu saya sedang berdiri setelah turun dari bus di depan Kampus UNS, terlihat sosok yang menarik hati. Sosok berwarna kuning dengan tulisan “Bus Kampus”. Wedyuss, ternyata sekarang ada Bus Kampus! Mari kenalan!&lt;br /&gt;Bus Kampus UNS mulai beroperasi sejak 2 Mei 2011. Dibagi dalam dua jalur yang berbeda, yaitu jalur barat dan jalur timur. Jalur barat mulai dari Bunderan depan kampus, melewatai depan rektorat belok kiri atau kebarat terus sampai ke Fisip balik lagi ke depan. Sementara jalur timur dari depan rektorat belok kanan atau ke timur melewati kedokteran seterusnya.Untuk bisa menikmati fasilitas ini, setiap penumpang hanya dikenakan biaya operasional sebesar Rp 1.000, Murah banget kan? Bus Kampus dengan mesin Hino dan Mitsubishi ini total memiliko 8 sopir yang bekerja setiap 4 hari untuk setiap sopir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo dihitung setiap hari, Bus Kampus bisa bolak-balik selama  40 kali putaran dan menghabiskan kurang lebih 25 liter solar. Begitu kata Pak Hardi, sopir Bus Kampus jalur timur yang saya temui. Mulai beroperasi dari jam 06.30 WIB sampai 16.30 WIB. Terkadang kalo situasi kampus lagi rame, bus bisa sampai jam 5 sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-1488379523313987802?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/1488379523313987802/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=1488379523313987802&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1488379523313987802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1488379523313987802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/07/aku-menunggumu-eeaaaa.html' title='Aku Menunggumu Eeaaaa....'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-8903609667135588795</id><published>2011-07-03T08:07:00.000-07:00</published><updated>2011-07-03T08:08:27.079-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Urip Iku Gawe Urup</title><content type='html'>Sedjatinipun urip iku mung mangan lan turu. Dalam bahasa Indonesia berarti hidup itu hanya untuk makan dan tidur. Seorang filsuf terkenal dari daratan arab pada abad 13 SM pernah menulis dalam karya sastranya yang begitu terkenal, yang berjudul “Matinya Peradaban Makan dengan Tangan” menuliskan bahwa, perbedaan antara makan untuk hidup dan hidup untuk makan sebenarnya sangat tipis, hampir tidak ada malah. Tidak hanya itu, Roland Barthes, seorang ahli semiotika, juga mengatakan bahwa hanya ada dua hal kenapa orang menguap, yang pertama adalah karena lapar dan yang kedua karena belum makan. Hal tersebut menunjukkan betapa pentingnya makan, makan dan makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semua aktivitas dan pekerjaan kita memerlukan energi yang tidak sedikit. Dan energi itu bisa didapat dari makan. Apalagi sarapan alias makan pagi. Seorang sopir truk sampai menuliskan “Utamakan Sarapan” di bak belakang truknya untuk menunjukkan betapa pentingnya sarapan. Karena makanan yang dimakan sewaktu sarapan itulah yang akan menjadi energi untuk mengawali semua aktivitas kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam hidup, selain makan ada satu hal lagi yang sangat penting dan berharga; yaitu tidur. Setelah capek seharian bekerja, tidur menjadi cara yang efektif untuk melemaskan otot-otot dan mengumpulkan energi kembali. Sehingga setelah bangun tidur, menjadi segar kembali. Capek hilang, energi kembali terkumpul. Untuk itulah, kenapa hidup itu hanya makan dan tidur. Karena dua hal tersebut adalah modal awal untuk melakukan segala kegiatan dalam hidup. Tanpa itu, niscaya tidak ada kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam rangka melaksanakan unsur kehidupan itulah, saya kembali tertidur setelah makan siang. Waktu itu, Sabtu 4 Juni 2011. Akhir pekan yang sempurna memang. Namun kesempurnaan itu agak sedikit terganggu ketika hape mendadak berdering. Dilihat di layar, tercatat nomor Jakarta yang menelepon. Siapa ini dari Jakarta? Pikirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Halo?” Angkatku sambil setengah tertidur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Halo, selamat siang... betul dengan saudara Fuad Mushofa?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Iya bener, ada apa ya Mba?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Begini Mas, saya dari PT. ASKAP, besok Senin ditunggu interview di Plaza Kuningan, Menara Selatan V ruang 506, jam 10 Pagi, jalan Rasuna Said....”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;“Jam 10 pagi??”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya jam 10 pagi... sambil membawa aplikasi lamaran lengkap ya Mas, nanti ketemu sama Ibu Citra?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ee... Iya Mba.... “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sama-sama Mas, ada yang kurang jelas?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nggak ada Mba, makasih”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tut... tut... tut... “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yang masih terkantuk-kantuk makin bingung dengan telepon barusan. Darimana mereka tahu nomor hapeku? Dan darimana pula mereka tahu namaku? Trus kenapa saya dipanggil wawancara? Ngelamar aja belum pernah, nama perusahaannya aja baru pernah dengar? Kok mendadak dipanggil buat interview??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mungkin benar bagi sebagian orang, jika rejeki itu memang ada di kasur. Meski sebagian yang lain bilang jika itu adalah musibah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.menyapamentari .com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-8903609667135588795?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/8903609667135588795/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=8903609667135588795&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8903609667135588795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8903609667135588795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/07/urip-iku-gawe-urup.html' title='Urip Iku Gawe Urup'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-7498481044287217385</id><published>2011-07-03T08:03:00.000-07:00</published><updated>2011-07-03T08:08:48.952-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Saya Merasa, Inilah Jodoh Saya</title><content type='html'>STNK belalang tempur saya hilang. Dan selama hampir sebulan penuh saya bolak-balik dari rumah ke kantor tanpa membawa STNK.  Alhamdulillah selama itu pula selalu aman dari yang namanya razia, baik razia pengamen, gelandangan, pengemis atau razia bencong. Pernah juga memberanikan diri ke kantor polisi tanpa membawa STNK untuk nanyain gimana caranya ngurus STNK yang hilang. Dan pertanyaan pertama yang diajukan terasa janggal buatku;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt; &lt;br /&gt;“Punya fotokopi STNKnya Mas?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nggak Pak”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalo gitu difotokopi dulu STNKnya Mas....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lho kan STNKnya hilang Pak, dan ini mo ngurus??”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“...........................”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Begitulah para pembaca yang budiman, jadi sebaiknya sebelum STNK Anda hilang alangkah eloknya jika memfotokopinya terlebih dahulu. Jadi kalo hilang (semoga jangan) sudah punya fotokopiannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhtiarku untuk mengurus STNK hilang rupanya terkalahkan oleh kesibukanku mencari kesibukan yang lain. Sampai hampir satu bulan mondar-mandir keliling Jogja tanpa membawa STNK. Padahal motor saya ini baru lho, bukan nggaya tapi emang kenyataannya begitu. Baru sebulan bersama saya menggantikan belalang tempur lama bermesin Yamaha berbodi Vega-R.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Diurut-urut dimana sebenarnya hilangnya STNK itu, potongan-potongan puzzle yang tercerai berai dikumpulkan dan diingat-ingat. Sampai akhirnya kesimpulanku STNK itu tertinggal di rumah sewaktu pulang kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dari sinilah cerita itu berawal....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;*********************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Akhirnya saya pulang kampung dan mulai mencari STNK di seluruh sudut rumah yang ramainya pas lebaran aja. Dua hari dua malam ihktiar mencari di setiap sela buku, di bawah kasur, di atas lemari, di kolong meja. Namun STNK saya tetap saja gak ketemu! Mungkin inilah yang disebut ikhlas menerima. Ketawadhuan saya pun berujung pada keikhlasan hati untuk menerima kenyataan bahwa STNK saya memang ga ketemu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi terakhir hanya membuat STNK baru lagi. Terpaksa Senin itu saya harus ke Purwokerto untuk mengurus surat-surat pembuatan STNK baru. Tentu saja naik bus. Naik dari terminal Mandiraja menuju Purwokerto. Bus-bus bumel jalur tengah terkenal cepat dan sedikit ugal-ugalan. Sopirnya hampir tak pernah terlepas dari setir dan hape. Tangan kiri pegang setir tangan kanan sibuk nerima telepon. Ya, kemajuan teknologi hape rupanya sudah merambah dunia persopiran. Sopir kini tinggal angkat hape untuk menerima informasi dari para timer tentang posisi bus di depan atau belakangnya. Interval waktu antar bus yang sangat mepet (hanya 4menitan,CMIIW) membuat persaingan antar bus sangat sengit. Dan timer-lah yang kemudian muncul menjadi ladang pekerjaan baru membantu para sopir bus. Dari setiap bus, timer mendapat seribu rupiah. Kalikan saja sendiri dengan jumlah bus yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KRIIIIIINGRKRIIIIIIING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;KRIIIIIINGRKRIIIIIIING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;KRIIIIIINGRKRIIIIIIING&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mendadak hapeku berbunyi, rupanya kanjeng papi nelepon. Ada apa gerangan, mari kita lihat kelanjutannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Halo?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Halo, udah sampai mana?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Udah hampir sampai iki, kepripun?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Balik aja, STNK-nya udah ketemu!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Apa??”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, STNK-nya uda ketemu!!!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dezz... dicari dua hari dua malam ga ketemu, pas sudah mau nyampe tujuan buat ngurus STNK baru tau-tau Bapak nelepon kalo STNKnya sudah ketemu. Permainan macam apa ini dari The Gusti?? Mau nguji kesabaran saya? Oh My Gusti... Walhasil saya pun hanya mampir lewat di Purwokerto. Turun sebentar di Terminal Purwokerto dan langsung balik lagi menuju rumah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan yang membosankan, cuma bolak-balik aja naik bus tanpa hasil. Perjalanan pulang ke rumah dilewati dengan terkantuk-kantuk. Gadis berkepang kuda yang duduk beberapa baris di depan tak mampu menahan kantukku yang berubah menjadi tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan disinilah akhir cerita pertemuanku dengan jodohku. Sebuah pertemuan yang tak mungkin aku lupakan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;*********************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ganasnya lubang aspal jalur tengah menjelang Purbalingga membangunkan tidur indahku. Sejenak mengucek-ngucek mata dan Weits... apa itu??! Deretan onthel-onthel tua dengan manjanya memanggilku untuk turun dari bus! Oh tidak... godaan macam apa lagi ini The Gusti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Satu... dua... tanpa sampai hitungan ketiga akhirnya saya turun di Purbalingga. Menerima godaan Gusti untuk melihat deretan onthel tua itu. Rupanya ini Pasar Sepeda Purbalingga, letaknya ada di utara terminal Purbalingga. Pas banget lagi hari pasaran dan banyak banget onthel tua yang dijual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Raleigh, Gazelle, Hercules, Philips, Batavus, Teha dan masih banyak onthel lainnya yang djual. Kondisinya masih okeoke dan nampak orisinil. Sebuah dames merk Raleigh warna ijo saya lihat masih perawan. Dalam artian semua onderdilnya asli, rangka asli, pork asli, boncengan asli, semuanya asli! Mengalahkan keaslian getuk goreng Haji Tohirin nampaknya. Berapa harganya untuk semua keorisinalitas tersebut? Cukup 4 Juta saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dari semua deretan onthel tersebut, des... ada satu yang menarik akal dan pikiranku. Sebuah sepeda dames ukuran 22’ yang nampak mungil dan cantik. Cat hitam sedikit mulus, roda putih, bel terpasang manis. Saya pun tergoda untuk menaikinya.... Kayuhan pertama begitu enak, ringan untuk ukuran sepeda kecil yang menopang ukuran tubuhku. Sepeda dengan emblem merk Philips yang saya ragukan keaslian merk ini begitu menggoda! Wah, jarang-jarang ini ngeliat sepeda ukuran agak kecil kaya gini!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak tawar menawar dengan penjual akhirnya sepeda mini ini pun berpindah tangan. Ke seorang BisMania yang kali ini kembali selingkuh dengan onthel tua. Rupanya ini hikmah itu. Jawaban dari The Gusti akan pertanyaanku. Hilangnya STNK yang membuatku bisa bertemu dengan onthel ini. Mungkin inilah yang namanya jodoh. Sebuah jodoh yang dipertemukan oleh hilangnya STNK. Dan saya merasa, inilah jodoh saya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.menyapamentari.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-7498481044287217385?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/7498481044287217385/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=7498481044287217385&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7498481044287217385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7498481044287217385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/07/saya-merasa-inilah-jodoh-saya.html' title='Saya Merasa, Inilah Jodoh Saya'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-7907642634142153829</id><published>2011-07-03T08:02:00.001-07:00</published><updated>2011-07-03T08:09:10.173-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nangis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ojek'/><title type='text'>Tukang Ojek yang Menangis</title><content type='html'>Kebutuhan saya akan transportasi yang cepat dari Terminal Tirtonadi menuju Kampus membuat saya memilih ojek. Seringnya ngojek membuat saya punya tukang ojek langganan. Namanya Pak Dino. Bukan kependekan dari Dinosaurus atauapun Dino Rebo, Seloso opo meneh Kemis. Orang paruh baya yang mempunyai sedikit kumis di bawah hidungnya. Dengan motor Smash Biru yang pajaknya sudah tewas itu, ia setia menyambut saya turun dari Bus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pernah suatu ketika, karena saya lagi buru-buru banget saya minta sama Pak Dino agar saya diijinkan untuk membawa motornya, sementara Pak Dino yang membonceng. Untung dibolehin, jadilah saya pengojek yang membawa motornya tukang ojek. Tapi tetep... saya membayar sesuai harga langganan seperti biasanya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan pagi ini, Selasa 24 Mei 2011, saya kembali ke Solo. Seperti biasa ketika sampai di Terminal Tirtonadi saya mencari Pak Dino. Orangnya sudah standby, menyalami saya dan bertanya kabar. Namun ada yang berbeda kali ini, di tengah perjalanan ia malah menangis. Ya, Pak Dino menangis. Ada apa gerangan Pak? Hidup kok susah ya Mas, katanya sambil terus melihat ke jalanan depan. Anak saya lulus SD Ijazahnya ditahan gara-gara belum bayar SPP selama 9 bulan. Anaknya yang kuliah di Akakom perlu biaya untuk Kunjungan Studi ke Trans7. Sementara yang SMP juga belum bayar SPP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kita kan seperti pohon itu Mas, sama-sama tumbuh tapi kenapa ada yang buahnya lebat daunnya rindang. Ada yang ga berbuah, gersang. Saya itu ya seperti itu Mas. Gersang ga berbuah. Cari duit susah. Kewajiban menghidupi anak banyak. Kata Pak Dino melanjutkan. Perjalanan dari Terminal menuju Kampus terasa begitu lama, pas nyampe Kampus Pak Dino masih saja mengajak ngobrol sambil tetap duduk di atas jok motor. Sementara saya berdiri di depan motornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ya yang sabar pak, sejatine urip iku mung sabar lan syukur. Kata saya tanpa pernah tau apa arti kata-kata itu. Total yang belum dibayar berapa Pak? Yang anak SD? 9 Bulan Mas... totalnya 315Ribu. Jawab Pak Dino. Pikiran saya menerawang ke gerakan Coin a Chance di Yogyakarta, atau sekilas kepikiran untuk membawa Pak Dino ke PKPU. Kebetulan ada kenalan saya disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebentar ya Pak, saya telepon teman saya dulu. Mas Toni, yang kerja di PKPU terdengar diujung telepon. Berbasa-basi sebentar dan menceritakan hal ihwal musababnya akhirnya saya nanyain ada PKPU ga Mas di Solo? Tanya saya. Ternyata eh ternyata PKPU belum berdiri di Solo. Mas Toni lalu menyarankan untuk ke Solopeduli, sebuah gerakan sosial dari Solopos. Gitu katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya bingung Mas... Dada saya sesek, pikiran kalut. Saya punya banyak tanggungan anak. Kewajiban saya itu... tapi saya ga sanggup... Saya marah sama Tuhan Mas! Hidup kok nggak adil. Lirih Pak Dino sambil menyingkirkan motornya karena ada gadis manis berjilbab yang hendak mengeluarkan mobil Freed-nya. Saya dulu ya sering puasa senen-kemis, pernah disuruh dzikir 1000 kali tiap malam. Tapi saya kan ngantuk Mas! Kalo malam saya jualan nasi goreng di deket situ. Pulang rumah udah ga sempet buat dzikir. Sambil menunjuk ke arah Patung Perahu di kampus STSI Solo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lamanya saya ngobrol di depan parkiran Kampus membuat banyak mahasiswa melihat kami. Saya terlalu tua di kampus atau heran melihat seragam ojek Pak Dino atau apa gitu saya ga peduli. Lagian Pak Dino juga malah semakin larut dengan curhatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yowis Pak... kalo kata Bos saya di Jogja, kalo lagi disempitkan rejekinya kita harus banyak-banyak shodaqoh Pak. Kata saya. Lha saya mau shodaqoh duit dari mana Mas? Tanya balik Pak Dino. Itulah lucunya Pak... kita lagi perlu duit malah disuruh shodaqoh. Tapi itu janjinya Gusti Pak, bukan saya. Gusti sudah berjanji akan melapangkan rejekinya orang-orang yang hobi shodaqoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pak, ini buat ongkos ojeknya. Saya juga mau membuktikan kata Bos saya soal janji Gusti itu. Saya bayar segini seperti biasanya ya, terus saya tambahin segini buat shodaqoh sama njenengan ya. Nanti njenengan kalo bisa ya shodaqoh lagi dari duit ini. Insya Alloh, kalo mintanya sama Gusti, Gusti akan minta apa yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan. Insya Alloh shodaqoh saya dan njenengan akan diganti lebih banyak lagi. Amieen yo Pak. Kata saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ini namanya berbisnis sama Gusti Alloh ya Mas? Terus shodaqoh kita akan diganti lewat mana Mas? Sahut Pak Dino. Saya nggak ngerti Pak, itu urusannya Gusti Alloh. Urusan kita cuma sampe pada keikhlasan memberi. Bukan urusan saya mencari tahu dari jalan mana Gusti Alloh akan memberi rejeki kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yowis Pak, sudah siang ini saya masuk dulu ya? Kata saya sama Pak Dino mengingat sudah setengah jam lebih saya ngobrol di parkiran. Ati-ati yo Pak!  Ya... semoga Pak Dino diberi kelapangan rejeki dan kemudahan urusannya. Karena bagaimanapun juga, ga ada ojek ram punjabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dino seloso sing nelongso....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.menyapamentari.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-7907642634142153829?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/7907642634142153829/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=7907642634142153829&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7907642634142153829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7907642634142153829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/07/tukang-ojek-yang-menangis.html' title='Tukang Ojek yang Menangis'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-7713429604586485272</id><published>2011-04-27T09:58:00.000-07:00</published><updated>2011-04-27T09:59:37.760-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Efisiensi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Eddy Transport'/><title type='text'>Bercumbu Di Atas Aspal</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jalinan cinta yang terpisah jarak dan garasi rupanya tak membuat Efi melupakan Eddy. Kekasihnya yang kini telah berpindah juragan. Inilah kisah cinta dua unit bus yang terpaksa berpisah karena akad jual beli diantara dua orang juragan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takdirnya sebagai bus Patas jurusan Jogja – Purwokerto  tak membuat Efisiensi, yang akrab disapa Efi, minder dan rendah diri untuk meminang sesosok Mercy berbaju Adiputro yang khusus untuk Pariwisata. Saking seringnya bertemu di garasi membuat dua unit bus besar ini jatuh cinta. Saling berkedip sein memberi tanda kasmaran. Duh…mesranya percintaan mesin Hino RK8 dan Mercy ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun rupanya Juragan berkehendak lain, bus pariwisata berwarna putih tersebut dipinang juragan lain dengan harga yang fantastis. Mendekati 1M. Juragan Efi tak kuasa menolak mahar yang begitu besar tersebut. Akhirnya sosok putih tersebut berpindah juragan dan garasi. Dari garasi Kebumen menuju Jogja, tepatnya di ring road selatan. Perpindahan juragan tersebut menjadikannya berganti nama. Kali ini menyandang nama pemiliknya; Eddy Transport.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, kini Efi dan Eddy menjalin hubungan jarak jauh. Hanya jalan aspal yang bisa mempertemukan mereka berdua. Dan inilah kesempatan itu, libur panjang menyambut hari Paskah membuat mereka bertemu di jalur selatan! Berawal dari deretan panjang kemacetan kendaraan membuat Efi AA1700DW yang saya naiki dari Purwokerto berjalan tersendat. Efi tersebut harusnya berangkat jam 17.30 dari Purwokerto, namun karena saking banyaknya penumpan membuat jam pemberangkatan maju menjadi jam 15.00 WTP (Waktu Terminal Purwokerto).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majunya jam pemberangkatan tersebut memberi berkah tersendiri rupanya. Takdir tuhan yang akhirnya mempertemukan Efi dengan Eddy. Selepas rest area Kebumen, Nampak sosok putih besar yang ketika didekati ternyati Eddy Transport!! Bus Eks Efisiensi yang telah berpindah juragan!! Akhirnya dua insan bus yang dimabuk rindu itu berjalan beriringan, bercumbu di atas aspal berlubang jalur selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eddy bertugas memberi jalan bagi Efi. Dengan kode lampu sein yang terus berkedip membuat Efi tenang melaju. Sungguh, saya yang melihat kemesraan dua bus ini begitu takjub. Sein kanan berkedip, sesekali langsung sein kiri begitu ada kendaraan dari arah berlawanan. Sepanjang aspal mulai selepas Purworejo sampai Kulon Progo menjadi saksi bisu kemesraan mereka. Cantik, mirip iring-iringan bus di Jalur Pantura. Namun sayang, kemesraan itu hrus segera berakhir. Memasuki jalan Wates, bus Efi yang saya naiki memberi salam mesra berupa 3 kali klakson pendek ke Eddy tanda harus berpisah. Berjalan kencang mendahului Eddy yang rupanya harus berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan Purwokerto – Jogja kali ini begitu terkesan. Bukan karena ada gadis berkepang kuda yang duduk di sebelahku, tapi lebih karena ada aku di sebelah gadis berkepang kuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-7713429604586485272?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/7713429604586485272/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=7713429604586485272&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7713429604586485272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7713429604586485272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/04/bercumbu-di-atas-aspal.html' title='Bercumbu Di Atas Aspal'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-2403524050383266872</id><published>2011-04-21T02:50:00.000-07:00</published><updated>2011-04-21T02:51:37.495-07:00</updated><title type='text'>Tribun Jogja, Spirit Baru Kedaulatan Rakyat</title><content type='html'>Belakangan ini di beberapa perempatan Jogja marak dipasang spanduk dari Tribun Jogja yang berisi perkenalan koran baru tersebut. Koran yang masih satu grup sama Kompas Gramedia ini mulai Senin minggu kemarin resmi terbit di Jogja. Dijual dengan harga eceran yang sangat murah, Rp 1.000,- (Harga promosi atau tidak belum penulis ketahui) dan berlangganan Rp 28.000,- Tribun Jogja bersanding dengan Harjo Ekspress yang berharga sama (Colek me if iam wrong). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemunculan Tribun Jogja bisa dibilang siap tempur dengan amunisi lengkap bawaan dari grup Kompas Gramedia. Tampilan yang bersih, menarik dan konten berita yang berisi serta perlu, Tribun Jogja bisa menyerang Kedaulatan Rakyat, koran sarat histori terbesar di Jogja. Beberapa warung burjo sudah beralih dari Kedaulatan Rakyat ke Tribun Jogja, Tukang becak yang mangkal juga sudah mencoba Tribun Jogja. Bisa dibilang, walo ga mutlak dan tanpa analisis mendalam, Tribun Jogja mencoba meneyrang Kedaulatan Rakyat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang yang penulis tanya kenapa memilih Tribun Jogja kebanyakan karena tampilan yang lebih menarik, berita yang mudah dibaca, serta kertas yang bersih. Ya, poin terakhir yang tidak dimiliki Kedaulatan Rakyat yang terus setia dengan model kertas burem dan susah dibaca seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu indikator dari larisnya Tribun Jogja bisa dilihat dari loper koran yang setiap pagi keliling komplek perumahan. Katanya sudah ada beberapa orang yang berlangganan lewat dia, dan sebelumnya hanya membeli eceran. Itupun tidak setiap hari membeli. Namun sekali lagi ini hanya itung-itungan sambil lalu sekedar menghabiskan waktu menunggu bis datang. Sebuah artikel yang ditulis tanpa analisis mendalam dan penelitian lebih lanjut. Lagian, Tribun Jogja juga baru beberapa hari terbit. Seperti ketika Harjo (Harian Jogja) dulu awal-awal terbit. Namun sekali lagi, Tribun Jogja dengan kekuatan Kompas Gramedia di belakangnya tak bisa dianggap remeh. Harusnya ini dijadikan momen bagi Kedaulatan Rakyat untuk menambah yang kurang dan memperbaiki yang belum baik. Jadikan spirit berkompetisi secara sehat untuk memberi berita yang bermutu dan mencerdaskan. Kalau tidak, mungkin Kedaulatan Rakyat hanya akan tetap dibaca para generasi tua dan warga yang kebetulan membaca lewat papan-papan “Koran Masuk Desa” yang tersebar di seluruh pelosok Jogja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa alasan orang membaca (belum tentu membeli) Kedaulatan Rakyat? Satu-satunya jawaban yang mungkin adalah karena iklan barisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam asal&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-2403524050383266872?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/2403524050383266872/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=2403524050383266872&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2403524050383266872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2403524050383266872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/04/tribun-jogja-spirit-baru-kedaulatan.html' title='Tribun Jogja, Spirit Baru Kedaulatan Rakyat'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-1054157596843171764</id><published>2011-04-21T02:47:00.000-07:00</published><updated>2011-04-21T02:49:03.280-07:00</updated><title type='text'>Kaya Kiye</title><content type='html'>Mak bendundug cempeluke inyong ijig-ijig dadi kepengen gawe tulisan nganggo bahasa ngapak. Jane si mandan angel, tapi gara-gara ana status fesbuke kancane nyong sing mbahas soal sapa maning sing arep nganggo bahasa ngapak nek ora wonge dewek dadi nyong kepengen sekali-kali njajal nulis nganggo bahasa ngapak. Kaya ngapa? Jajal tiliki…hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dadi kaya kie, kie tulisan tek sembahna nggo bocah-bocah ngapak kabeh sing ana nang ndi bae pokoke. Ceritane tentang bocah sing jenenge Eep Mudakir. Nah, si Eep kiye aben dina nangis bae. Apa maning nek wis sayahe sandekala jam-jam maghrib kae… mesti nangis bae. Wong tuane nganti bingung kepriwe carane ben si Eep kiye ora nangis bae. Duwei kembang gula ajeg bae ora meneng-meneng nggole nangis. Ditukokna motor-motoran ya ajeg bae. Nganti bingung wong tuane lha kepriwe kiye ben si Eep gelem meneng. Akhire bapake Eep due ide, arep ndongeng nggo eep. Jajal bae sapa ngerti manjur gelem meneng. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kaya kue sidane… bapake terus ndongeng ming Eep. Kaya ngapa dongenge? Kaya kie… dadi ceritane kiye ana bocah sing jenenge Eep Mudakir. Nah, si Eep kiye aben dina nangis bae. Apa maning nek wis sayahe sandekala jam-jam maghrib kae… mesti nangis bae. Wong tuane nganti bingung kepriwe carane ben si Eep kiye ora nangis bae. Duwei kembang gula ajeg bae ora meneng-meneng nggole nangis. Ditukokna motor-motoran ya ajeg bae. Nganti bingung wong tuane lha kepriwe kiye ben si Eep gelem meneng. Akhire bapake Eep due ide, arep ndongeng nggo eep. Jajal bae sapa ngerti manjur gelem meneng. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kaya kue sidane…bapake terus ndongeng ming Eep. Kaya ngapa dongenge? Kaya kie… dadi ceritane kiye ana bocah sing jenenge Eep Mudakir. Nah, si Eep kiye aben dina nangis bae. Apa maning nek wis sayahe sandekala jam-jam maghrib kae… mesti nangis bae. Wong tuane nganti bingung kepriwe carane ben si Eep kiye ora nangis bae. Duwei kembang gula ajeg bae ora meneng-meneng nggole nangis. Ditukokna motor-motoran ya ajeg bae. Nganti bingung wong tuane lha kepriwe kiye ben si Eep gelem meneng. Akhire bapake Eep due ide, arep ndongeng nggo eep. Jajal bae sapa ngerti manjur gelem meneng. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;#crita kie pada bae karo sing nang curanmor samidi, mesti pada ngerti mbok?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-1054157596843171764?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/1054157596843171764/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=1054157596843171764&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1054157596843171764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1054157596843171764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/04/kaya-kiye.html' title='Kaya Kiye'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-2794360369137219922</id><published>2011-04-21T02:19:00.000-07:00</published><updated>2011-04-21T02:21:18.471-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='arwah ulat bulu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ulat bulu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film setan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='arwah'/><title type='text'>Pembalasan Arwah Ulat Bulu</title><content type='html'>Alkisah di sebuah negeri dimana para pemimpinya lebih sering bernyanyi dan mengeluh daripada bekerja. Namun kontras dengan itu, para rakyatnya semangat bekerja menghidupi keluarga. Karena ketimpangan itulah, Tuhan memberi azab yang sangat gatal; berupa serangan hama ulat bulu. Bila terkena kulit manusia, bulu yang menempel bisa menyebabkan gatal yang teramat sangat. Tanpa diketahui asalnya, tiba-tiba ribuan ulat bulu menyerang perkampungan warga. Dedaunan dimakan habis, tak cukup hanya itu ulat bulu kemudian memasuki pekarangan rumah dan bahkan sudah ada yang sampai ke dalam. Penduduk kampung pun geger dengan fenomena ajaib tersebut. Belum pernah dalam sejarah hidup ada ulat bulu begitu banyaknya tanpa diketahui asal muasalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga akhirnya berembug di  balai desa, membahas bagaimana menanggulangi serangan hama ulat bulu tersebut. Pemerintah yang diharapkan membantu justru malah sibuk berdebat sendiri, pemimpin yang dinantikan maklumatnya justru sibuk rekaman! Setelah berembug kurang lebih dua hari, akhirnya diperoleh keputusan untuk menyemprot pestisida guna membunuh ribuan ulat bulu tersebut. Menurut sesepuh warga, cara itulah yang terbaik dan termudah serta tercepat untuk mengatasi serangan hama ulat bulu yang semakin gawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, pada suatu pagi. Sebuah serangan fajar dengan sandi kode “bulubulukaki” dilancarkan di seantero kampung. Setiap orang berbekal peralatan menyemprot menyusuri setiap jengkal tanah dimana ada ulat bulu. Tanpa ampun mereka membasmi ulat-ulat menjijikkan tersebut.Srooot !! Srooot!! Setelah kurang lebih 3 jam bertarung habis-habisan, akhirnya ribuan ulat bulu tersebut berhasil dikalahkan. Tanah lapang menjadi saksi bisu kematian ribuan ulat secara mengerikan, menggelinjang seolah kehabisan nafas, menggeliat kesakitan. Sungguh… mengerikan!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan kampung kini kembali damai dan tentram. Tak ada lagi serbuan ulat bulu yang menggatelkan (?). Para petani kembali berani bekerja ke sawah. Tapi ternyata suasana damai tersebut tidak berlangsung lama, karena ketika malam tiba mendadak badan para warga menjadi gatal dan geli seolah ada yang menggelitikinya. Kampung menjadi ramai dan heboh! Beberapa warga yang mengaku melihat ada arwah ulat bulu yang bergentayangan kini sakit demam!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini pembalasan dari arwah ulat bulu? Bagaimana nasib para warga menghadapi serangan aneh tersebut? Lalu seperti apa sebenarnya sosok arwah ulat bulu tersebut? Bisakah sesepuh kampung mengatasinya? Saksikan hanya di Banyumas TV, coming soon!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-2794360369137219922?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/2794360369137219922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=2794360369137219922&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2794360369137219922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2794360369137219922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/04/pembalasan-arwah-ulat-bulu.html' title='Pembalasan Arwah Ulat Bulu'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-5185443389643924960</id><published>2011-04-13T00:32:00.000-07:00</published><updated>2011-04-13T00:34:00.247-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KH Badrudin Zarkasy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Menyapa Mentari (Ibu Kota)</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Kopiraiter? Apa itu? Bisa jadi PNS?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan spontan yang diutarakan Simbah Kakung-ku sewaktu mendengar jenis pekerjaan aneh bernama kopiraiter, atau copywriter tulisannya. Satu kosa kata baru yang pasti asing di telinga Simbah Kakung yang sehari-harinya dihabiskan dengan mempelajari kitab kuning gundul, jalalalin, al misbah, dan kitab-kitab sejenisnya yang aku sama sekali ga ngerti artinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Iya mbah, kerjanya bikin tulisan. Ngetik-ngetik gitu…”&lt;/span&gt; Jawabku sekenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ingat jelas dalam ingatan. Itulah pertemuanku dengan Simbah Kakung sebelum aku pamit magang di salah satu biro iklan di daerah Kuningan, Jakarta. Ya, sekedar memenuhi persyaratan sebelum Tugas Akhir, untuk pertama kalinya aku menginjakkan kaki di ibu kota. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ternyata batas antara kebahagiaan dan kesedihan itu teramat tipis. Kebahagiaan karena untuk pertama kalinya bisa ngeliat dunia iklan Jakarta harus dibayar mahal dengan kesedihan yang tak mungkin terbeli oleh apapun. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;“Balik sekarang, Eyang meninggal….”&lt;/span&gt; Terucap di ujung telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13 April 2008&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Antara Kuningan dan kenangan itu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-5185443389643924960?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/5185443389643924960/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=5185443389643924960&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5185443389643924960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5185443389643924960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/04/menyapa-mentari-ibu-kota.html' title='Menyapa Mentari (Ibu Kota)'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-1681700048973963342</id><published>2011-04-11T23:50:00.000-07:00</published><updated>2011-04-12T00:03:34.987-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bis Tingkat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Werkudara'/><title type='text'>Ijinkan Aku Selingkuh (Kembali)</title><content type='html'>Perfect Balance, keseimbangan yang sempurna. Poster yang terpampang di Mushola kantor itu entah kenapa selalu terngiang-ngiang di ujung tikungan otak sebelah kiri. Memang, dimana ada Alfamart disitu ada Indomaret. Dimana ada hari Jumat selalu ada waktu melepas penat. Ra nyambung mas dab… Biarlah, sekarang saatnya mencari keseimbangan itu memenuhi undangan Dishub Solo kepada BisMania Community dalam rangka pemberian nama bis tingkat dan penyerahan rekor Muri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat sedikit kesiangan membuatku tak ada pilihan lain. Ya, terpaksa kali ini saya selingkuh. Gak lagi naik bis, tapi lebih memilih mesin Yamaha 47D berbalut bodi Vega R livery merah-hitam. Etalase terpanjang bernama aspal menjadi saksi keganasan mesin 110cc tersebut meliak-liuk diantara rimba kendaraan. Tercatat 3 buah bis besar perpal berhasil dilewati dengan mulus tanpa harus bejek gas dalam-dalam, sepuluhan sepeda fixie juga menjadi korban kegananasan motor lansiran tahun 2007 ini. Yang tak kalah menakjubkan, sewaktu melewati jalur klaten, dari 6 buah persimpangan dengan lampu APILL alias Alat Pengatur Instrumen Lalu Lintas, saya gak sekalipun kebagian nasib apes dapat lampu merah!!! Semuanya nyala ijoooo!! Subhanalloh… terima kasih ya Alloh atas karuniaMu yang begitu indah ini….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekor sang Vega perjaanan Jogja-Solo akhirnya pecah telor. Rekor lama selama 76 menit terkoreksi menjadi 75 menit lebih sekian detik ketika ujung spatbor motor melewati patung ibu-ibu lagi mBatik menyambut Sugeng Rawuh teng Solo. Ku arahkan stang ini menuju daerah Manahan, dimana acara pemberian nama bis tingkat dan rekor MURI diselenggarakan. Sesuai perkiraan, acara resminya udah selesai! Tapi inilah karunia Allah, justru acara seremonial begitu buatku ga begitu penting. Dan Alhamdulillah, mak bedundug sewaktu memarkirkan belalang tempurku, sesosok besar berwarna merah mengalihkan duniaku!! Jengjeng…. Inilah bis tingkat itu! Berjalan pelan menuju pelataran Manahan, nampaknya habis membawa rombongan keliling Solo. Dan sekali lagi, anugerah Alloh bersama hambaNya yang sedang menyusun skripsi, setelah itu adalah giliran temen-temen  BisMania untuk mubeng Solo menggunakan bis tingkat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-cyUIk5Wyekc/TaP3CoZRRRI/AAAAAAAAAgs/_8nU8bJwsFw/s1600/DSCF2434.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-cyUIk5Wyekc/TaP3CoZRRRI/AAAAAAAAAgs/_8nU8bJwsFw/s400/DSCF2434.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5594586786699494674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang baru datang akhirnya langsung saja memasuki bis tingkat, yang sudah diberi nama Wekudara ini. Sejenak melepas pandangan menyusuri interior bis tingkat sebelum langsung menuju lantai atas ( tingkat atas? ). Bis tingkat ini mubeng Solo melewati Tugu Wisnu – Jl. Ahmad Yani – Kerten – Jl. Slamet Riyadi – Gladak – Jl. Kapten Mulyadi – Botorono – Jl. Veteran – Makro (LotteMART) – Jl. Bayangkara – Bunderan Baron – Jl. Rajiman – Jongke – Jl. Agus Salim – Purwosari – Jl. Slamet Riyadi – kembali ke Manahan. Subhanalloh… aku sampe bisa begitu apal….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-dyihekKta98/TaP3umoFuPI/AAAAAAAAAg0/Z-vkEnnYfdM/s1600/DSCF2411.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-dyihekKta98/TaP3umoFuPI/AAAAAAAAAg0/Z-vkEnnYfdM/s400/DSCF2411.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5594587542139025650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-MDVidFkufvI/TaP4Fno6FBI/AAAAAAAAAg8/EHhjlMMicb0/s1600/DSCF2388.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-MDVidFkufvI/TaP4Fno6FBI/AAAAAAAAAg8/EHhjlMMicb0/s400/DSCF2388.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5594587937547883538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/--dE0kbV59lc/TaP4m9iccUI/AAAAAAAAAhE/EW0mD6LwiGA/s1600/DSCF2396.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/--dE0kbV59lc/TaP4m9iccUI/AAAAAAAAAhE/EW0mD6LwiGA/s400/DSCF2396.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5594588510362038594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-39KDB0-jqXQ/TaP5ABrApFI/AAAAAAAAAhM/0HxWZwQGO5Y/s1600/di%2Batas%2Bbus.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-39KDB0-jqXQ/TaP5ABrApFI/AAAAAAAAAhM/0HxWZwQGO5Y/s400/di%2Batas%2Bbus.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5594588940968436818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sallaaammm....es-ce-te-ve!! #edisijeremyteti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-1681700048973963342?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/1681700048973963342/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=1681700048973963342&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1681700048973963342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1681700048973963342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/04/ijinkan-aku-selingkuh-kembali.html' title='Ijinkan Aku Selingkuh (Kembali)'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-cyUIk5Wyekc/TaP3CoZRRRI/AAAAAAAAAgs/_8nU8bJwsFw/s72-c/DSCF2434.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-5842229065229472793</id><published>2011-03-22T02:32:00.000-07:00</published><updated>2011-03-22T02:33:04.274-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PNS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dedikasi sempurna'/><title type='text'>H. Sungaidi</title><content type='html'>Kemejanya khas pegawai negeri sipil. Warna keki dengan potongan mirip punyanya Ir. Soekarno. Dua kantong berpenutup. Kopiah hitam yang sudah tampak memudar tak pernah lupa beliau pake. Ya, beliau bernama Sungaidi. Guru kelas 4 waktu saya di MI alias Madrasah Ibtidaiyah. Dulu sering ada tebak-tebakan ngawyur; sungai, sungai apa yang bisa ngomong? Dan jawabannya jelas… Sungaidi, jawab temen-temen serempak sambil tertawa. Sungguh, itu cuma kebandelan khas anak kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru pertama saya yang tulisan latinnya tidak miring-miring ya cuma Pak Guru Sungaidi ini. Aneh memang, kebanyakan guru kalo nulis latin pasti jadi miring ke kanan. Tapi Pak Sungaidi ini tidak, tetap teguh berdiri meski hurufnya nyambung khas latin. Mungkin itu mencerminkan sifatnya yang tetap tekun menjadi imam di masjid Jami’ Salafiyah, masjid di kampungku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas lulus MI, saya lanjut ke MTs yang kebetulan letaknya tidak jauh dari MI. Masih sering saya bertemu beliau. Rumahnya juga deket dengan rumahku. Masuk SMA dan melanjutkan perburuan ke Jogja membuatku jarang bertemu Pak Sungaidi. Paling kalo pas mudik dan ke masjid. Tapi itu juga jarang, yang kudengar terakhir beliau sering sakit-sakitan. Agak nyesel dulu ketika nganter orangtua njenguk di Rumah Sakit aku ga ikut masuk tapi nunggu di luar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan semalem orangtuaku SMS, ngasih kabar mengagetkan; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Innalillahi… Pak Sungaidi meninggal dunia”. &lt;/span&gt;Guru MI saya telah pergi, meninggalkan goresan ilmu bagi setiap muridnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Selamat jalan Pak Guru, ilmu yang kau ajarkan pasti kan berguna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jogjakarta, 22 Maret 2011&lt;br /&gt;Sejatinya urip iku mung sabar lan syukur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid Bengal absen 6&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-5842229065229472793?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/5842229065229472793/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=5842229065229472793&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5842229065229472793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5842229065229472793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/03/h-sungaidi.html' title='H. Sungaidi'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-3198479891801878861</id><published>2011-03-16T06:37:00.000-07:00</published><updated>2011-03-16T06:38:35.256-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batalnya sholat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sholat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='imam peragu'/><title type='text'>Batalnya Sholat 4 Orang</title><content type='html'>Alkisah, pada jaman pemimpin lebih sering bernyanyi daripada berbuat. Tersebutlah 5 orang jamaah sholat. Salah satu dari mereka kemudian memimpin menjadi imam. Ketika sholat berjalan, tiba-tiba imam tersebut kentut. DUTTT!!! Lebih nyaring dari dering hape polyphonic china. Sang Imam yang peragu dan terlihat kurang tegas tidak menghentikan sholatnya. Pikirannya berkecamuk, antara ngentut atau tidak meski jelas-jelas dia yang kentut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamaah 1 lalu berinisiatif menegur Imam;&lt;span style="font-style:italic;"&gt; “Maaf nih Imam, kayanya tadi sampean kentut deh… kok masih jadi Imam aja sih?”&lt;/span&gt; Jamaah ke-2 yang mendengar Jamaah 1 ngomong, sontak langsung bilang; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Lho, sholat kok ngomong?! Batal itu!!“ &lt;/span&gt;Selepas ngomong gitu nampaknya Jamaah ke-2 sadar kalo sholatnya telah batal juga. Entah setan darimana, tak lama kemudian Jamaah ke-3 ikutan berkomentar…. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Untung aku ga ikut-ikutan ngomong, jadi masih sah sholatnya”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-3198479891801878861?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/3198479891801878861/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=3198479891801878861&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3198479891801878861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3198479891801878861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/03/batalnya-sholat-4-orang.html' title='Batalnya Sholat 4 Orang'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-2590232437514225239</id><published>2011-03-01T21:33:00.000-08:00</published><updated>2011-03-01T21:34:33.514-08:00</updated><title type='text'>Ceritanya Salah</title><content type='html'>Ini cerita tentang keponakan saya yang cerdas mirip Oom-nya. Namanya Faiq, tinggalnya di Semarang. Jadi saya sering jadi Joglosemaput gitu. Alias Jogja Solo Semarang dan Purwokerto. Paling senang kalo ke Semarang, kenapa? Karena banyak bus keren menuju Semarang. Baik lewat Magelang maupun Salatiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika Faiq baca Mombi. Tau Mombi kan? Majalah anak-anak yang mirip Bobo gitu. Si Faiq ini walo umurnya baru 4 tahun lebih udah pinter baca huruf latin dan arab. Beberapa surat pendek apal dia. Amazing kan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Pada jaman dulu… Indonesia bernama Nusantara…” &lt;/span&gt;Faiq membaca sebaris kata di Mombi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh ga disangka-sangka dia teriak manggil Umi-nya. (Faiq manggil ibunya dengan sebutan Umi)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;“Uummiii… Mombi-nya salah. Nusantara kan nama bis?! Masa dulu Indonesia namanya bis??”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yang denger cuma bisa ngakak gulung-gulung Semarang-Jogja…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-2590232437514225239?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/2590232437514225239/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=2590232437514225239&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2590232437514225239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2590232437514225239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/03/ceritanya-salah.html' title='Ceritanya Salah'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-806601054294619032</id><published>2011-02-28T08:00:00.000-08:00</published><updated>2011-02-28T08:01:08.685-08:00</updated><title type='text'>Gantungkan Cita-citamu Setinggi Bis Tingkat</title><content type='html'>Dulu pas MI saya punya Bu Guru yang baik banget. Btw, MI itu singkatan Madrasah Ibtidaiyah, setingkat SD alias Sekolah Dasar. Nama Bu Guru itu Bu Suwarti. Beliau suka nawarin roti, entahlah mungkin tau saya paling males kalo disuruh sarapan. Itulah sebab musababnya kenapa beliau bernama Suwarti; Suka Nawarin Roti. Ah enggak ding, saya cuma bercanda itu…. Hehehehe…. Pokoknya saking baiknya Ibu Suwarti itu, saya sampe bingung gimana nyeritainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu Guru Suwarti pernah bilang kalo mau bermimpi, bermimpilah setinggi-tingginya. Bercita-citalah setinggi-tingginya. Bercita-citalah jadi presiden misalnya, kalopun meleset ngga jauh dari-dari presiden. Minimal jadi Menteri lah…. Nah, dari situ saya lalu bercita-cita setinggi langit. Walo dalam perjalanannya, cita-cita saya selalu berubah. Mungkin beda pengertian antara cita-cita dan keinginan. Sampe kemudian saya sadar, kalo sebenarnya saya ngga punya cita-cita! Ternyata apa yang selama ini saya cita-citakan termasuk kategori apa yang saya inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;an minggu ini, salah satu keinginan saya hampir pasti terpenuhi. Melihat langsung bis tingkat! Sesuatu hal yang dulu saya yakini hanya sebagai angan. Rasanya ga mungkin lagi bisa ngeliat apalagi njajal bis tingkat. Cuma bisa search di Google buat ngeliat gimana kerennya bis tingkat. Tapi Alhamdulillah. Kesempatan dan kesiapan itu berjalan beriringan. Ketika Pemkot Solo mempunyai rencana memiliki bis untuk pariwisata muter-muter kota Solo. Dari yang rencananya hanya bis biasa, berubah menjadi bis tingkat aias double decker. Sippp! Kesempatan itu akhirnya disikapi dengan kesiapan oleh karoseri Tri Sakti yang siap membangun sasis Mercy 1521 E3 menjadi double decker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-TTzOy5fcCBw/TWvFoOEU2NI/AAAAAAAAAgE/VXsNhiKWK24/s1600/100_2853.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-TTzOy5fcCBw/TWvFoOEU2NI/AAAAAAAAAgE/VXsNhiKWK24/s200/100_2853.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578769858190170322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangkaian acara Solo Carnival - Eco Cultural City tersebut, baru kali ini saya ngeliat sebuah penghargaan terhadap moda trasnportasi. Bagaimana tidak? Peluncuran bis tingkat yang berbarengan dengan Railbus tersebut dibalut acara kirab budaya.  Acung jempol untuk Pemkot Solo!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-xAlrGZyOVR8/TWvFyQJrRtI/AAAAAAAAAgM/9ItHeNruVvY/s1600/100_2812.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-xAlrGZyOVR8/TWvFyQJrRtI/AAAAAAAAAgM/9ItHeNruVvY/s200/100_2812.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578770030548174546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Let’s back to the future!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang manten, bis tingkat dan Railbus, ditutup selubung putih yang ditarik bersama-sama dengan temen-temen BisMania Community serta Railfans. Secara simbolik pula, diujung selubung pada Railbus dililit tali yang ditarik oleh kereta kuda yang dinaiki Jokowi (Wali Kota Solo), Rudi (Wakil wali kota) dan Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono.  Ga lupa juga, backsound asli dari iringan gamelan selama prosesi launching. Semakin merinding melihat antusiasme warga Solo meski hujan cukup deras sempat turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-X7BEXuddG-I/TWvF_G_WsfI/AAAAAAAAAgU/ftcrW6F3fYY/s1600/100_2869.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-X7BEXuddG-I/TWvF_G_WsfI/AAAAAAAAAgU/ftcrW6F3fYY/s400/100_2869.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578770251427262962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sambutannya, Jokowi mengatakan bahwa peluncuran ini sebagai kampanye komunikasi untuk memperkenalkan niat Solo menjadi kota budaya yang ramah lingkungan (ecocultural city) pada masyarakat. Semoga makin banyak warga masyarakat yang peduli pada lingkungan dan mengalihkan tranportasinya dari kendaraan pribadi ke tranportasi umum. Sipp!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-R8BrP59767g/TWvGKc77FzI/AAAAAAAAAgc/Noq4lEdEl5I/s1600/100_2868.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-R8BrP59767g/TWvGKc77FzI/AAAAAAAAAgc/Noq4lEdEl5I/s400/100_2868.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578770446297012018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solo memulai revolusi transportasi umum. Kota yang lebih memilih menggelontorkan investasi 16 miliar untuk Railbus dan 1.7 miliar bagi bis tingkat demi terwujudnya kota yang humanis. Kota yang ramah bagi warganya. Bagaimana dengan kota yang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-miPdBhe1nXU/TWvGZlT4zSI/AAAAAAAAAgk/I6xGvrF5hgo/s1600/100_2827.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-miPdBhe1nXU/TWvGZlT4zSI/AAAAAAAAAgk/I6xGvrF5hgo/s400/100_2827.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578770706243046690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Utamakan sarapan meski hanya dengan sepiring burger&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-806601054294619032?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/806601054294619032/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=806601054294619032&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/806601054294619032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/806601054294619032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/02/gantungkan-cita-citamu-setinggi-bis.html' title='Gantungkan Cita-citamu Setinggi Bis Tingkat'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-TTzOy5fcCBw/TWvFoOEU2NI/AAAAAAAAAgE/VXsNhiKWK24/s72-c/100_2853.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-167932492791462982</id><published>2011-02-23T19:05:00.000-08:00</published><updated>2011-02-23T19:19:08.522-08:00</updated><title type='text'>Niat Ibadah, Itu Yang Utama</title><content type='html'>Masih terngiang jelas ceramah Jumat kemeren. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Sejatinya, hidup itu hanya syukur dan sabar. Jika tidak sedang disuruh untuk bersyukur kita hanya perlu bersabar. Begitu juga sebaliknya.”&lt;/span&gt; Sebait kalimat yang membuat saya kembali merenungi apa makna kehidupan ini. Halah lebay.org :D Sebuah pelajaran hidup yang juga langsung kami pelajari dari dua sosok penting dalam dunia per-Bis-an Banjarnegara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama adalah Bapak Toha, juragan bus pariwisata Vandama yang berjuang membesarkan Vandama. Sebagai bekas sopir bus Wijaya Indah jurusan Purwokerto – Tegal, Pak Toha mengerti benar bagaimana susahnya hidup sebagai orang jalanan. Mungkin inilah cerita sukses mantan sopir yang berhasil menjadi juragan bis. Pada awalnya membuka jasa bus pariwisata, Pak Toha mempunyai 2 bus besar. Namun akhirnya gagal dan bis pun dijual. Pak Toha mungkin sedang diminta untuk bersabar. Sampai akhirnya kesabaran yang disertai usaha tersebut membuat Pak Toha dipercaya oleh temannya, untuk dipasrahi mengelola 1 bus besar untuk pariwisata. Tanpa marketing, tanpa pengurus, hanya Pak Toha sendirian dengan dibantu sopir dan montir, akhirnya berkembanglah usaha bis pariwisata yang dikelola Pak Toha sampai kini telah memiliki 13 bus besar. Usaha bis pariwisata yang dberi nama VANDAMA tersebut hampir selalu full pemesan. Ketika kami, temen-temen BMC Korwil Masdusel, berkunjung ke garasinya. Hanya tinggal beberapa bus yang ada di garasi, itu saja menunggu berangkat sore harinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-F9MpQIMWo_k/TWXMrtZEpxI/AAAAAAAAAfU/jBZVDSoccfE/s1600/pak%2Btoha%2B%2523foto%2Bpak%2Bagus.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-F9MpQIMWo_k/TWXMrtZEpxI/AAAAAAAAAfU/jBZVDSoccfE/s320/pak%2Btoha%2B%2523foto%2Bpak%2Bagus.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5577088764859426578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Apa arti Vandama sebenarnya?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya salah seorang rekan pada Pak Toha. Beliau kemudian menjelaskan jika Vandama diambil dari nama kapal pesiar. Mengarungi samudera perbisan, mungkin seperti itu filsafahnya. Hehehehe….&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;“Bus itu sudah seperti istri kedua saya….saya rawat baik-baik, saya penuhi kebutuhannya. Kalo ada onderdil yang perlu diganti langsung saya ganti baru”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt; “…..Tapi para sopir yang tidak bisa melayani penumpang dengan baik juga tak segan-segan saya berhentikan” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Kenapa? Soalnya kita hidup juga dari penumpang… melayani penumpang juga ibadah. Kalo penumpang seneng nanti bisa balik lagi. Bisa cerita ke temen-temennya juga. Itu kan promosi gratis”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita Pak Toha menjelaskan kunci sukses membesarkan Vandama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-04pmDbSZ5cI/TWXM_dMy8YI/AAAAAAAAAfc/DTDg5iDvAy4/s1600/sovenir%2Bvandama%2B3foto%2Bpak%2Bagus.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-04pmDbSZ5cI/TWXM_dMy8YI/AAAAAAAAAfc/DTDg5iDvAy4/s320/sovenir%2Bvandama%2B3foto%2Bpak%2Bagus.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5577089104110350722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, rasa syukur seiring keberhasilan membesarkan Vandama tersebut dirasakan berbarengan dengan rasa sabar. Ketika kami berkunjung, Pak Toha sedang dilanda musibah, empat hari sebelumnya putranya meninggal dunia. Kesabaran yang tinggi ketika kita harus kehilangan orang yang kita sayangi. Kedatangan temen-temen BisMania yang baru tahu kabar duka tersebut membuat kami sekaligus Takziah. Semoga kedatangan kami bisa sedikit menghibur beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-6eIegVeL1Wg/TWXNKNdVm2I/AAAAAAAAAfk/Vnx9HUYxipI/s1600/foto%2Bpak%2BAgus%2B%25231.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-6eIegVeL1Wg/TWXNKNdVm2I/AAAAAAAAAfk/Vnx9HUYxipI/s320/foto%2Bpak%2BAgus%2B%25231.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5577089288863325026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah acara kunjungan ke Garasi Vandama selesai, kami semua pun rame-rame menuju Terminal Banjarnegara. Di sana, kami disambut Pak Waluyo, kepala terminal, dengan gratisan nasi bungkus, es teh, kuku bima dan banyak macem gorengan. Surprise! Pas mau bayar, penjualnya menolak katanya akan dibayar sama Pak Waluyo… Wedyaaan… tau gitu tadi nambah lagi mendoannya…. Hehehehe… Sebenarnya kami ngga tahu kalo sebelumnya penjual nasi rames sudah dipeseni ama Pak Waluyo kalo kami ga usah bayar, nanti bakalan ditraktir smua sama Pak Waluyo. Asyik to, enak to?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-3Rpvxh-BNJg/TWXNTxzwTVI/AAAAAAAAAfs/ldRLb_fpDRI/s1600/maem%2Bgratisan%2B%2523foto%2Bmas%2Badi1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-3Rpvxh-BNJg/TWXNTxzwTVI/AAAAAAAAAfs/ldRLb_fpDRI/s320/maem%2Bgratisan%2B%2523foto%2Bmas%2Badi1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5577089453239848274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Waluyo ini bisa dibilang Kepala Terminal terlama di Jawa Tengah. Sudah mengepalai Terminal Banjarnegara selama kurang lebih 10 tahun. Selain sebagai kepala terminal, Pak Waluyo juga mempunyai mobil derek. Sekedar informasi, itulah mobil derek satu-satunya di Kabupaten Banjarnegara. Sebelum menerima rombongan BisMania Community, Pak Waluyo juga sempet nge-derek mobil karena laka lantas di Purwonegoro, tak jauh dari garasi Vandama. Bahkan beberapa temen-temen BisMania Community yang sedang nongkrong di depan garasi Vandama juga melihat kecelakaan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Kalian mesti ikut komunitas karena ada keuntungannya kan… Kalo bisa kalian bikin selebaran, apa keuntungan-keuntungan ikut BisMania, lalu disebar dikasih ke orang-orang… Biar makin banyak anggotanya”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkap Pak Waluyo memberi saran dalam sambutannya kepada temen-temen BisMania Community. Selain memberi wedangan, Pak Waluyo juga memberi wejangan yang sangat berkesan kepada kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“….. Tapi itu semua, apapun itu, harus diniati ibadah. Kalo ngga, ngga akan jalan. Apapun itu. Kita kerja juga harus diniati ibadah. Biar terasa enteng dan berkah”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah wejangan yang membekas buat saya pribadi. Satu bis, satu tujuan, dan beragam jalan menuju tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-HdcAvLMxMpw/TWXNgqFVuzI/AAAAAAAAAf0/vPy1LFThBfQ/s1600/kasih%2Bsovenir%2Bpak%2Bwaluyo%2B%2523foto%2Bmas%2Badi%2B2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-HdcAvLMxMpw/TWXNgqFVuzI/AAAAAAAAAf0/vPy1LFThBfQ/s320/kasih%2Bsovenir%2Bpak%2Bwaluyo%2B%2523foto%2Bmas%2Badi%2B2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5577089674504420146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beramah-tamah dan memberi kenang-kenangan souvenir berupa miniature bis bumel ¾ dan kalender duduk BisMania Community, kami lalu keliling terminal Banjarnegara. Tentu gak lupa bernarsis ria bersama istri kedua… Hehehehe… Kebetulan ada artis Pak Wahid dengan Gajah Putihnya. Setelah puas berfoto-foto ria, temen-temen pun pulang. Dan, saya yang lagi Ashar jadi ditinggal &lt;br /&gt;rombongan….Hehehehe… Asemmm….aku ditinggal! :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-sKHRquANq30/TWXNskX2hrI/AAAAAAAAAf8/552IoZOjuqI/s1600/bareng%2BGP%2B%2523Foto%2Bmas%2Badi3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-sKHRquANq30/TWXNskX2hrI/AAAAAAAAAf8/552IoZOjuqI/s320/bareng%2BGP%2B%2523Foto%2Bmas%2Badi3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5577089879129884338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;Karena bis, kita bersaudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih  kepada : &lt;br /&gt;- Semua rekan-rekan BisMania Community &lt;br /&gt;- Pak Toha dan seluruh kru PO. Vandama&lt;br /&gt;- Pak Waluyo, kepala Terminal Banjarnegara&lt;br /&gt;- Ibu-ibu penjual nasi rames&lt;br /&gt;- Bapak Agus Riyanto dan Mas Adi Prasetyo atas foto-fotonya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-167932492791462982?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/167932492791462982/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=167932492791462982&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/167932492791462982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/167932492791462982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/02/niat-ibadah-itu-yang-utama.html' title='Niat Ibadah, Itu Yang Utama'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-F9MpQIMWo_k/TWXMrtZEpxI/AAAAAAAAAfU/jBZVDSoccfE/s72-c/pak%2Btoha%2B%2523foto%2Bpak%2Bagus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-2873288478104472034</id><published>2011-02-20T23:43:00.000-08:00</published><updated>2011-02-20T23:49:57.198-08:00</updated><title type='text'>Selingkuh itu Cerdas</title><content type='html'>Salah satu indikator manusia era 2.0 adalah semakin dekatnya sesuatu yang jauh, dan semakin jauh sesuatu yang sebenarnya dekat. Ketika, misalnya, kita sedang makan bareng sama temen, kebanyakan dari kita justru asyik “ngobrol”  lewat dunia maya melalui perantara yg disebut gadget dengan teman-teman yang jauh diluar sana. Amazing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang maya seakan menjadi nyata, dan yang nyata menjadi kabur. Kita menjadi lebih akrab dengan poke me daripada ucapan Salam, mending ngucapin selamat ulang tahun di Facebook timbang ngomong langsung, padahal masih satu kampus cuma beda kelas aja. Ato bahkan sebaliknya, kita pekewuh kalo ga ngucapin lewat fesbuk mesti sudah ngomong secara langsung. Amazing. Yang terjadi kemudian adalah, kita ngamuk-ngamuk kalo koneksi internet lemot. Matigaya ngadep komputer tanpa sambungan internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi juga mengubah kebiasaan kita. Sudah jarang sekarang orang pura-pura nanya jam buat sekedar kenalan ama cewek.  Sekarang jamannya tuker-tukeran Pin BB. Buat yang belum punya BB siap-siap aja dibilangin; “Ah males gue sms… ada Pin BB ngga?”.  Amazing…. Teknologi blutut menjadi butut. Wifi sudah bukan kemewahan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika hidup sudah “terjebak” dengan rutinitas dunia maya, rasa-rasanya perlu keseimbangan yang mesti dicari dari ujung dunia lain. Dunia yang nyata. Mirip konsep perfect balance yang terpampang di mushola kantor. Mesti balance, seimbang antara dunia maya dan dunia nyata. Seimbang antara duniawi dan akhirat. Amazing….  Yoris Sebastian dalam bukunya pernah ngomong, kalo cuti itu hak dan kewajiban setiap pekerja. Meski pekerja itu merasa ga perlu ngambil cuti, tapi Yoris selalu “memaksa” untuk ngambil cuti. Buat pulang kampung kah, buat liburan kah, ato buat hal musabab lainnya. Kenapa Yoris “memaksa” untuk ngambil cuti? Jawabannya karena keseimbangan itu. Keseimbangan antara pekerjaan dan refreshing. Sejenak melupakan rutinitas. Men-charge energi agar kembali penuh ketika kembali bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari mencari keseimbangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-cGgL0lxYiYE/TWIYWCJlUQI/AAAAAAAAAfM/URJ6Y0Bk8Ro/s1600/gowes.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-cGgL0lxYiYE/TWIYWCJlUQI/AAAAAAAAAfM/URJ6Y0Bk8Ro/s320/gowes.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576046055451349250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BisMania yang mencari keseimbangan dengan nggowes. Tetap tak jauh dari garasi...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-2873288478104472034?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/2873288478104472034/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=2873288478104472034&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2873288478104472034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2873288478104472034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/02/selingkuh-itu-cerdas.html' title='Selingkuh itu Cerdas'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-cGgL0lxYiYE/TWIYWCJlUQI/AAAAAAAAAfM/URJ6Y0Bk8Ro/s72-c/gowes.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-4094740704483868672</id><published>2011-02-06T23:24:00.000-08:00</published><updated>2011-02-06T23:25:21.923-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hosni'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mesir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mubarak'/><title type='text'>Ketika Mesir Bertasbih</title><content type='html'>Belakangan ini, nama Hosni Mubarak menjadi sering disebut. Nama yang sama sekali gada hubungannya ama merk oleh-oleh khas Kudus, yakni  Jenang Mubarak. Kalo Jenang bermerk Mubarak ini enak, manis, legit dan bisa dibeli di Jogja. Jadi ga perlu jauh-jauh datang ke Kudus hanya untuk membeli Jenang. Kembali ke Hosni Mubarak, penguasa negeri Mesir ini didemo oleh rakyatnya sendiri. Diminta turun oleh rakyatnya sendiri. Amazing.... Mirip dengan situasi di Indonesia pada tahun 1998 yang pada waktu berhasil menggulingkan rezim Soeharto. Lalu apakah rakyat Mesir juga berhasil menurunkan Hosni? Dan bagaimana nasib keluarganya? Berhasilkah Miska menyingkirkan Fitri dari kehidupan Farel? Hanya waktu yang akan menjawabnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari belajar dari pengalaman bangsa Indonesia. Jatuhnya rezim Soeharto pada waktu itu, yang kemudian dipimpin oleh Habibie, Gus Dur, Megawati dan sampai sekarang zamannya SBY, apa merubah kehidupan kita? Keberhasilan rakyat Indonesia dan teman-teman mahasiswa dengan reformasi 1998 ternyata tidak membawa kehidupan ke arah yang lebih baik. Colek me if iam wrong, please. Malahan bagi sebagian rakyat, masih jauh lebih enak pas jamannya Soeharto. Apa-apa murah, apa-apa ada, bensin masih lebih murah dibanding air mineral, masih ada jajan Enak Mas, Yosan ato Krip-Krip yang bisa dibeli pake duit 25 perak!! Lha sekarang, beli shampoo di Alfamart kembalian 50 perak aja kadang ga dikasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dimana yang salah, bukannya rezim Soeharto sudah berganti? Malahan sampai ke Rezim SBY, situasi tak juga jadi lebih baik. Masih ada keluarga yang meninggal gara-gara makan tiwul beracun. Jawaban apa yang akan disampaikan oleh Pemimpin di akhirat kelak ketika ada rakyatnya sampai meninggal kekurangan pangan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahkaprahan reformasi 1998, yang semoga tidak ditiru oleh rakyat Mesir, adalah : Kita hanya mengganti pemimpin dan rezimnya saja tanpa mengganti sistem yang berlaku. Sistem kapitalisme yang hanya menyengsarakan rakyat. Pemimpin boleh berganti puluhan kali, tapi kalo sistemnya sama. Jawabannya NOL. Gada bedanya. Indonesia negara yang kaya, tapi rakyatnya miskin. Tanya kenapa? Karena kita menganut sistem kapitalisme. Emas-emas di Papua tidak menghidupi rakyat Indonesia dan bahkan rakyat Papua sendiri!! *Lap keringat dan minum segelas air putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi kita lupa, Islam dengan sistem Khilafahnya mempunyai aturan terhadap hal-hal yang wajib dimiliki secara bersama-sama dan tidak boleh dimiliki secara perseorangan. Konsep kepemilikan umum ini bersasarkan Hadist Rasulullah SAW yang menjelaskan: “Manusia berserikat (bersama-sama memiliki) dalam tiga hal: air, padang rumput (termasuk hutan) dan api (everything which flamable)” (HR Ahmad dan Abu Dawud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka semua sumber daya alam berupa kekayaan alam yang ada di dalam perut bumi (gas alam, minyak, bahan tambang), kekayaan laut, dan hutan. Termasuk juga berbagai fasilitas umum seperi jalan, tempat ibadah serta sarana publik lainnya. Berbeda dengan sistem kapitalisme yang dianut Indonesia dimana sistem ekonomi yang ada adalah kepemilikan individu. Dimiliki individu (perusahaan) untuk keuntungan sendiri. Maka kemudian ada Exxon, Shell, Caltex, Freeport, Newmount, perusahaan HPH. Kekayaan alam seharusnya anugrah dari Tuhan untuk sebesar-besar kemaslahatan umat. Bukan menjadi milik individu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-4094740704483868672?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/4094740704483868672/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=4094740704483868672&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4094740704483868672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4094740704483868672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/02/ketika-mesir-bertasbih.html' title='Ketika Mesir Bertasbih'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-1460769128019818459</id><published>2011-02-06T23:18:00.000-08:00</published><updated>2011-02-06T23:20:05.330-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pramekers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Ayo Naik Prameks</title><content type='html'>"Eeeepp....!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bangun Eeepp!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriak Mak Nyak membangunkan Eep. Bocah bau knalpot yang baru berusia 8 tahun tapi muka ama umurnya ga akur jadi terlihat seperti bocah beranjak gede. Nama lengkapnya Eep Mudakir, biasa dipanggil Eep. Turunan Jawa-Sunda, makanya namanya jg perpaduan antara dua suku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayooo...bangun Eep... bentar lagi Paman Gayus mau datang!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kan mau diajak Paman Gayus naik Prameks, nanti ketinggalan lho!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kata 'Prameks', Eep langsung njengkilap bangun dari tempat tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini hari minggu, dan Paman Gayus sudah janji mau ngajakin Eep naik kereta Prameks ke Jogja. Ini pengalaman pertama Eep naik kereta, makanya ia seneng banget. Begitu bangun, Eep langsung mandi. Eh tebak-tebakan dulu ya... Orang mandi biar apa hayooo? yuhuyyy,,,bener banget, orang mandi biarbiur! hehehhe...lelucon lama yang tak lucu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mak Nyaaaak!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Eep pake baju apa nih?...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriak Eep minta saran ke Mak Nyaknya. Mak Nyak yang lagi tanggung goreng singkong balas teriak ga kalah kenceng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Udah Emak siapin Eepp...tuh diatas dipan, nyang gambarnya bis!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lhoo...kok gambar bis Nyak? Kan mau naik kereta, masa bajunya gambar bis??"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Udah ga papa...itu keren kok!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, terdengar bel sepeda dari arah depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kring... Kring!!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah Paman Gayus sudah datang! Paman Gayus datang naik sepeda kesayangannya. Pamanku ini sebenarnya kaya banget. Paman bekerja di Perpajakan, jadi duitnya banyak. Tapi orangnya sederhana banget kemana-mana naik sepeda. Eep sangat suka sama Paman Gayus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eep…. Ayo berangkat! Nanti ketinggalan keretanya, udah mandi kan?”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Okey Paman!!” Sambut Eep sambil lari ke depan. Rambutnya masih berantakan karena buru-buru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..::: BERSAMBUNG :::..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bagaimanakah kelanjutan kisah Eep? Apakah pengalaman pertamanya naik Prameks membuatnya bercita-cita menjadi masinis? Lalu berhasilkah Iblis Bhu mengalahkan Sun Go Ku? Dan bagaimana nasib Fitri dan Farel?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantengin terus kelanjutan kisahnya!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-1460769128019818459?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/1460769128019818459/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=1460769128019818459&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1460769128019818459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1460769128019818459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/02/ayo-naik-prameks.html' title='Ayo Naik Prameks'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-7508861959372008180</id><published>2011-02-06T23:16:00.000-08:00</published><updated>2011-02-06T23:17:47.519-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Kenapa PENUMPANG disebut SEWA di Jakarta?! #2</title><content type='html'>Argumen kenapa penumpang disebut sewa pada bagian pertama langsung dibantah oleh F Rahardi: Sastrawan, masih di kolom Bahasa harian Kompas 10 Desember 2010. Menurut F. Rahardi  Sewa dalam konteks pengangkutan umum di Jakarta bukan berasal dari sewa bahasa Indonesia ’pemakaian sesuatu dengan membayar’, melainkan sewa dialek Medan dari bahasa Batak Toba yang memang berarti ’penumpang’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya, istilah sewa sebagai padan penumpang di Jakarta mulai marak tahun 1970-an. Pada tahun-tahun itulah banyak etnisitas Batak yang merantau ke Jakarta dan sebagian dari mereka  berprofesi sebagai pengemudi serta kenek angkutan umum. Merekalah yang telah membawa kata sewa langsung dari Tanah Tapanuli. Lambat laun sopir dan kenek dari semua etnisitas di Indonesia ramai-ramai ikut menggunakan kata sewa sebagai padan kata penumpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi makna penumpang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat bukanlah ’naik tanpa bayar’, melainkan ’orang yang menumpang atau orang yang naik kereta, kapal, dan sebagainya’. Untuk mewadahi ”naik tanpa bayar”, kamus itu menggunakan frasa penumpang gelap. Mungkin bagi kita disebut  Sarkawi ya walaupun Sarkawi itu juga bayar :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata sewa dalam arti penumpang masih digunakan kalangan khusus dan terbatas. Artinya, kata sewa sebagai padan penumpang adalah istilah khusus di dunia pengangkutan umum darat. Itu pun masih sebatas kalangan kecil: sopir, kenek, dan kondektur (bus). Para penumpang sendiri dan pemilik kendaraan tetap menggunakan istilah naik dan penumpang. Taksi mulai menggunakan istilah tamu, sementara kereta api, kapal laut, dan pesawat terbang juga tetap menggunakan istilah penumpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;F. Rahardian, Masih tentang Sewa, Harian Kompas kolom Bahasa edisi 10 Desember 2010&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-7508861959372008180?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/7508861959372008180/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=7508861959372008180&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7508861959372008180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7508861959372008180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/02/kenapa-penumpang-disebut-sewa-di_06.html' title='Kenapa PENUMPANG disebut SEWA di Jakarta?! #2'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-768744370670477945</id><published>2011-02-06T23:14:00.000-08:00</published><updated>2011-02-06T23:16:07.976-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penumpang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingusitik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Kenapa PENUMPANG disebut SEWA di Jakarta?!</title><content type='html'>Pertama kali menginjakkan kaki di Jakarta sekitar 2 tahun yang lalu. Naik jet darat bernama Ramayana nomor lambung E1 (Kalo ga salah) dari Terminal Jombor, Jogja menuju Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Inilah pertama kali saya ke Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, saya nyari Kopata P20 (Colek me if iam wrong – sudah lama soalnya) dari Lebak Bulus buat nganter saya ke daerah Kuningan. Nah, yang saya bingung, kebanyakan kenek bilang “Sewa” ketika ada penumpang yang nyetop bis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SEWA!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEWA!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEWA!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Kenapa penumpang disebut sewa di Jakarta? Pertanyaan yang sampai urusan saya di Jakarta selesai dan kembali lagi ke Jogja belum juga terjawab. Sampai akhirnya kemaren dulu nemu artikel yang bisa menjelaskan kebingungan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mulyo Sunyoto dalam kolom Bahasa, di harian Kompas edisi 3 Desember 2010 dijelaskan bahwa pada tahun 1980 banyak pelajar SMA yang naik Bus PPD tanpa membayar. Pelajar SMA tersebut cuma bilang ”Numpang, Bang.” Yang disapa Bang melengos dengan muka kecut. Dalam sehari, sepekan, sebulan, setahun, berapa kali para kondektur mendengar kosakata yang masam ini? Itu sebabnya mereka membalas dendam: tak sudi mengucapkan kata itu beserta turunannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamus-kamus memaknai sewa sebagai ‘pemakaian sesuatu dengan membayar uang’. Frasa kuncinya: membayar dengan uang. Itu berlainan arti dengan tumpang yang menurunkan(me)numpang dan penumpang. Makna tumpang: ‘turut, ikut serta, membonceng’. Lazimnya orang yang turut, ikut serta, atau membonceng tak diwajibkan membayar dengan uang. (Sunyoto, Kompas 3/12/10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas sebab itulah para kondektur sampai sekarang menyebut penumpang dengan sewa. Karena ‘Penumpang’ identik dengan ‘Numpang’ yang mana kebanyakan orang yang numpang tidak membayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi belum selesai sedulur, artikel yang ditulis oleh Mulyo Sunyoto dalam harian Kompas tersebut seminggu kemudian langsung dibantah oleh pakar linguistik lainnya. Semakin menarik kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar penasaran, bersambung ke bagian kedua yoooo :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mulyo Sunyoto,Matinya Penumpang, Harian Kompas kolom Bahasa edisi 03 Desember 2010&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-768744370670477945?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/768744370670477945/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=768744370670477945&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/768744370670477945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/768744370670477945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/02/kenapa-penumpang-disebut-sewa-di.html' title='Kenapa PENUMPANG disebut SEWA di Jakarta?!'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-6772618234078484049</id><published>2011-02-06T23:12:00.000-08:00</published><updated>2011-02-06T23:14:01.375-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kaki kiri'/><title type='text'>Kenapa Turun dari Bus Harus Kaki Kiri Terlebih Dahulu?</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kaki kiri!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaki kiri!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaki kiri!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pasti kita semua sering mendengar teriakan seperti itu. Setiap ada penumpang yang hendak turun, diingatkan oleh kernet untuk melangkahkan kaki kiri terlebih dahulu. Pertanyaannya adalah kenapa harus kaki kiri? Adakah yang kemudian iseng-iseng pakai kaki kanan terlebih dahulu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ilmu fisika, setiap benda bermasa memiliki kelembaman (kemalasan). Artinya benda yang sedang diam akan malas/sulit untuk bergerak dan sebaliknya benda yang sedang bergerakpun akan sulit untuk berhenti. Nah, jika kita sedang berada di dalam bus yang sedang bergerak kemudian kita turun ke aspal yang diam maka tubuh kita akan cenderung tetap bergerak sehingga kita bisa terjatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan seperti itu muncul di negara yang lajur kendaraannya berada di sisi kiri, atau kendaraan dengan kursi sopir di kanan, termasuk di Indonesia.  Sehingga kalo kita turun dengan mendahulukan kaki kiri, yang kita lakukan adalah mempertahankan posisi badan kita agar ketika turun ke aspal kita cenderung bergerak ke depan. Badan menjadi lebih seimbang dengan bergerak ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sebaliknya, jika kaki kanan yang duluan turun tubuh kita akan sedikit berputar ke kiri, akibatnya kita akan cenderung bergerak ke samping. Dari dua keadaan tersebut kita akan lebih mudah untuk mempertahankan keseimbangan dengan bergerak ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan lain yang mendukung penjelasan tersebut diatas dan sangat Indonesia sekali adalah karena buruknya pelayanan bus terhadap penumpang. Dalam hal ini berarti, konsumen yang selalu dirugikan. Dibeberapa tempat, masih banyak bus yang tidak berhenti total ketika menurunkan penumpang. Alasannya karena bus belakang udah nyodok, diburu waktu, ataupun karena sedang kejar-kejaran dengan bus lainnya. Sehingga penumpang yang hendak turun diperingatkan untuk melangkahkan kaki kiri terlebih dahulu. Seandainya bus berhenti total, penumpang yang hendak turun bebas melangkahkan kaki manapun. Lebih aman, lebih menghormati penumpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*dirangkum dari ulasan Prof. Yohanes Surya di majalah Intisari&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-6772618234078484049?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/6772618234078484049/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=6772618234078484049&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6772618234078484049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6772618234078484049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/02/kenapa-turun-dari-bus-harus-kaki-kiri.html' title='Kenapa Turun dari Bus Harus Kaki Kiri Terlebih Dahulu?'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-3776935442611629009</id><published>2011-02-06T23:11:00.000-08:00</published><updated>2011-02-06T23:12:24.239-08:00</updated><title type='text'>Kisah Sebuah Peluru yang Lupa Alamat</title><content type='html'>Eep Mudakir pernah bilang kalo Indonesia adalah bangsa yang pelupa. Lupa kalo kita punya kasus Munir yang terlupakan, lupa ada Antasari yang terbuikan, lupa kita punya Edi Tansil. Dan bahkan kita juga lupa kalo kita ini pelupa. Dan satu lagi, ketika pagi kemaren saya baca berita di harian nasional tentang sebuah peluru yang lupa alamat. Apalagi ini? Apakah penyakit lupa ini sudah menjangkit benda mati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berita dijelaskan tentang seorang pemulung yang tiba-tiba jatuh dengan kaki berdarah cukup parah. Setelah dilihat ternyata pemulung tersebut tertembak kakinya. Siapa yang menembak? Tidak ada yang tahu. Untung pemulung tak berdosa tersebut selamat dan pelurunya berhasil dikeluarkan. Headline berita yang ditampilkan kemudian berbunyi; “Pemulung Terkena Peluru Nyasar”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup lama saya baca headline berita tersebut. Sebelum kemudian bertanya apa bisa peluru nyasar? Kenapa bisa nyasar? Apa peluru tersebut lupa alamatnya kok sampai bisa nyasar? Lupakah kita jika peluru itu benda mati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Lupa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-3776935442611629009?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/3776935442611629009/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=3776935442611629009&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3776935442611629009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3776935442611629009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/02/kisah-sebuah-peluru-yang-lupa-alamat.html' title='Kisah Sebuah Peluru yang Lupa Alamat'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-5053001912623284920</id><published>2011-02-06T23:09:00.000-08:00</published><updated>2011-02-06T23:11:21.693-08:00</updated><title type='text'>Dari Mana INDOSAT Tahu Nomor Hapeku??!</title><content type='html'>Belum lama ini, kira-kira 10 menitan yang lalu pas lagi seru-serunya main PS, mendadak dangdut hapeku berdering... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;oh indahnya..cinta satu malam berjuta rasanya... &lt;/span&gt;tanda ada SMS masuk. Terpaksa sejenak meninggalkan kesenangan duniawiku tuk membaca SMS yang barusan masuk. Tapi lhadalah ternyata SMS ga penting banget dari Indosat nawarin program apalah inilah itulah!!! Asyemm!!! Kirain SMS dari siapa gitu, sapa tau penting... eh malah Indosat yang SMS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenere Indosat tahu nomor hapeku dari siapa sih? Inikan nomor sekunderku (bahasanya...), ga semua orang tahu, ato jangan-jangan ada yang nyebarin nomor hapeku? Tapi buat apa?? Penting juga ngga... ya kadang-kadang penting juga si tau nomorku... :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-5053001912623284920?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/5053001912623284920/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=5053001912623284920&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5053001912623284920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5053001912623284920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/02/dari-mana-indosat-tahu-nomor-hapeku.html' title='Dari Mana INDOSAT Tahu Nomor Hapeku??!'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-4284828566538641749</id><published>2011-01-04T23:48:00.000-08:00</published><updated>2011-01-04T23:51:22.581-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PSSI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bakrie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bus Timnas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nurdin'/><title type='text'>Kenapa Timnas Bertandang ke Rumah Bakrie? #2</title><content type='html'>Gelaran AFF Suzuki Cup sudah berakhir dengan sejarah baru yang mencatat Malaysia sebagai juara untuk pertama kalinya. Itulah sepak bola, seperti permainan lainnya dimana kalah menang adalah hal yang lumrah. Kemenangan Timnas Garuda atas Malaysia belum berhasil menerbangkan mimpi Garuda untuk menjadi juara menjadi kenyataan. Namun, kita juga patut berbangga diri dengan bentuk permainan Timnas Garuda yang begitu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;fighting&lt;/span&gt; merebut, mengolah dan menendang bola. Kita menang namun belum juara. Dan, saya rasa, inilah proses awal untuk menjadi sebuah tim sepak bola yang lebih baik lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa menengok ke spion tengah sejenak. Melihat apa yang ada di belakang. Penjualan tiket lagi-lagi menjadi masalah yang tidak kunjung beres. Antrian panjang mengular, demi mendapatkan kupon yang harus ditukar lagi dengan tiket resmi keesokan harinya. Harga tiket yang melambung tinggi, distribusi tiket yang kacau balau, beredarnya tiket palsu, dan bahkan sampai dengan jatuhnya korban seorang pemulung yang meninggal dunia, dengan lambang burung Garuda di dadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat sedikit jauh ke belakang, kita disibukan dengan urusan yang sama sekali di luar urusan lapangan. Digiring ke rumah salah seorang ketua umum Partai Golkar yang kebetulan sekali juga menjadi atasan ketua PSSI. Ada yang menarik di sini. Ketika Nurdin, ketua PSSI yang juga anggota Partai Golkar berkunjung ke rumah atasannya di partai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil dari kunjungan itu bisa kita lihat kemarin. Aburizal Bakrie, ketua umum Partai Golkar, diketahui juga mempunyai stasiun TV One. Hubungan personal ini kemudian merembet kepada akses yang diberikan PSSI untuk TV One. Seperti yang telah kita tonton bersama, bagaimana centilnya presenter TV One, Tina Talisa, sewaktu ikut dalam rombongan pesawat Timnas Garuda menuju Malaysia. CMIIW, colek me if iam wrong, satu-satunya media yang bisa ikut dalam pesawat Timnas Garuda tersebut hanyalah TV One. Metro TV bisa meliput tapi hanya sejenak sebelum lepas landas. Selain itu, TV One juga seperti menjadi media penyambung lidah Nurdin untuk membela diri atau sekedar retorika pepesan kosong. Perhatikan, tak ada stasiun TV lain yang mau mengundang Nurdin kecuali TV One.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluit panjang sudah berbunyi, dan inilah kenyataan bahwa Indonesia kembali gagal menuai gelar juara. Yang jelas, jalan panjang di depan terbentang. Spion belakang memang penting untuk melihat yang sudah terjadi, tapi tentunya jangan terus menerus di lihat karena jalan di depan harus kita lalui. Teruslah bermain Timnas Garuda, terima kasih untuk Alfred Riedl, Wolfgang Pikal, terima kasih untuk Ahmad Bustomi, Arif Suyono, Firman Utina, M. Ridwan, M. Nasuha, Dzulkifli Sukur, Hamka, Maman, Gonzales, Irfan Bachdim, Bepe, Okto, Tony Sucipto, Benny, Eka Ramdani, dan seluruh pemain Timnas Garuda, terima kasih juga untuk Sarah Azhari, untuk RCTI, Suzuki, dan tidak lupa sampaikan juga salamku untuk Nurdin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-4284828566538641749?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/4284828566538641749/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=4284828566538641749&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4284828566538641749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4284828566538641749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/01/kenapa-timnas-bertandang-ke-rumah_04.html' title='Kenapa Timnas Bertandang ke Rumah Bakrie? #2'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-1180047159868299355</id><published>2011-01-04T23:46:00.000-08:00</published><updated>2011-01-04T23:49:16.120-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cuci salju'/><title type='text'>Salju Kok Dicuci?!!</title><content type='html'>Musim hujan gini – &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bener kan udah musim hujan?&lt;/span&gt; – Tukang Bakso, Tukang Siomay, Tukang Mie Ayam, Tukang Ronde, seneng bukan main. Soalnya dagangan mereka jadi cepet laris dari biasanya. Yang sebel ama datangnya hujan ya macam bikers. Motor yang kinclong jadi kotor, kalo lama ga dicuci bisa bikin karatan. Berabe kan? Jadi ada satu lagi tukang yang seneng ya, tukang cuci motor mobil! Laris manis tanjung kimpul! Hampir gada waktu buat istirahatnya, satu motor selese datang motor lainnya. Di beberapa tempat macam tempat cuci Nugroho yang sudah melegenda di sepanjang Selokan Mataram malah sampe menolak pelanggan. Gila kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang gila coba? Bisnis cuci mencuci kendaraan ini emang omzetnya ga main-main, bisa jutaan gan kalo kamu punya banyak cabang. Sekali nyuci motor 5ribu, mobil rata-rata 30an ribu, tinggal dikalikan aja sehari ada berapa kendaraan yang dicuci. Nah, saking banyaknya tempat cuci motor-mobil itu, persaingan sekarang semakin ketat layaknya celana ini. Ada yang ngasih kupon gratis 1x cuci setelah 5x cuci, ada yang ngasih garansi hujan. Jadi kalo dalam hari itu hujan, motor yang abis dicuci trus keujanan bisa dicuci maning, gratis! Lain tempat ngasih teknologi hidrolis buat ngangkat motor-mobil. Nah yang lainnya lagi yang bikin saya pusing mencernanya; yaitu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;cuci salju&lt;/span&gt;!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas saya heran, Indonesia adalah negara tropis jadi mustahil rasanya ada salju turun disini. Yang bikin tambah heran, sempet-sempetnya pula salju dicuci?? Udah ga mungkin turun salju, dicuciin pula! Kalo ada tempat yang masang papan “Cuci Motor”, “Cuci Baju”, “Cuci Karpet”  saya masih maksud, kalo kotor motor, baju dan karpet memang bisa dicuci. Lha kalo pasangnya “&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cuci Salju&lt;/span&gt;”, gimana nyucinya? Rasanya tak sanggup akal pikiran ini mencernanya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam asal&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-1180047159868299355?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/1180047159868299355/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=1180047159868299355&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1180047159868299355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1180047159868299355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/01/salju-kok-dicuci.html' title='Salju Kok Dicuci?!!'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-4200377542952845889</id><published>2011-01-04T23:44:00.000-08:00</published><updated>2011-01-04T23:49:30.491-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PSSI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bakrie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bus Timnas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nurdin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='irfan bachdim'/><title type='text'>Kenapa Timnas Bertandang ke Rumah Bakrie?</title><content type='html'>Ada yang aneh melihat rombongan Timnas kali ini bukan menuju stadion tapi malah menuju kediaman bos Lapindo. Rame-rame para pemain Timnas beserta pelatih dan, tentunya, jajaran pengurus (entah apa yang diurus) PSSI – &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;OH TIDAK!!! SAYA MENULIS PSSI!!!&lt;/span&gt; - . Ya, ada Nurdin disana. Kalo kata IGK Manila dalam wawancaranya dengan Kania Sutisna di MetroTV; Ada kuntul di sawah, iya betul ini tidak salah. Apanya yang betul dan apa yang salah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya dalam konteks apa Bung Lapindo mengundang para pemain Timnas? Mencuri start sebelum 2014 kah? Saya ga ngerti, tanya rumput Gelora Bung Karno coba. Timnas saat ini mendapat apresiasi dari seluruh rakyat Indonesia. Jika ada seseorang  yang kemudian mengapresiasi para pemain Timnas dengan mengundangnya datang kerumah, mungkin korelasinya rakyat juga akan mengapresiasi si tuan pengundang tersebut. Serba kebetulan jika kemudian tuan pengundang tersebut adalah ketua umum salah satu parpol. Meskipun langit berwarna biru, padi di sawah nampaknya sudah menguning. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apakah ini yang disebut mempolitisasi olahraga? Saya ga ngerti, tanya rumput Gelora Bung Karno coba. Jadi apa sebenarnya makna undangan kepada Timnas tersebut? Bukankah mereka, para pemain, mending leyeh-leyeh istirahat di hotel tempat menginap? Jawabannya bisa jadi, sesuai dengan pengakuan Nurdin belakangan, karena bonus sebesar 2,5 Milyar untuk para pemain Timnas ternyata berasal dari Bakrie. Tentu ada timbal baliknya dong! Hari gini mana ada yang mau ngasih gratisan sebanyak 2,5M!! Nah saya yakin banget nih, setelah ngasih bonus sebanyak itu Bakrie gantian minta supaya para pemain Timnas itu datang ke rumahnya. Untuk apa? Jelas, permintaan ini sebenarnya datang dari menantunya, Nia Ramadhani. Ya, semua itu karena Nia pengen banget foto bareng si Irfan Bachdim yang katanya lucu itu!! Kesampaian deh akhirnya.... oke... 1... 2... 3... Cheeess!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallohu a’lam&lt;br /&gt;Salam asal&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-4200377542952845889?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/4200377542952845889/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=4200377542952845889&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4200377542952845889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4200377542952845889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/01/kenapa-timnas-bertandang-ke-rumah.html' title='Kenapa Timnas Bertandang ke Rumah Bakrie?'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-6310146129426259273</id><published>2011-01-04T23:30:00.000-08:00</published><updated>2011-01-04T23:49:44.160-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Timnas Garuda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Desain Bus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bus Timnas'/><title type='text'>Mendesain Ulang Bus Timnas Garuda</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Fantastis!!!&lt;/span&gt; Rasanya itu kalimat yang pas buat nggambarin betapa kerennya gol El-Loco Christian Gonzales saat Timnas menjamu Filipina di semifinal leg kedua AFF Suzuki Cup 2010. Berkat gol itu pula Timnas memantapkan diri menatap Final dengan agregat 2-0 atas Filipina. Indonesia mantap menuju final dengan rekor  tek terkalahkan, dan Malaysia, yang akan menjadi lawan di Final, tentunya siap diganyang kembali. Ya, mari kita ganyang Malaysia langsung di kandangnya!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehebatan fantastis Timnas Indonesia tentu patut kita apresiasi. Di tengah keringnya prestasi Timnas yang selama ini lebih sering terdengar kalah daripada menang membuat prestasi Timnas saat ini mendapat sambutan yang sangat meriah dari rakyat Indonesia. Segala doa dan dukungan patut kita berikan kepada Timnas. Apapun dan bagaimanapun wujudnya sesuai dengan kemampuan kita. Dan sebagai salah satu dukungan yang bisa saya beri kepada Timnas Indonesia adalah dengan mendesain ulang bus Timnas Indonesia!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui, selepas lelah bertanding mati-matian membawa nama bangsa, para pemain tentunya harus disokong oleh alat transportasi yang nyaman untuk membawa kembali para pemain ke hotel tempat mereka menginap. Dengan transportasi yang nyaman, paling tidak dapat membantu mengurangi keletihan dan kelelahan selama bertanding. Namun faktanya, kondisi bus Timnas Indonesia saat ini bisa dibilang memprihatinkan. Kalo dilihat dari bodinya, kayanya bus ini keluaran tahun 1995 ke bawah, dengan balutan karoseri Restu Ibu (Colek me if iam wrong!). Dari segi kenyamanan, penampilan, keamanan, Bus timnas ini bahkan kalah jauh dari patas Eksekutif Jakarta – Semarang. Apalagi kalo dbandingkan dengan bus-bus klub bola mancanegara macam AC Milan ato Chelsea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TSQgAP68YmI/AAAAAAAAAeY/hKnJ7EyGPJg/s1600/contoh1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 241px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TSQgAP68YmI/AAAAAAAAAeY/hKnJ7EyGPJg/s320/contoh1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558603028727882338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TSQf_0yj8eI/AAAAAAAAAeQ/bgScycAWYyg/s1600/contoh2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 192px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TSQf_0yj8eI/AAAAAAAAAeQ/bgScycAWYyg/s320/contoh2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558603021444968930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sebagai bentuk dukungan kepada Timnas Indonesia tentunya kita wajib memberi pelayanan yang memadai untuk urusan transportasinya. Dari sisi mesin, bisa kita ambil mesin Mercedes Benz seri OH1526 yang terbaru. Soal kenyaman pasti jelas terjamin. Sedangkan untuk bodinya, kita serahkan ke karoseri unggulan Indonesia yaitu Adiputro. Nantinya pake bodi seri New Travego Marcopolo. Logo PSSI sengaja tidak dipakai dalam livery bus ini, hal tersebut lebih karena sentimen pribadi saya kepada pengurus PSSI :D. Sebagai gantinya, lambang burung garuda bertengger gagah dibagian buritan bus. Penggunaan lambang burung garuda ini juga selaras pemakainnya dengan kaos Timnas Indonesia. Eng ing eng!! Ini dia hasilnya, mohon pertomaxnya gan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TSQgml9pNhI/AAAAAAAAAeg/NWSbYPRhFxM/s1600/Bus%2BTimnas%2Bfix.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 233px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TSQgml9pNhI/AAAAAAAAAeg/NWSbYPRhFxM/s400/Bus%2BTimnas%2Bfix.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558603687479817746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-6310146129426259273?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/6310146129426259273/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=6310146129426259273&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6310146129426259273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6310146129426259273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/01/mendesain-ulang-bus-timnas-garuda.html' title='Mendesain Ulang Bus Timnas Garuda'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TSQgAP68YmI/AAAAAAAAAeY/hKnJ7EyGPJg/s72-c/contoh1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-1076051598329798058</id><published>2011-01-04T23:05:00.000-08:00</published><updated>2011-01-04T23:50:06.433-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='timnas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='irfan bachdim'/><title type='text'>Irfan Bachdim itu Lucu</title><content type='html'>Kemenangan fantastis tim Unyil melawan musuh bebuyutannya, si Upin-Ipin, yang berlanjut dengan setengah lusin gol tanpa balas saat melawan Laos dalam ajang Piala AFF Suzuki Cup 2010 bikin Timnas RI jadi kebanggaan baru. Timnas RI yang biasanya melempem macam kerupuk kaleng itu tiba-tiba menunjukkan kuku garuda-nya. Bangkit, siap menerkam siapapun yang melawan. Semuanya bersorak senang membanggakan Timnas. Semua stasiun berita ramai-ramai meliput Timnas. Bahkan berita tentang penemuan bom di seberang Polsek Pasar Kliwon, Solo, dan beberapa tempat lainnya hampir tidak terdengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, sayap Garuda kini mengepak lebih tinggi. Salah satu penyokong karena adanya pemain naturalisasi El-Loco Christian Gonzales yang beristri orang Indonesia asli, serta pemain keturunan Indonesia-Belanda, Irfan Haarys Bachdim, yang memilih menjadi WNI saat berumur 21 tahun. Dan inilah sosok yang menjadi bintang baru Indonesia. Kemampuannya mengolah bola dan didukung wajahnya yang kebule-bulean sontak menarik perhatian para cewek-cewek yang sebelumnya tidak menyukai sepakbola. Ibu-ibu penggemar Cinta Fitri season 6 yang sudah selesai itu pun mengalihkan perhatiannya dari Farel ke Irfan Bachdim. Semuanya mendadak demam dengan Irfan Bachdim. Setelah tampil perdana pada laga Piala AFF Suzuki Cup 2010 dan berhasil menceploskan sebuah gol ke jarang Malaysia, Irfan Bachdim juga langsung merajai topic di Twitter. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompleks pusat latihan Timnas Sepakbola Republik Indonesia yang biasanya sepi sekarang penuh sorak sorai penonton. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Irfan!!&lt;br /&gt;Irfan!!&lt;br /&gt;Irfan!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(walo sebagian juga teriak Nurdin mundur!! Nurdin mundur!!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang penonton yang diwawancarai salah satu stasiun berita tampak antusias mengomentari Irfan, walo saya yang mendengarnya agak bingung mencerna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Iya...saya suka banget sama Irfan Bachdim! Irfan itu lucu!!Hihihi....”&lt;/span&gt; Kata si cewek itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin si cewek tadi tahu kalo Irfan itu lucu?? Pernah ketemu saja ngga, apalagi ngobrol? Lha wong cewek tadi nontonnya dari balik pagar kawat yang mengitari lapangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa-rasanya cewek tadi sudah begitu akrab dengan Irfan, sering obral obrolan sampai tahu kalo Irfan itu lucu. Pernahkah Irfan melucu ke cewek tadi? Saya yakin tidak, atau belum pernah. Tapi atas dasar apa cewek tersebut mengeluarkan pernyataan kalo Irfan Bachdim itu lucu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran saya lalu menerawang mengingat siapa pelawak Indonesia yang bener-bener lucu. Bolot, Sule, Marwoto ataupun Andre Taulany sekalipun bisa disebut lucu setelah mengeluarkan lelucon. Lewat kata ataupun perbuatan. Tapi mungkin inilah hebatnya Irfan Bachdim, ga ngapa-ngapain sudah bisa dibilang lucu sama cewek tadi. Atau mungkin mengocek bola bisa disebut melawak; melucu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin inilah penyebab kenapa pelawak macam Bolot, Tarzan, Mamik dan temen-temen Srimulat lainnya tidak laku lagi. Mereka kalah saing sama Irfan Bachdim! Yang sudah lucu tanpa harus melucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ya, Irfan Bachdim itu lucu!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam asal&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-1076051598329798058?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/1076051598329798058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=1076051598329798058&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1076051598329798058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1076051598329798058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2011/01/irfan-bachdim-itu-lucu.html' title='Irfan Bachdim itu Lucu'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-6129709062472724715</id><published>2010-12-09T00:29:00.000-08:00</published><updated>2010-12-09T00:43:39.332-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Pajak Pria Berkumis</title><content type='html'>Menurut survey yang dilakukan oleh sebuah lembaga survey berkompeten pada tahun 2009, sembilan dari sepuluh wanita mengaku lebih tertarik dengan pria berkumis. Jadi, berbanggalah kalian pria-pria yang mempunyai kumis. Kalo bisa jangan sering-sering dicukur. Biarkan saja tumbuh lebat macam kumisnya Bung AM itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi rupa-rupanya hasil survey yang cukup menghebohkan tersebut tidak berlaku lagi sekarang. Orang-orang yang berkumis ramai-ramai memotong habis kumisnya. Hal tersebut ditandai pula dengan habisnya stock Silet merk Gillete di Alfamart ato Indomaret yang letaknya selalu bersebahan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sebab orang-orang tak mau berkumis lagi? Rupanya peraturan pemerintah-lah yang membuat mereka tak mau lagi menyandang kumis diatas bibir. Sebuah peraturan pemerintah yang tengah digodok oleh wakil rakyat akan mengatur “perederan” kumis. Karena kumis dianggap sebagai aset yang mendatangkan uang bagi pemiliknya, maka bagi setiap warga negara yang mempunyai kumis akan dikenai pajak!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OMG, Oh my Gusti!!! Jadi bagi mereka yang berkumis, setiap tahun akan dikenai pajak yang besarnya tergantung dengan lebat, panjang, serta pendeknya kumis. Semakin lebat kumis pajak semakin tinggi.  Misalnya kumisnya Bung AM tadi, pasti pajaknya sangat tinggi. Keanehan peraturan pemerintah ini katanya didasarkan pada survey yang menyatakan bahwa kumis bisa menjadi barang dagangan. Kumis menjadi aset yang bisa dijual untuk mencapai suatu tujuan. Kumis bisa dimanfaatkan untuk mengumpulkan suara yang berakhir pada suatu jabatan dan ujung-ujungnya duit. Singkatnya, kumis adalah sumber pajak baru yang menggiurkan!! Jadi waspadalah kamu yang punya kumis!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam kumis&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-6129709062472724715?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/6129709062472724715/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=6129709062472724715&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6129709062472724715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6129709062472724715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/12/pajak-pria-berkumis.html' title='Pajak Pria Berkumis'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-5436506948725098114</id><published>2010-12-07T19:59:00.000-08:00</published><updated>2010-12-07T20:08:26.544-08:00</updated><title type='text'>Cara Mudah Lolos Seleksi CPNS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TP8EM5tfA2I/AAAAAAAAAeE/GDZZtjOpI7s/s1600/CPNS.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 226px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TP8EM5tfA2I/AAAAAAAAAeE/GDZZtjOpI7s/s320/CPNS.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5548157885640278882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita perlu curiga kalo temen kantor ato bawahan kita belakangan ini harus ijin ga masuk untuk suatu alasan yang bisa dibilang ga masuk akal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Maaf Pak, saya ijin ga masuk ya... ini Garuda masih trouble Pak!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya... Pak, daleman saya hanyut kebawa banjir semua! Beneran pak, waktu itu lagi di jemur terus tau-tau banjir bandang datang. Ini aja saya cuma pake sarung....  Jadi boleh ya Pak saya ijin ga masuk? Sehariiiii aja Pak? Ya ya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Ato macem-macem alasan aneh lainnya. Lalu kenapa perlu curiga? Ya, karena bisa jadi alasan-alasan ga bermutu tadi cuma kedok buat ijin agar bisa ikutan tes seleksi CPNS! Pekerjaan yang jadi impian banyak orang, baik yang masih nganggur atopun udah kerja. Bisa buat kartu truf di mata calon mertua. Coba bayangin, mana ada calon mertua yang bangga pas kita nyebut kalo pekerjaan kita penulis. Yang ada malah balik nanya, penulis? Emang penulis pekerjaan ya Mas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tes seleksi CPNS membutuhkan perjuangan mental, batin, fisik, dan materi yang bisa dibilang sangat  berat. Ribuan orang berjuang memperebutkan formasi lowongan yang jumlahnya hanya puluhan. Kompetisi dalam tes seleksi CPNS adalah mega kompetisi, diperlukan pengorbanan untuk dapat mencapai hasil terbaik. Susahnya lolos tes seleksi CPNS ini sebelas-dua belas sama filosofi gunting kuku. Kita semua pasti tahu gunting kuku kan? Gunting kuku ini suka aneh, kalo pas kita lagi butuh susah sekali nemuinnya. Seolah-olah ngajakin kita main petak umpet. Dicari di segala sudut ruangan tetep ga ketemu. Tapi lucunya, kalo lagi ngga butuh, kita bisa dengan mudahnya nemuin gunting kuku. Tahu-tahu liat gunting kuku. Penampakan gunting kuku bisa ada dimana saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keanehan gunting kuku ini juga sama dengan susahnya tes seleksi CPNS. Banyak orang yang benar-benar berambisi menjadi PNS melakukan segala cara agar bisa lolos seleksi. Belajar hidup-hidupan, nanya ke orang pinter, bayar upeti dan segala macam cara lainnya dilakukan agar lolos seleksi. Tapi apa hasilnya? OMG, Oh my Gusti!! Nggak lolosss!! Bayangan indah berseragam Korpri tiap tanggal 17 pupus sudah! Kebalikan dengan itu, beberapa peserta tes yang lolos dan berhak merubah status pekerjaan di KTP menjadi PNS itu mengerjakan tes dengan biasa-biasa saja! Bahkan terlihat enggan, malas dan asal-asalan aja sewaktu mengerjakan. Malahan sebagian dari mereka hanya mengandalkan faktor untung-untungan saja. Tapi nyatanya mereka malah lolos seleksi. Sangat sangat bertolak belakang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena apa ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengamati putaran roda bus berdasar filosofi gunting kuku tadi, saya jadi teringat dengan petuah Kanjeng Rasul SAW. Beliau pernah berkata tentang sesuatu hal yang kita benci dan yang kita cintai. Intinya seperti ini; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Cintailah segala sesuatu yang kita cintai dengan sewajarnya. Karena barangkali sesuatu yang kita cintai itu akan menjadi sesuatu yang kita benci. Dan bencilah sesuatu yang kita yang benci dengan sewajarnya pula, karena mungkin sesuatu yang kita benci akan menjadi sesuatu yang kita cintai....”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petuah tersebut sangat relevan dengan kasus gunting kuku dan PNS tadi. Orang yang sangat berambisi menjadi PNS mendapati kenyataan tidak lolos seleksi, sementara yang ogah-ogahan malah lolos. Jadi kesimpulan saya, kalo pengen lolos seleksi CPNS sebaiknya ga usah terlalu bernafsu, slow aja. Ga perlu mandi kembang 7 sumur yang berbeda, ga perlu minta petunjuk orang pintar, ga perlu bayar upeti sekian juta. Semua itu ga perlu!! Kalo bisa malah kamu lupakan soal tes itu, bencilah pekerjaan sebagai PNS, bersumpah ngga mau jadi PNS, dan berangkatlah tes dengan malas. Niscaya, kamu bakal ketrima dalam seleksi mahaagung tersebut. Selamat mencoba dan jangan lupa hubungi saya kalo berhasil!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam asal&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-5436506948725098114?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/5436506948725098114/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=5436506948725098114&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5436506948725098114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5436506948725098114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/12/cara-mudah-lolos-seleksi-cpns.html' title='Cara Mudah Lolos Seleksi CPNS'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TP8EM5tfA2I/AAAAAAAAAeE/GDZZtjOpI7s/s72-c/CPNS.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-8736050571782829196</id><published>2010-09-19T19:40:00.000-07:00</published><updated>2010-09-19T20:02:58.267-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Dulu Pernah Bertemu</title><content type='html'>Siang itu seputaran kampus ramai heboh dengan segerombolan mahasiswa baru yang menurutku salah jurusan, ato bahkan salah kampus. Yang mungkin bakal mereka ketahui ketika mereka resmi keluar dari kampus dengan menyandang predikat sarjana. Mau jadi apa setelah lulus? Itu pertanyaannya. Dan jawabannya adalah ketika mahasiswa teknik mesin melamar sebagai pegawai bank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muter-muter saya antara auditorium dan fakultas mengantarkan boncenger guna suatu keperluan yg sayangnya tidak bisa disebutkan di sini. Ah... terlalu serius saya. Dan diantara kerimbunan pepohonan itu mata saya melihat sesosok hijau sedang beristirahat. Mata batin saya mengatakan, akhirnya kita bertemu kembali. Tak salah memang, setelah saya cek nopol-nya dengan file foto-foto lama saya. Sesosok Nucleus bersasis sedang dengan livery ijo futuristik bernama Refina. Bukan merk garam ya, tapi ini nama Bus Pariwisata yang kujumpai tuk kedua kalinya. Setelah sebelumnya kita bertemu di Jogja membawa rombongan sendiri, kini kita bertemu kembali. Kangen saya pengen peluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TJbKV__jGXI/AAAAAAAAAd0/YDBFGdFBLb8/s1600/refina1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TJbKV__jGXI/AAAAAAAAAd0/YDBFGdFBLb8/s320/refina1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5518820872693160306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TJbNwKQZc6I/AAAAAAAAAd8/loLiRwP6QdQ/s1600/refina3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TJbNwKQZc6I/AAAAAAAAAd8/loLiRwP6QdQ/s320/refina3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5518824620659667874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam dari Eep Mudakir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.menyapamentari.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-8736050571782829196?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/8736050571782829196/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=8736050571782829196&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8736050571782829196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8736050571782829196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/09/dulu-pernah-bertemu.html' title='Dulu Pernah Bertemu'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TJbKV__jGXI/AAAAAAAAAd0/YDBFGdFBLb8/s72-c/refina1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-8585261331245107055</id><published>2010-09-07T01:44:00.000-07:00</published><updated>2010-09-07T01:48:33.793-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Bahkan, Sopir Sumber Kencono lebih Tegas dari Pemimpi Kita</title><content type='html'>Terminal Tirtonadi, terminal kebanggaan warga Surakarta yang berhasil memecah telor rekor pergantian kepala terminal sebanyak dua kali hanya dalam waktu tiga bulan. Di terminal yang jadi lagu Didi Kempot ini, penumpang yang hendak menuju Jogja mempunyai dua pilihan bus. Yang pertama, bus dari Surabaya yang menuju Jogja. Dan yang kedua bus yang memang melayani trayek Jogja-Solo. Perbedaan kedua pilihan tersebut bagaikan Soekarno dan SBY. Beda jauh. Bus-bus dari Surabaya terkenal kenceng, nyaman, ber-AC, dan lebih murah. Sementara bus trayek Jogja-Solo dikenal suka ngetem lama-lama, tidak ada yang ber-AC, kondisi armada yang memprihatinkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Cambria;" lang="IN"&gt;Selain itu, peraturan bersama juga tidak memperbolehkan bus dari Surabaya yang menuju Jogja menaikkan penumpang tujuan Jogja selepas terminal Tirtonadi. Makanya tidak pernah ngetem. Tapi memang dari sananya DNA bus-bus Jawa Timuran sudah kenceng-kenceng. Nah, karena itulah banyak penumpang yang lebih memilih bus-bus Surabaya-an untuk mengantar mereka menuju Jogja. Murah, cepat, nyaman. Kurang apalagi?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Cambria;" lang="IN"&gt;Suatu ketika, bus Sumber Kencono dari Surabaya memasuki terminal Tirtonadi untuk kemudian melanjutkan tujuan menuju Jogja. Para penumpang, yang sudah menunggu langsung menyerbu Sumber Kencono. Serbuan penumpang tersebut bagaikan ejekan bagi bus Jogja-Solo, namanya Sri Mulyo, yang kebetulan lagi ngetem nunggu waktu berangkat. Gak tau atas dasar apa, tiba-tiba mandor Sri Mulyo menghampiri para penumpang dan menariknya untuk ikut dan dipaksa naik Sri Mulyo saja. Tentu saja sopir Sumber Kencono marah bukan kepalang. Diancukkk!!! Ini penumpang saya kenapa main serobot saja??? Kurang ajar si Sri ini, penumpang saya diambil di dalam bus saya sendiri!!! Siap-siaplah perang kedua crew amada bus tersebut. Pendekatan diplomasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menyerang diperlihatkan oleh crew Sumber Kencono. Ya wajarlah, orang penumpang di bus sendiri kok berani-beraninya diambil gitu aja ama bus lain?? Tegas dan jelas. Diplomasi dilancarkan secara berani. Bukan berarti menantang ya, tapi itulah pernyataan sikap crew Sumber Kencono atas peristiwa tersebut. Sore itu saya melihat, sopir Sumber Kencono lebih tegas dari pemimpin kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Cambria;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Salam,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: Cambria;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;*cerita ini hanyalah fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama, tempat, kejadian, itu hanyalah ketidaksengajaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-8585261331245107055?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/8585261331245107055/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=8585261331245107055&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8585261331245107055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8585261331245107055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/09/bahkan-sopir-sumber-kencono-lebih-tegas.html' title='Bahkan, Sopir Sumber Kencono lebih Tegas dari Pemimpi Kita'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-2299265210907967652</id><published>2010-09-07T01:31:00.001-07:00</published><updated>2010-09-07T01:34:00.496-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iklan'/><title type='text'>Cara Anggito Menolak Angin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TIX4h_erWeI/AAAAAAAAAdc/2OERHUkr7kM/s1600/2010520anggito.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 252px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TIX4h_erWeI/AAAAAAAAAdc/2OERHUkr7kM/s320/2010520anggito.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5514086581644515810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pembaca kenal dengan Anggito? Kalo &lt;em&gt;njenengan&lt;/em&gt; geleng kepala  berarti belum liat iklan tv terbaru dari Tolak Angin. Ekonom dari Jogja  ini makin tenar setelah mukanya hilir mudik di layar kaca, apalagi  bentar lagi musim mudik, dan insya alloh iklan Tolak Angin ini semakin  sering nongol menemani info-info mudik. Seorang Anggito bisa masuk  angin? Mungin itu pertanyaan pertama ketika melihat iklan tv tersebut.  Ya bisa saja &lt;em&gt;tho’ yo. &lt;/em&gt;Anggito kan sibuk ngajar kuliah, kena AC  terus-terusan, lupa makan, bisa-bisa saja kan masuk angin.  Ngomong-ngomong tentang angin, saya jadi ingat ama kipas angin di cerita  sebelum ini, masih ingat kan? Kalo tidak, coba baca-baca artikel  sebelum ini. Ya, mungkin karena banyak yang gerah akhir-akhir ini jadi  banyak orang yang membutuhkan angin segar. Dan celakanya angin segar itu  juga kadang berubah bentuk menjadi angin jahat yang bisa bikin masuk  angin. Tapi, namanya juga Anggito, cara dia menolak angin sangat cerdas,  lebih pintar dari orang pintar sekalipun. Mungkin itulah kenapa dia  membintangi jamu masuk angin yang katanya banyak diminum orang pintar  itu.&lt;p&gt;Saya masih ingat betul. Waktu itu ada undangan  Kompasiana MoDis (Monthly Discussion) di Jogja dari Temen saya, Gugun  namanya. Rambutnya tidak hanya gondrong tapi juga sedikit gimbal. Dan  pembicara pada acara itu Anggito Abimanyu. Dijamin tidak manyun pikirku  ketika akhirnya datang ke acara bulanan tersebut.  Aula Plasa Telkom  yang dipakai buat acara sudah ramai, dan makin ramai setelah Anggito  tampil ke panggung. Bukan untuk berbicara, tapi main musik! WOW!!! Ya,  Anggito sedikit unjuk kebolehan dengan memainkan alat musik tiup yang  kalo ga salah namanya Fluit bareng Koala Band, band alumnus SMA 3 Jogja,  yang didaulat menghibur Kompasianer.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah memainkan  lagu “Cinderamata” dari  Karimata, Anggito seakan benar-benar memberi  cinderamata kepada seluruh Kompasianer yang hadir lewat obral obrolan  ringannya. Saya bukan ekonom ahli fiskal, jadi saya cuma tau Anggito  setelah ramai pemberitaan tentang pengunduran dirinya dari jajaran  birokrasi kementerian keuangan beberapa waktu yang lalu.  Dan sekarang  juga mengenal Anggito sebagai bintang iklan. Bertatap langsung dan  mendengar cerita-ceritanya tentang pemerintahan sedikit membuat saya  lupa kalo saya masih mahasiswa yang tengah berjuang menghapus status  mahasiswa tersebut. Berasa sedang mengikuti rapat bareng Mbak Sri  aja.... Ngomong-ngomong, kapan &lt;em&gt;koe bali&lt;/em&gt; Sri?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di  awal obrolannya,  ada satu kalimat pendek yang membuat saya  manggut-manggut mengiyakan. Kata Anggito;&lt;em&gt; “...Presiden sekalipun  tidak boleh bersikap sewenang-wenang”.&lt;/em&gt; Entah yang dimaksud Anggito  itu presiden BEM, presiden direktur perusahaan nasional, ataupun  presiden yang lainnya, tapi yang pasti bahwa memang presiden atau  seorang pemimpin manapun dan apapun tidak sepantasnya bersikap  sewenang-wenang dengan jabatan yang melekat padanya. Angin  kesewenang-wenangan inilah yang rupanya membuat Anggito memutuskan  meninggalkan Jakarta dan kembali mengajar di UGM, Jogja. Dan itulah  jawaban cerdas dari seorang Anggito. Harga diri adalah harga mati yang  tidak bisa diganggu gugat. Dan, IMHO, seperti itulah seharusnya seorang  pemimpin. Berani mengambil keputusan, tegas, bertanggungjawab.  Tapi  sayang, kita cuma pemimpi(n) yang tegas untuk mencla-mencle.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salam,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://www.menyapamentari.com/" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this)," rel="nofollow" target="_blank"&gt;www.menyapamentari.com&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://www.menyapamentari.com/" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this)," rel="nofollow" target="_blank"&gt;*gambar diambil dari olahragasenibudaya.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-2299265210907967652?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/2299265210907967652/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=2299265210907967652&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2299265210907967652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2299265210907967652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/09/cara-anggito-menolak-angin.html' title='Cara Anggito Menolak Angin'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TIX4h_erWeI/AAAAAAAAAdc/2OERHUkr7kM/s72-c/2010520anggito.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-8143433529873234098</id><published>2010-09-07T01:29:00.000-07:00</published><updated>2010-09-07T01:31:06.785-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Curahan Hati TKI Malaysia</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Perkenalkan, nama saya  Eep Mudakir, 23 tahun. Buruh migran antar batas negara yang  memperjuangkan arti tidur nyenyak setiap malam. Saya menulis obrolan  kata ini dalam keadaan hati yang kalut dan sedih. Bagaimana tidak,  kekasih hati saya, Mentari namanya, besok pagi meninggalkan kota ini  menuju kampung halamannya. Mudik ke rumah. Sedangkan saya? Harus  tertahan di tempat yang untuk buang air besar saja harus menunjukkan  KTP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ya mudik. Ritual tahunan yang begitu khas Indonesia  ini (kembali) tidak bisa saya lakukan. Entah sudah berapa kali saya  hanya mendengar takbir kemenangan di malam idul fitri berubah cengkok  menjadi ke-melayu-melayu-an. Mirip lagunya Ami Search. Kangen sebenarnya  pulang ke rumah berkumpul bersama seluruh keluarga besar, lalu sedikit  menghibur keponakan ngajarin cengkok melayu biar mereka bisa menirukan  dengan baik suara Upin &amp;amp; Ipin. Betul betul betul? Ato juga  mendengarkan pidato penuh heroik dan tekanan intonasi yang dibuat-buat  dari bapak RT di markas besar Siskamling desa. &lt;em&gt;“Kita harus melihat  sejarah sebagai desa bertetangga, desa kita membutuhkan desa tetangga.  Kita masih tergantung dengan mereka. Pisang dan singkong saja masih  mengimpor dari desa tetangga.”&lt;/em&gt; Begitu kata bapak RT.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalo  boleh jujur, sebenarnya kekalutan hati ini bukan karena mudiknya  kekasih hati. Bukan pula karena tidak bisa menikmati pisang goreng  hangat atau singkong rebus. Tapi semua gundah gulana yang ada ini lebih  dikarenakan hilangnya harga diri. Walaupun kita mencari penghidupan di  sini, di Malaysia, saya bener-bener tidak rela jika kehidupan saya  disampahkan lewat perlakuan semena-mena dan arogan. Ke mana harga diri  kita? Jika tukang kambing kita yang mencari rumput di pekarangan sendiri  kemudian digelandang dituduh mencuri oleh desa tetangga? Kecewa dan  geregatan. Kata-kata bapak RT yang disimak secara langsung lewat TV3  lebih mirip dagelan Srimulat. Malah mungkin lebih lucu. Memang, ada  sekitar 2 juta temen-temen saya yang bekerja di sini tapi itu bukanlah  alasan untuk menyembah-nyembah lalu membiarkan tindakan arogansi yang  telah dilakukan secara jelas tanpa tedeng aling-aling. Betul tak? Saya  geregatan, seakan tak ada pilihan dalam hidup. Mencla-mencle, abu-abu,  hanya retorika pepesan kosong. Saya melihat warga Malaysia tertawa, dan  saya hanya bisa menangis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bapak RT, tak usah kau risau  dengan cap pahlawan devisa yang melakat pada diri kami. Tegas bukan  berarti mengibarkan genderang perang. Tapi menujukkan apa arti  kedaulatan bagi 250juta lebih warga Nusantara. Jadikan hikmah dengan  menyediakan lapangan pekerjaan di negeri sendiri saja kalo begitu.  Bukankah apa yang Malaysia punya, Indonesia juga punya? Bahkan apa yang  Indonesia punya, tidak semuanya dimiliki Malayasia. Kalo mau, kita  bahkan bisa meng-embargo diri sendiri. Kita bisa hidup sendiri dengan  semua kekayaan alam kita. Tunjukan bahwa Indonesia adalah negara besar  yang berdaulat, bukan Indonesia yang cengeng dan suka curhat. Kalo harga  diri saja kita tidak punya, apa yang mau diperjuangkan lagi?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salam,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Eep  Mudakir&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-8143433529873234098?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/8143433529873234098/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=8143433529873234098&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8143433529873234098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8143433529873234098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/09/curahan-hati-tki-malaysia.html' title='Curahan Hati TKI Malaysia'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-7921260060833935919</id><published>2010-08-27T01:04:00.000-07:00</published><updated>2010-08-27T01:05:43.656-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Filosofi Jendela Warga Panginyongan</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Siapa tidak kenal warga Panginyongan? Masyarakat yang terkenal dengan logat Ngapaknya ini mendiami wilayah Eks. Karasidenan Banyumas dan sekitarnya yang biasa disingkat Barlingmascakeb alias Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, danKebumen. Kalo dilihat secara geografis, wilayah Banyumas memiliki keunikan tersendiri. Titik tengah Indonesia adalah pulau Jawa, tengah-tengahnya pulau Jawa adalah Jawa Tengah, dan tengah-tengahnya Jawa Tengah adalah wilayah Banyumas. Jadi dengan kata lain Banyumas adalah titik tengah Indonesia dan menjadi pusat dari Indonesia. Ngawur ga? Ga tau, tapi begitu kenyataannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut beberapaliteratur sejarah Indonesia kuno, logat Ngapak juga menjadi turunan langsunglogat Jawa kuno yang bersumber dari Sansekerta. Logat Ngapak yang terkesan tegas, mantap, dan blak-blakan ini berbeda misalnya dengan logat Jawa Jogja ataupun Solo yang banyak berakhiran&lt;em&gt; –o&lt;/em&gt;. Apa dibaca &lt;em&gt;opo, &lt;/em&gt;Sapa dibaca sopo dalam misalnya &lt;em&gt;Sopo iku&lt;/em&gt;? . Perbedaan lainnya terdapat dalam huruf 'K', logat Ngapak membaca konsonan 'K' secara jelas. Berbeda dengan logat Jawa bagian timuran seperti Jogja atau Solo tadi yang dibaca dengan lidah agak menggantung. Misal, kata Bapak. Bagi warga Ngapak, kata Bapak dibaca biasa; &lt;em&gt;B a p a k &lt;/em&gt;.Hal tersebut berbeda dengan logat Jawa bagian Jogja atau Solo yang membacanya;&lt;em&gt; B a p a '. &lt;/em&gt;Agak menggantung diakhir kata. Jika ditambah akhiran &lt;em&gt;–e &lt;/em&gt;kita bisa melihat perbedaan tersebut secara jelas. Logat Ngapak membacanya; &lt;em&gt;B a p a k e. &lt;/em&gt;Biasa saja sesuai huruf yangtertulis. Tapi bagi logat Jogja/Solo membacanya; &lt;em&gt;B a p a ' e&lt;/em&gt;. Terlihat kan bedanya?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Inilah yangmenjadi keyakinan bahwa logat Ngapak menjadi turunan langsung dari bahasa Sansekerta yang masih murni. Alasan tersebut diambil dari bahasa Sansekerta yang menjadi semboyan Indonesia, yaitu; &lt;em&gt;"BhinekaTunggal Ika" &lt;/em&gt;. Semboyan tersebut dibaca biasa, khususnya ketika membaca huruf 'K'. Coba kalo logat Jogja/Solo, pasti membacanya sebagai; &lt;em&gt;"Bhine'a Tunggal I'a".&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nah, selain keunikan-keunikan di atas, warga Panginyongan juga memiliki filosofi hidup yang tercermin dari pemasangan jendela rumah. Bagaimana bisa? Bagi warga Panginyongan, memasang jendela tidak bisa sekedar memasang. Ada hal lain selain estetika yang harus diperhatikan. Yaitu bukaan jendela harus menghadap kebawah. Ya, jendela rumah-rumah warga Panginyongan harus menghadap ke bawah. Hal tersebut berarti engsel jendela berada di bagian atas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Filosofi tersebut mengandung pengertian bahwa hidup haruslah menunduk. Bukan berarti rendah diri,tapi pengertian bahwa kita tidak boleh sombong, selalu melihat yang ada dibawahnya. Rendah hati, tidak congak dan sombong. Selain itu, filosofi jendela yang menghadap ke bawah juga melambangkan tangan di atas yang lebih baik daripada tangan di bawah. Warga Panginyongan sebisa mungkin selalu memberi,shodaqoh dan tidak melupakan zakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dibalik logatnya yang kadang dihina sebagai kelas rendahan, warga Panginyongan memiliki &lt;em&gt;local content &lt;/em&gt;atau kearifan lokal yangmenjadi tuntunan hidup dan termanifestasi di setiap kegiatan hidup. Inilah yang menjadi dasar dan alasan keguyubrukunan dan sifat kegotongroyangan yang nampak menonjol di antara warga Panginyongan. Dan tentunya, menjadi salah satu sifat dasar masyarakat Indonesia pada umumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;(diolah dari berbagai sumber)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salam,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.menyapamentari.com/" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this)," rel="nofollow" target="_blank"&gt;www.menyapamentari.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-7921260060833935919?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/7921260060833935919/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=7921260060833935919&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7921260060833935919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7921260060833935919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/08/filosofi-jendela-warga-panginyongan.html' title='Filosofi Jendela Warga Panginyongan'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-1430778605666944874</id><published>2010-08-27T01:02:00.000-07:00</published><updated>2010-08-27T01:03:53.080-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Kipas Angin</title><content type='html'>Namany kipas angin,bersisi tiga dengan gagang panjang diatasnya.Biasanya dikaitkan di eternit rumah, model lainnya bisa ditaruh di atas meja. Malah ada juga yg bisa di dinding bisa di meja ato lantai. Namanya juga kipas angin, pasti bisa berkipas-kipas dan menghasilkan angin. Bukan kipas angin namany kalo tidak bisa berkipas. Kalopun ada mungkin kipas angin bodol yg motornya rusak dimakan usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang,untuk meringankan tugasnya, kipas angin minta tolong pada kaca nako untuk sedikit membuka lipatan-lipatan kacanya. Jadi udara segar yg masuk bertambah dan orang-orang tak lagi kegerahan. Ngomong-ngomong soal gerah, belakangan ini banyak yg kegerahan nampaknya. kipas angin makin laku. Aparat kegerahan mencari pilihan kata buat njelasin 'hilangnya' BHD, ato juga gerah disorot makin buncit rekeningnya. Yang lainnya malah lucu bin katrok, ada tukang angon kambing yg ditangkap gara-gara mengambil rumput di pekarangan sendiri!!! Bah...bringharjo pusat batik, pengen dihajar kau Cik?!! Tetangga kita yang satu ini memang lucu, selucu pak RT kita yang suka berdandan dan curhat colongan. Lagi arisan curhat,lagi rapat curhat,lagi petan yo curhat,lagi dicabutin uban yo curhat. Curhatnya yo lucu....kadang pengen ngilangin tahilalat yg nempel dijidat. Katanya biar makin ngganteng. Ah Pak RT..weduss....itu ada tukang angon weduss ditahan di pekarangan sendiri malah sibuk nyari nyiapin pidato buat agustusan yg isinya juga lagi-lagi curhatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi makin gerah saja, semoga penjual kipas angin di glodok makin laris. Satu saja pesen kipas angin, jika edison tidak menyempurnakan nyala lilin tapi menciptakan bohlam, begitu juga dg kipas angin. Jangan sandingkan AC dengan kipas angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.menyapamentari.com/" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this)," rel="nofollow" target="_blank"&gt;www.menyapamentari.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-1430778605666944874?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/1430778605666944874/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=1430778605666944874&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1430778605666944874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1430778605666944874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/08/kipas-angin.html' title='Kipas Angin'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-5306796198164025183</id><published>2010-06-15T06:46:00.000-07:00</published><updated>2011-01-14T02:19:28.336-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garasi'/><title type='text'>Garasi</title><content type='html'>Saya masih bingung mo nulis apa disini...ntar yah, pasti aku update kok :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="mailto:fuad_mushofa@yahoo.com" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i242.photobucket.com/albums/ff149/itonx_22/Menyapa%20Mentari/email.png" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="ymsgr:sendIM?duniapagiini" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i242.photobucket.com/albums/ff149/itonx_22/Menyapa%20Mentari/ym.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/people/Fuad-Mushofa/1010308088" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i242.photobucket.com/albums/ff149/itonx_22/Menyapa%20Mentari/fb.png" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://i242.photobucket.com/albums/ff149/itonx_22/Menyapa%20Mentari/nomertelpon.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i242.photobucket.com/albums/ff149/itonx_22/Menyapa%20Mentari/hp.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-5306796198164025183?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5306796198164025183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5306796198164025183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/06/garasi.html' title='Garasi'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i242.photobucket.com/albums/ff149/itonx_22/Menyapa%20Mentari/th_email.png' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-401719548378247244</id><published>2010-05-05T22:24:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T07:04:42.160-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iklan'/><title type='text'>Second Brand ala Bantul</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S-JSsiY8D-I/AAAAAAAAAc4/SwIYs3w2nlg/s1600/idham+samawi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 252px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S-JSsiY8D-I/AAAAAAAAAc4/SwIYs3w2nlg/s320/idham+samawi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468023822680330210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat orang mBantul, siapa yang tak kenal Idham Samawi? Bupati yang sukses memimpin Bantul dalam dua periode dan menjadikan Bantul sebagai kabupaten yang Projotamansari. Semua orang mBantul sendiko dhawuh dengan Idham, layaknya abdi dalem terhadap Gusti Kanjeng Sultan. Inilah bentuk keberhasilan Idham memimpin wong mBantul dengan segala kelebihan sumber daya alamnya. Idham Samawi sudah seperti satu-satunya jawaban tentang kepemimpinan di Bantul. Bahkan sempet terdengar desas-desus tentang keinginan rakyat Bantul agar dapat merubah peraturan tentang Pilkada yang membatasi calon hanya bisa maju sebanyak dua kali saja demi Pak Idham bisa maju kembali untuk yang ketiga kalinya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebentar lagi warga mBantul akan melaksanakan hajatan akbar, sebagai proses demokrasi inilah saatnya warga memilih kembali pemimpin mereka dalam Pilkada Kab. Bantul yang rencananya akan diadakan pada 23 Mei 2010. Sampai batas waktu hari Senin, 1 Maret 2010 yang lalu, terdapat 3 pasang calon yang maju bersaing untuk menjadi orang nomor 1 di Bantul. Siapa mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor Urut 1 :&lt;br /&gt;Kepala Daerah : Drs. Kardono&lt;br /&gt;Wakil Kepala Daerah : H. Ibnu Kadarmanto, ST MT&lt;br /&gt;Parpol/Gabungan Parpol yg mencalonkan:&lt;br /&gt;PDI PERJUANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor Urut 2 :&lt;br /&gt;Kepala Daerah : Hj. Sri Surya Widati&lt;br /&gt;Wakil Kepala Daerah : Drs. H. Sumarno PRS&lt;br /&gt;Parpol/Gabungan Parpol yg mencalonkan: PAN, P GOLKAR, PKPB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor Urut 3 :&lt;br /&gt;Kepala Daerah : H. Sukardiyono, SH&lt;br /&gt;Wakil Kepala Daerah : Darmawan, SH&lt;br /&gt;Parpol/Gabungan Parpol yg mencalonkan:&lt;br /&gt;P DEMOKRAT, PKS , PPP , PKB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, inilah hebatnya Bantul sidang pembaca yang terhormat. Sembari menikmati sajian pisang goreng yang masih hangat dan secangkir kopi item yang sudah tersedia. Masyarakat Bantul yang mayoritas pendukung Pak Idham kembali disodorkan pilihan dari trah Idham Samawi lagi. Kali ini ibu Sri Surya Widati yang maju menjagokan diri sebagai orang nomor satu menggantikan suaminya sendiri. Suami lengser istri maju. Sri Surya Widati, atau yang biasa dipanggil Ibu Ida ini bisa dikatakan menang sebelum bertanding. Tapi inilah demokrasi, siapa saja boleh mencalonkan diri untuk maju dalam pilkada. Partai PDI-P yang notebene dibalik kemenangan pak Idham malah kali ini mengajukan Drs. Kardono sebagai calon untuk bersaing dengan Ibu Ida. Menarik untuk dicermati. Layaknya Indofood yang membuat Indomie dan Sarimi untuk melawan gempuran pesaingnya. Indomie adalah Ibu Ida. Dan Sarimi adalah Drs. Kardono, second brand yang dimunculkan untuk melawan dan memecah pendukung Sukardiyono dan sekaligus, katakanlah, sebagai pemenuhan rasa demokrasi di bumi Bantul tercinta. Bahkan dalam website ibu Ida (www.bantulsatu.com) terpampang jelas lambang partai PDI-P si moncong putih yang berukuran lebih besar dari partai pendukung lainnya (Golkar, PAN, dan PKPB). Mari kita tunggu tanggal 23 Mei 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-401719548378247244?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/401719548378247244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=401719548378247244&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/401719548378247244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/401719548378247244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/05/second-brand-ala-bantul.html' title='Second Brand ala Bantul'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S-JSsiY8D-I/AAAAAAAAAc4/SwIYs3w2nlg/s72-c/idham+samawi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-5517669195790599728</id><published>2010-05-05T22:22:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T06:51:52.628-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pramekers'/><title type='text'>Sosok Misterius di Stasiun Solo Balapan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S-JSaVOtUoI/AAAAAAAAAcw/XT2q9wBPmd4/s1600/solo+balapan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S-JSaVOtUoI/AAAAAAAAAcw/XT2q9wBPmd4/s320/solo+balapan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468023509910114946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;diambil dari indonesiawi.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin terlewat oleh sapuan mata yang datang ke Stasiun Solo Balapan, stasiun utama Solo yang menghubungkan Solo dengan Jakata, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Tapi jika kita sejenak saja memperhatikan yang lalu, membaca yang tak tertulis, atau mendengar yang tak terucap, pasti kita akan menemukan sosok misterius penghuni Stasiun Solo Balapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa sosok misterius itu? Buat para komuter Pramekers yang tiap hari menembus batas Solo-Jogja pasti pernah bertemu sosok misterius itu. Sosok yang hanya terlihat ketika ada kereta lewat atau masuk stasiun. Lalu menghilang seiring laju kereta. Dialah pemuda legam berambut pendek. Entah siapa namanya, tapi dia menjadi sosok misterius yang, nampaknya, begitu mencintai kereta melebih railfans manapun. Setiap ada kereta masuk atau lewat stasiun, dia pasti jalan keliling stasiun menyusuri para penumpang yang hendak naik kereta sambil teriak-teriak menginformasikan kereta apa yang mau masuk atau sekedar lewat saja. Suaranya khas, nyaring, dan sedikit cempreng. Omongannya sering kacau, ngomong sendiri, dan teriak-teriak menyanyikan lagu Iwan Fals, dengan fals pula. Pada awalnya saya kira dia gila, stress atau sejenisnya. Tapi gara-gara hampir tiap hari melihatnya di stasiun dan sempat beberapa kali menjumpai dia sedang membantu membawa barang-barang penumpang membuatku berpikir lain. Dan yang aneh lagi, saya pernah Sholat Jum’at bareng dia di masjid dekat stasiun. Siapa dia sebenarnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok misterius Stasiun Solo Balapan ini seakan melengkapi aura mistis dari stasiun yang pernah dijadikan lagu oleh Didi Kempot ini. Sudah menjadi rahasia umum Pramekers, bahwa ada satu tempat duduk di kereta Prameks (yang berwarna ungu, bukan yang kuning) yang tidak boleh seorang pun boleh mendudukinya. Jika tidak, bisa dipastikan kereta akan mogok dan perjalanan dialihkan menggunakan kereta pengganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-5517669195790599728?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/5517669195790599728/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=5517669195790599728&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5517669195790599728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5517669195790599728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/05/sosok-misterius-di-stasiun-solo-balapan.html' title='Sosok Misterius di Stasiun Solo Balapan'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S-JSaVOtUoI/AAAAAAAAAcw/XT2q9wBPmd4/s72-c/solo+balapan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-6783373190060518722</id><published>2010-05-05T22:19:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T06:51:52.628-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pramekers'/><title type='text'>Lalu Apa, Setelah Parahyangan Tinggal Kenangan?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S-JR-5CZpzI/AAAAAAAAAco/ahBXj6RIRE0/s1600/parahyangan.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 166px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S-JR-5CZpzI/AAAAAAAAAco/ahBXj6RIRE0/s320/parahyangan.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468023038485833522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat transportasi Indonesia kembali kehilangan salah satu armada penuh kenangan antara batas Jakarta-Bandung. Ya, setelah 39 tahun mengabdi penuh keihklasan khas transportasi umum, KA Parahyangan ditutup, dihentikan. Menyisakan kesombongan kendaraan pribadi dalam kokohnya Tol Cipularang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada apa? Apakah pemerintah gagal menyediakan transportasi umum yang murah, nyaman, aman, tepat yang merangkul semua kalangan? Tidak adanya kesinambungan pembangunan antara satu aspek transportasi dengan aspek lainnya yang membuat armada-armada transportasi justru saling sikut dan bersaing. Bis bersaing dengan travel, kereta, angkot dengan ojek, belum lagi taksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan yang sendiri-sendiri tersebut membuat tidak adanya integrasi transportasi massal. Padahal, di era sekarang, ke-integrasian tersebut tidak bisa dipisahkan dan mutlak harus ada. Sebagai gambaran, dari rumah naik Sepeda Lipat, sampe stasiun naik kereta. Setiba ditujuan bisa melanjutkan perjalanan dengan bis kota ataupun yang lainnya. Tapi yang terjadi adalah pilihan masing-masing jenis moda transportasi. Naik Primajasa atau KA Parahyangan? Saling bersaing sendiri. Dan sayangnya itu didukung oleh pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peresmian Tol Cipularang seakan menambah satu paku tertancap kuat di peti mati Parahyangan. Perjalanan Jakarta-Bandung tersisih 3-4 jam jika lewat Tol, bagaimana mungkin Parahyangan bisa menyaingi selisih waktu itu? Parahyangan menghilang, senyum pemilik travel dan bis terkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mana peran pemerintah? Jangan tanya saya, rumput yang bergoyang saja menggeleng pelan. Ketidakberpihakan pemerintah pada transportasi massal tercermin juga dengan keputusan pemerintah DKI yang mulai 10 Mei 2010 ini bakal menaikkan tarif TransJakarta menjadi Rp 5.500, menyusul setelah sebelumnya tarif KA Prambanan Ekspress juga naik menjadi Rp. 9.000 (curhat colongan nih...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya sah-sah saja pemerintah menaikkan tarif asal empat aspek pokok dalam transportasi massal sudah terpenuhi; yaitu kenyamanan, keamanan, kebersihan dan ketepatan waktu. Coba kita lihat TransJakarta, moda tranportasi umum yang konsepnya mendekati gagal ini sering terlambat, jarak antar bus yang terlalu lama, dan kondisi bus yang makin lama makin kehilangan makna kenyamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah begini, kendaraan pribadi adalah pilihan teratas!!! Bukan salah mereka, tapi memang keadaan yang lebih berpihak pada kendaraan pribadi. Sebentar lagi, mungkin, Joglosemar ataupun Banyubiru juga akan hilang dari sejarah jika Tol Semarang-Solo sudah selesai pengerjaannya. Bis-bis Joga-Purwokerto mungkin cuma memajang kursi kosong tanpa penumpang seandainya Prameks sudah sampai Purwokerto. Dan mungkin juga, jika dulu Belanda tidak membangun jalur kereta api mungkin sekarang kita tidak kenal yang namanya kereta api, artinya adalah kita cuma bisa menggunakan, meneruskan yang sudah ada tanpa bisa merawatnya apalagi mengembangkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-6783373190060518722?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/6783373190060518722/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=6783373190060518722&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6783373190060518722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6783373190060518722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/05/lalu-apa-setelah-parahyangan-tinggal.html' title='Lalu Apa, Setelah Parahyangan Tinggal Kenangan?'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S-JR-5CZpzI/AAAAAAAAAco/ahBXj6RIRE0/s72-c/parahyangan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-8065401331576640512</id><published>2010-05-05T22:17:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T06:56:56.333-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Kisah Secangkir Kopi Anget</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S-JRXzPudRI/AAAAAAAAAcg/1vHejDWkOZ0/s1600/kopi.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S-JRXzPudRI/AAAAAAAAAcg/1vHejDWkOZ0/s320/kopi.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468022366916211986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namaku Kopi Sachet. Boleh kita kenalan? Emm... Ato mungkin kamu telah mengenalku sebelumnya. Di warung-warung, di rak toserba yang kini buka 24 jam, ato mungkin di balik lemari bajumu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentukku praktis, dan terserah gimana caramu menikmatiku. Tinggal sobek, lalu tuang ke dalam cangkir dan seduh. Mau lebih sedikit manis? Kamu bisa tambah gula. Aromaku mantap, bikin melek dan kadang memberi inspirasi. Aku sebenarnya tak peduli soal itu. Yang terpenting buatku, adalah keikhlasan melayani. Hahahahaha... karpet!!! Eh kampret!!! Hari gini ngomongin keihklasan?? Terserah, tapi aku, Kopi Sachet, adalah jawaban dari pertanyaan itu. Karena Kopi Sachet hanya memberi yang terbaik setelah kepulan air panas bernama ujian itu berhasil kulalui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, perkenalkan. Namaku Kopi Sachet.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-8065401331576640512?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/8065401331576640512/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=8065401331576640512&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8065401331576640512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8065401331576640512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/05/kisah-secangkir-kopi-anget.html' title='Kisah Secangkir Kopi Anget'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S-JRXzPudRI/AAAAAAAAAcg/1vHejDWkOZ0/s72-c/kopi.png' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-7114171546154946225</id><published>2010-04-13T02:54:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T07:02:37.625-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KH Badrudin Zarkasy'/><title type='text'>13 April 2008</title><content type='html'>Antara kebahagiaan dan kesedihan itu teramat tipis. Ketika minggu kemarin matahari kembali menyapa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;duniapagiini&lt;/span&gt; lewat seorang sahabat lama, tepat satu minggu kemudian ketika &lt;span style="font-style:italic;"&gt;duniapagiini&lt;/span&gt; berniat mengunjungi sahabat membawa matahari itu kembali, berita itu datang terlampau cepat, membawa mendung gelap menyelimuti &lt;span style="font-style:italic;"&gt;duniapagiini&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Balik sekarang, Eyang meninggal......" terucap dalam ujung telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Yang berlalu&lt;br /&gt;dua tahun yang lampau&lt;br /&gt;masih teringat mendung itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebak Bulus, 13 April 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-7114171546154946225?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/7114171546154946225/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=7114171546154946225&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7114171546154946225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7114171546154946225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/04/13-april-2008.html' title='13 April 2008'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-3843119379097181540</id><published>2010-04-04T22:15:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T06:56:56.333-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>5 Jenis Pekerjaan yang Dihindari Calon Mertua</title><content type='html'>Buat kamu yang lagi nyari kerja dan berencana menikah, perlu membaca hasil survey tentang jenis-jenis pekerjaan yang paling dihindari oleh calon mertua. Apa artinya kalo pasangan sudah cocok tapi ternyata calon mertua ga suka? Ibarat bis berjalan kenceng dengan lampu indikator rem tangan yang menyala aktif di dashboard, sia-sia. Inilah 5 (lima) pekerjaan yang paling dihindari oleh calon mertua!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Junior Copywriter&lt;br /&gt;Inilah urutan pertama dari jenis pekerjaan yang dibenci oleh calon mertua. Tanya kenapa? Copywriter adalah pekerjaan paling sengsara di muka bumi. Bagaimana tidak, seorang Copywriter harus siap menerima telepon di akhir pekan untuk segera ke kantor! Apalagi yang masih junior, siap-siap saja dicaci maki atasan. Tak kenal jam kantor karena seorang Copywriter nggak ada bedanya ama Delivery Order, 24 jam sehari 7 hari seminggu. Revisi tiada henti, bikin script ini itu, take voice, sahabat sejatinya hanya microsoft word ama headset plus segelas kopi. Mata juga siap-siap minus karena hampir tiap jam nongkrongin komputer. Istri di rumah hanya berteman kesepian, dan akhir bulan adalah masa-masa kritis yang penuh pertengkaran! Muda jadi Copywriter, Tua siap-siap ke Dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Senior Copywriter&lt;br /&gt;Lepas dari Junior bukan berarti kesengsaraan bakal berakhir. Justru sebaliknya! Pekerjaan makin menumpuk dan tanggung jawab makin gede. Merevisi pekerjaan sang junior yang goblog. Siap-siap meeting kapan saja di mana saja.  Rumah hanyalah tempat buat numpang tidur. Malah kadang harus siap nginep di kantor. Gada yang mertua yang pengen anaknya nikah ama Copywriter deh, mas kawin cuma seperangkat alat tulis dan penghapus, itu aja dipake mertua buat ngapus nama mempelai di buku nikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Temen kerjanya Copywriter&lt;br /&gt;Ini juga ga aman, bisa lebih gaswat dari Copywriter malah. Bagaimana tidak, menemani Copywriter nglembur bareng juga membuat istri tidur sendirian di rumah. Teman kerja Copywriter gada bedanya ama Copywriter itu sendiri. Cuma beda jabatan aja, ada yang jadi Art Director, Desainer, Final Artist, Visualizer, AE, Media Planner, banyak deh. Pepatah kuno pernah bilang, deket  penjual minyak wangi jadi ikut harum. Tapi kalo deket Copywriter badan bau minyak gosok!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Meja sebelahnya Copywriter&lt;br /&gt;Apalagi yang model meja kubikel. Parah banget. Tagihan bulanan bisa ketuker ke meja sebelahnya. Sama-sama harus siap sedia 24 jam, sama-sama gak kenal sinar matahari. Makanya kulitnya pada putih-putih soalnya hampir ga pernah keluar kantor. Istri di rumah cuma bisa bilang; Papah berangkat anak masih tidur, Papah pulang anak udah tidur. Tragis nasibmu nak’....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Bosnya Copywriter&lt;br /&gt;Tak perlu dijelaskan lagi, posisi ini banyak duit. Melimpah malah. Dunia periklanan adalah dunia penuh uang. Saking banyaknya, calon mertua sampai  menolak takut ikut saingan ama anaknya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(f13)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-3843119379097181540?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/3843119379097181540/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=3843119379097181540&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3843119379097181540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3843119379097181540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/04/5-jenis-pekerjaan-yang-dihindari-calon.html' title='5 Jenis Pekerjaan yang Dihindari Calon Mertua'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-1551680419143496113</id><published>2010-04-04T22:14:00.001-07:00</published><updated>2010-07-04T06:20:14.352-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Ijinkan Aku Selingkuh</title><content type='html'>Bokong seksi Proteus milik Sumber Alam sudah menggoda langkah kaki yang agak terburu mengejar waktu. Pagi itu, duniapagiini menyapamentari di Giwangan. Seminggu jemu dan jenuh dengan rutinitas bikin akhir pekan jadi waktu yang tepat buat melampiaskan hasrat terpendam, mencoba Sumber Alam Jogja Purwokerto Patas AC tarif biasa :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera setelah nitipin motor di deket Giwangan, langsung menuju parkiran bis menuju Purwokerto. Tampak Mbak Efi jurusan Cilacap lagi nunggu penumpang ngabisin waktu ngetem. Dan di sebelahnya, bokong seksi kepunyaan SA berbalut celana jeans, eh karoseri Laksana Proteus. Maaf Mbak Efi, kali ini saya selingkuh. Mending nyobain SA Patas AC dengan Tarif Biasa. Walo cuma pake mesin lama MB OH1521 tapi tak apalah, semoga cerita temen-temen tentang kengeblongan SA bisa saya buktikan kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk ke dalam bus, penumpang masih sepi sunyi. Suara tape hanya di dengar oleh deretan kursi kosong. Kebetulan, jadi bisa bebas milih kursi. Dan kali ini saya nyobain kursi keramat di belakang sopir persis. Sambil membayangkan main Haulin ni… Hehehe… Tepat pukul 08.15 menit bus meninggalkan Giwangan berjalan pelan menuju Ring Road Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalan lumrah menuju menyusuri Ring Road, dan ow…ow… apa itu? Saya gak ngeliat ada pedal rem rupanya… Hahaha…awal yang lumayan ni. Masuk Gamping langsung bablas, ngeblong Raharja yang lagi ngetem. Terus saja dengan kecepatan konstan menyusuri catwalk panjang bernama jalan aspal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyamanan SA ini lumayan juga, walo bekas bis trayek Jakarta-an yang dipindah buat Patas ATB Jogja-Pwkerto, penumpang bisa mendengkur tertidur dalam sapuan AC yang gak terlalu dingin tapi pas dilidah, lho?. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total waktu yang ditempuh Jogja – Jakarta 3,5 jam-an. Rekor dibanding Mbak Efi yang biasanya sampe 4jam-an. Salah satu hal yang menurutku paling penting dari trayek baru ini adalah; JANGAN SAMPAI KEBLONG MBAK EFI. Gaswat itu kalo sampe SA didahului ama Efisiensi. Saya yang Efisiensi Lover dan mencoba selingkuh ama SA pasti bakal balik maning ke Mbak Efi. Malah kalo bisa ngeblong Mbak Efi, gimana ga top itu? Udah tarif ekonomi tapi bisa ngeblong yang patas. Tapi kalo ngeliat peta persaingan di jalanan, nampaknya SA ini justru mendapat pesaing dan disaingi serta dimusuhi oleh bis-bis bumel macam Mulyo, Prayogo, Raharja, Trisakti/Majumakmur. Persaingan ini mirip waktu awal-awal Mira ngeluarin Mira ATB yang akhirnya disaingi dengan Sumber Kencono ATB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita lihat panasnya jalur ekonomi selatan Jawa ini, mampukah Sumber Alam merebut penumpang setia Efi dan menarik penumpang bumel sekaligus? Ataukah hanya sekedar pepesan kosong dan mundur teratur dari peta persaingan? (F13)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-1551680419143496113?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/1551680419143496113/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=1551680419143496113&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1551680419143496113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1551680419143496113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/04/ijinkan-aku-selingkuh.html' title='Ijinkan Aku Selingkuh'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-2921466720057084505</id><published>2010-04-04T22:11:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T06:56:56.334-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Antara Karmas dan KTM</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Sik Lek, ntar malam karmas-nya aku emailin...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agak lama aku mencerna SMS dari temenku itu, diotak-atik siapa tau salah pencet keypad tetep ga nyambung juga. Karmas? Apa itu karmas? Keramas jelas bukan, ini harus di emailin soalnya. Ah tidak, aku baru inget kalo tadi minta dikirimin KTM alias Kartu Tanda Mahasiswa!! Bodohnya aku. Karmas ini pasti singkatan dari Kartu Mahasiswa...Hahahahaha....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S7lxYUIy1NI/AAAAAAAAAcY/Tn1BIKDZPnA/s1600/ktm22.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 217px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S7lxYUIy1NI/AAAAAAAAAcY/Tn1BIKDZPnA/s320/ktm22.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5456517086072460498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain ladang lain belalang&lt;br /&gt;Lain karoseri lain livery&lt;br /&gt;Lain bus lain armada&lt;br /&gt;Tiap daerah punya keunikannya sendiri-sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga, Karmas ini mengantar kami ke Ibu Kota. Kalo kata temen Fesbukku; ”Menaklukan Ibu Kota dari Jogja”, maka kami mencoba menaklukannya dari Solo.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-2921466720057084505?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/2921466720057084505/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=2921466720057084505&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2921466720057084505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2921466720057084505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/04/antara-karmas-dan-ktm.html' title='Antara Karmas dan KTM'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S7lxYUIy1NI/AAAAAAAAAcY/Tn1BIKDZPnA/s72-c/ktm22.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-2518160888135656347</id><published>2010-04-04T22:10:00.001-07:00</published><updated>2010-07-04T06:20:51.985-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Ada Banyak Kursi Kosong, Tapi Kenapa Kamu Memilih Duduk di Sebelahku?</title><content type='html'>Tanpa sungkan membuang badan&lt;br /&gt;Menoleh sebentar lalu terdiam&lt;br /&gt;Padahal aku menanti senyum manis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari gadis berkepang kuda&lt;br /&gt;Yang datang membawa canda&lt;br /&gt;Meski tanpa sapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak kursi kosong di sana&lt;br /&gt;Kenapa kamu memilih duduk di sebelahku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;F13 mencoba berpuisi, sayang gak bisa&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-2518160888135656347?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/2518160888135656347/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=2518160888135656347&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2518160888135656347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2518160888135656347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/04/ada-banyak-kursi-kosong-tapi-kenapa.html' title='Ada Banyak Kursi Kosong, Tapi Kenapa Kamu Memilih Duduk di Sebelahku?'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-3387397952645390531</id><published>2010-04-04T22:07:00.000-07:00</published><updated>2010-07-04T06:21:09.627-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Ijinkan Aku Jatuh Cintyah</title><content type='html'>Perjalanan mudik kali ini terasa beda. Memilih lewat jalur selatan Jogja – Purworejo – Kebumen – Sempor – Banjar terasa menyenangkan. Bertemu dengan sosok besar yang membuatku kembali berubah pikiran tentang arti keanggunan. Inilah anggun yang sebenarnya. Walo tanpa C. Sasmi, ini lebih anggun dari gadis manapun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok berbaju Neoplan dari Vista Touristama ini masih tampak mulus, terlihat sentuhan hati penuh perawatan. Goyang kanan goyang kiri dengan anggun, membuat jalanan layaknya catwalk panjang berhias lampu bangjo. Terpesona pada pandangan pertama, mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan kegundahan hatiku ingin mencoba menyapanya. Sungguh, kali ini ia begitu menggoda... dan mungkin, aku jatuh cinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S7lwjSlSdHI/AAAAAAAAAcQ/eaFd5WVTmxk/s1600/neoplan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 226px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S7lwjSlSdHI/AAAAAAAAAcQ/eaFd5WVTmxk/s320/neoplan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5456516175122035826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(F13)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-3387397952645390531?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/3387397952645390531/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=3387397952645390531&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3387397952645390531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3387397952645390531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/04/ijinkan-aku-jatuh-cintyah.html' title='Ijinkan Aku Jatuh Cintyah'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S7lwjSlSdHI/AAAAAAAAAcQ/eaFd5WVTmxk/s72-c/neoplan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-837594266053664307</id><published>2010-04-04T22:02:00.000-07:00</published><updated>2010-07-04T06:21:52.814-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Masuk Nominasi KickAndy HEROES!!!</title><content type='html'>Tak menyangka, tak mengira, ini layaknya mimpi tanpa tidur. Sungguh, keajaiban datang lebih cepat kali ini. Apa yang bisa dibanggakan sampai pantas masuk nominasi? Ngerti acaranya saja nggak terlalu. Tapi, sekali lagi inilah keajaiban dan mungkin kehebatan panitia yang bisa mencari nominator-nominator yang pantas masuk. Bersanding dengan orang-orang hebat dari seluruh Indonesia dengan segudang cerita sendiri-sendiri di belakangnya sungguh membuatku terharu. Bukan pepesan kosong, ini pepesan pilihan dari yang terbaik!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S7lvuvIyeNI/AAAAAAAAAcI/rmsD5SzPNTs/s1600/31727.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 251px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S7lvuvIyeNI/AAAAAAAAAcI/rmsD5SzPNTs/s320/31727.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5456515272254060754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang sopir bis malam jelas bukan pekerjaan yang mudah, membutuhkan keterampilan. Membawa bis dengan bodi bongsor serta penumpang adalah perjuangan. Tapi sampai menjadi nominator di acara yang hebat benar-benar tak pernah terlintas bagi seorang sopir macam saya. Apa yang pantas saya ceritakan di sini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Jadi sopir kan susah, kok mau ya jadi sopir?”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Anda pernah menyopir bis membawa ibu hamil, bagaimana ceritanya itu” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Bagaimana persaan Anda sewaktu membawa hampir seluruh kepala Negara di Konferensi AACTA?”  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah beberapa pertanyaan Bang Andy dalam siaran langsung acaranya. Saya hanya menjelaskan tanpa bermaksud menjawab pertanyaan. Menjadi sopir adalah pilihan, saya bukan hidup dari pekerjaan ini tapi saya ikut menghidupi pekerjaan. Ini hobi, bukan pekerjaan. Susah dijelaskan buat orang macam Bang Andy. Yang langsung disambut gelaktawa dan tepuk tangan penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Lalu, sebagai seorang sopir, Anda juga memiliki ratusan bus ternyata? Jadi Anda menyopiri bis Anda Sendiri?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Bagaimana Anda membagi peran sebagai juragan dan juga sebagai sopir? Ini kan aneh”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan Bang Andi selanjutnya membuatku terpaksa kembali bercerita bahwa kepercayaan adalah segala-galanya. Mengawali hidup sebagai sopir sebuah perusahaan otobus, dan dipercaya juragan untuk membawa armada bus baru bermesin OH1526 yang paling gress pada waktu itu. Sampai akhirnya, berbekal keteguhan pada amanat itulah, yang akhirnya membuatku berani membeli sebuah bus bekas milik juragan. Dari 1 buah bus bekas dan alhamdulillah, sekarang sudah sampai 467 bus yang tersebar dari Merak sampai Madura. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;“Jadi, Eep Mudakir ini adalah salah satu contoh langka sopir bis yang akhirnya bisa menjadi juragan bis. Dipercaya oleh pemerintah untuk membawa para kepala negara, membawahi ratusan armada, setiap tahun membawa karyawannya berangkat naik haji, lalu, apa yang masih Anda cari sampai saat ini?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah pilihan, dan penumpang adalah amanat. Hidup harus berlanjut berdasar amanat. Jawabku menutup obrolan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Woooi!!!Bangun kang!! Wis esuk!! Iki bis-e urung dipanasi, penumpange selak’ lungo kabeh!!! Gubrak!!! Saya kira tepuk tangan penonton, ternyata tabokan Juragan membangunkanku dari mimpi indah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(f13)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-837594266053664307?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/837594266053664307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=837594266053664307&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/837594266053664307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/837594266053664307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/04/masuk-nominasi-kickandy-heroes.html' title='Masuk Nominasi KickAndy HEROES!!!'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S7lvuvIyeNI/AAAAAAAAAcI/rmsD5SzPNTs/s72-c/31727.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-2587070616067260455</id><published>2010-03-09T19:54:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T07:04:42.161-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iklan'/><title type='text'>Persaingan Tri vs Indosat, Mau?</title><content type='html'>Minggu-minggu kemaren Agnes Monica banyak tampil di jalanan, di perempatan, di layar kaca dan di banyak media cetak lewat iklan terbaru 3 (baca Tri) yang ngasih tau kalo sekarang BlackBerry-an pake 3 murah banget. Bahkan si Agnes ini kasih janji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Yang nemu BlackBerry-an lebih murah dari puny ague, gue jadiin pacar”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gila kan? Siapa yang nolak ama Agnes?? Orang bodoh aja yang gak mau. Janji Agnes itu juga yang dulu pernah saya plesetin buat statusku di Fesbuk, jadi kaya gini;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Yang nemu Blekberian lebih murah dari punya gue, gue minta maaf”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, saya minta maaf deh kalo ada yang lebih murah. Dan mungkin sekarang saya harus benar-benar minta maaf. Tanya kenapa, ternyata operator sebelah sudah ga mo pacaran lagi, tapi monikah gara-gara ada BlackBerry yang lebih murah tanpa tapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngamatin persaingan tarif BlackBerry ini menarik juga, pas coba selancar ke Kompas.com nemu iklan dari 3 dan Indosat yang sama-sama mengklaim kemurahan tarifnya. Nampaknya Indosat sengaja menaruh banner-nya di bawahnya persis banner kepunyaan 3. Tampak menonjol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cYRH0qa0I/AAAAAAAAAbo/f37tO_hIYRU/s1600-h/Untitled-4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 213px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cYRH0qa0I/AAAAAAAAAbo/f37tO_hIYRU/s320/Untitled-4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446848956764678978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar ini di printscreen dari Kompas.com Liat tuh janji Agnes Monika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cY4keRpLI/AAAAAAAAAbw/PDt1EbQQonw/s1600-h/Untitled-2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 232px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cY4keRpLI/AAAAAAAAAbw/PDt1EbQQonw/s320/Untitled-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446849634470306994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Langsung dihajar ama bannernya Indosat yang ada di bawahnya persis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cZNoCTRdI/AAAAAAAAAb4/0J1ITSxt99w/s1600-h/Untitled-3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 218px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cZNoCTRdI/AAAAAAAAAb4/0J1ITSxt99w/s320/Untitled-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446849996203967954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Liat cara penulisan MO NIKAH – nya, jadi inget plesetan ”artis siapa yang mo nikah?’ jawabnya Agnes Monikah...hehehehe...Model dan angle foto juga mirip Agnes. Diserang lagi ama Indosat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan persaingan kaya gini, yang diuntungkan konsumen juga. Jadi banyak pilihan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tinggal milih sesuai kebutuhan. Dan saya, tetap setia dengan Hape lawas.... boro-boro beli BlekBeri dab!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cZnckeArI/AAAAAAAAAcA/eMARBmeDqiQ/s1600-h/Untitled-1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 211px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cZnckeArI/AAAAAAAAAcA/eMARBmeDqiQ/s320/Untitled-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446850439802651314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-2587070616067260455?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/2587070616067260455/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=2587070616067260455&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2587070616067260455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2587070616067260455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/03/persaingan-tri-vs-indosat-mau.html' title='Persaingan Tri vs Indosat, Mau?'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cYRH0qa0I/AAAAAAAAAbo/f37tO_hIYRU/s72-c/Untitled-4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-3517799915030180995</id><published>2010-03-09T18:58:00.001-08:00</published><updated>2010-06-15T06:56:56.334-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Asyiknya Ngupil, Asli Tanpa Rekayasa</title><content type='html'>Kalo ditanya berapa kali dalam sehari kamu ngupil, jawabannya pasti beda-beda. Tergantung tingkat kesibukan masing-masing hidung. Hidung pasti capek seharian dipaksa narik nafas hembus nafas, kadang ditambah bau jengkol malah. Itulah kenapa Tuhan menciptakan upil, jadi hidung punya kegunaan lain selain sebagai indera pencium (atau pembau?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cPFTQFy0I/AAAAAAAAAbg/joEQ0nmE6KY/s1600-h/Ngupil.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cPFTQFy0I/AAAAAAAAAbg/joEQ0nmE6KY/s320/Ngupil.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446838858069429058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ilustrasi,diambil dari Google&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngupil bisa kapan saja dilakukan, dimana saja. Di antrian ATM bisa ngupil, sambil nunggu bis bisa ngupil, ato sambil rapat juga boleh ngupil kok. Bebas, boleh-boleh saja. Ngupil juga sangat sangat mudah dilaksanakan, bisa pake jari kelingking (jangan jari tengah ya, ntar tambah gede tu lubang hidung) ato bisa juga pake ujung ballpoint. Nikmati saja, ngorek-ngorek upil yang agak tersembunyi di dalam. Dan bagaimana senangnya pas berhasil mendapatkan upil yang segede gaban. Eureka!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari ngupil kawan sembari menunggu perjalanan berikutnya,&lt;br /&gt;Salam dari Jogja (F13)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-3517799915030180995?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/3517799915030180995/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=3517799915030180995&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3517799915030180995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3517799915030180995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/03/asyiknya-ngupil-asli-tanpa-rekayasa.html' title='Asyiknya Ngupil, Asli Tanpa Rekayasa'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cPFTQFy0I/AAAAAAAAAbg/joEQ0nmE6KY/s72-c/Ngupil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-7466832067639701332</id><published>2010-03-09T18:56:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T06:56:56.335-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Kiat Membeli Rumah</title><content type='html'>Rumah lebih dari sekedar tempat beratap tempat kita tinggal. Rumah adalah jodoh, yang tidak datang dengan sendirinya tapi dari berbagai pertimbangan. Bahkan menurut Mario Teguh, kesuksesan yang hakiki adalah kedamaian ketika kembali ke rumah. Ya, rumah adalah segalanya, pusat kehidupan ini direncanakan, dilaksanakan, dan kembali ke rumah dengan perasaan damai setelah melaksanakan apa yang direncanakan tersebut adalah anugrah yang tak terkira. Rumah adalah segalanya. Titik tanpa koma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cKniYz1gI/AAAAAAAAAbQ/dDTNGDzsbyI/s1600-h/rumah2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 291px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cKniYz1gI/AAAAAAAAAbQ/dDTNGDzsbyI/s320/rumah2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446833948689946114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ilustrasi, diambil dari Google&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena dasar segalanya itulah, Pak Muji selalu istiqomah dengan pilihannya. Selalu yakin dengan pilihannya, yang telah tersebut dalam kalimat-kalimat suci petunjuk hidup. Melupakan yang lainnya dan mendahulukan keyakinannya dengan memilih menjadi Muadzin. Tuhan menjanjikan akan memberi sebuah rumah di Surga bagi seorang Muadzin. Rumah dengan fasilitas lengkap, legalitas terjamin, lokasi strategis, mewah tanpa pernah kekukarangan. Itulah keyakinan Pak Muji yang tetap membuatnya istiqomah menjadi Muadzin, tentunya dengan niat ikhlas mengabdi lillahi ta’ala. Tanpa pernah merisaukan rumahnya di dunia, pak Muji lebih memikirkan rumah masa depannya di Surga. Amien... Siapa mau ikut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(f13)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-7466832067639701332?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/7466832067639701332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=7466832067639701332&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7466832067639701332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7466832067639701332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/03/kiat-membeli-rumah.html' title='Kiat Membeli Rumah'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cKniYz1gI/AAAAAAAAAbQ/dDTNGDzsbyI/s72-c/rumah2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-6162492069112036706</id><published>2010-03-09T18:53:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T06:56:56.335-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Jangan Kikir karena Parkir</title><content type='html'>Tukang Parkir, bagi sebagian orang, mereka dianggap hanya peminta-minta berseragam. Kadang memaksa, tanpa menunjukan kerja. Biarkan saja orang perpendapat demikian. Ini negara demokrasi dan setiap orang bebas mengeluarkan suaranya, begitu kata artis ibu kota yang kini jadi anggota dewan. Tapi saya lebih setuju ama pepatah karena susu, rusak nila sebelanga. Hanya karena segelintir tukang parkir yang gak resmi, yang suka memaksa, yang suka menaikkan tarif maka seluruh tukang parkir dicap menyebalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang pembaca yang terhormat, yang menginginkan pertamaxxx dalam setiap kebaikannya. Dan inilah kisah hal ihwal perparkiran di Solo dan Jogja, dua kota yang menjadi tujuan hidup seorang buruh migran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solo, yang sampe sekarang saya ga tau apa bedanya ama Surakarta, adalah kota besar yang terlihat kecil tanpa kehilangan keanggunannya. Di Solo, saya melihat kebiasaan yang berbeda dengan Jogja. Jangan mencari angkringan di Solo, pasti ga bakal nemu. Yang ada kamu bakal dianterin ke Wedangan. Di kota inilah untuk pertama kalinya ada Warung Burjo PIR (Paguyuban Indomie Rebus - bimbingan Indofood khas Kuningan) ada tukang parkirnya. Sering saya amati, kalo ada warung yang pemiliknya bukan orang situ asli dan ramai pasti bentar lagi ada tukang parkir ga resmi yang narikin parkir. Biasanya yang jadi tukang parkir pemuda sekitar warung. Langganan makan malam saya di sebelah SPBU Jurug juga begitu, dulu pas sepi gada tuh yang namanya tukang parkir. Eh gara-gara saya sering beli disitu dan alhamdulillah jadi penglaris itu warung jadi rame, nah pas udah rame gitu baru deh seragam oranye gak resmi narikin parkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lainnya aneh lagi, di Solo gada ATM yang diparkirin. Aneh, padahal di Jogja bilik ATM dimanapun (yang diluar Bank-nya ya) pasti ada tukang parkirnya. Ada tuh, ATM di belakang omah duwur, Jogja yang tempatnya sepi gitu aja diparkirin. Ya begitulah, setiap tempat memiliki kebiasaan sendiri-sendiri, gak bisa disamaratakan gak bisa dibandingkan. Tapi yang jelas, masih banyak tukang parkir yang baik hati, yang resmi, yang benar-benar menjaga kendaraan yang diparkirinya. Merekalah brigade oranye yang bekerja dengan ikhlas, dengan hati, menjaga sepenuh hati, tanpa pernah berkeinginan untuk memiliki kendaraan yang diparkirinya.....(f13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cKIyB6tkI/AAAAAAAAAbI/Xk0TJWUVV2c/s1600-h/tukangparkir.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cKIyB6tkI/AAAAAAAAAbI/Xk0TJWUVV2c/s320/tukangparkir.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446833420312950338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;inilah tukang parkir yang baik hati dan tidak sombong&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-6162492069112036706?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/6162492069112036706/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=6162492069112036706&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6162492069112036706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6162492069112036706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/03/jangan-kikir-karena-parkir.html' title='Jangan Kikir karena Parkir'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S5cKIyB6tkI/AAAAAAAAAbI/Xk0TJWUVV2c/s72-c/tukangparkir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-2824396236505309012</id><published>2010-02-23T18:02:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T06:56:56.335-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Urip Mung Mampir Ngumbe, Ra Sah Kokean Lambe</title><content type='html'>Senin seloso awake dewe rekoso, tenan iku aku ora ngapusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mlebu dino rebo, wayahe ngaso. Ngumbe-ngumbe wedang jahe disambi kaskusan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nek wis dino kemis, rodo pesimis meneh. Lha nunggu bahan mlebu ben iso mulai ndesain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat tambah kumat, syukur-syukur ono tanggal abang nek ora yo wis selamat wae&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setu Minggu jamane tura-turu, sing udud yo udad-udud. Mlaku-mlaku neng terminal ndeleng bis-bis 'do perpal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-2824396236505309012?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/2824396236505309012/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=2824396236505309012&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2824396236505309012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2824396236505309012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/urip-mung-mampir-ngumbe-ra-sah-kokean.html' title='Urip Mung Mampir Ngumbe, Ra Sah Kokean Lambe'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-8042558658252113339</id><published>2010-02-23T17:58:00.000-08:00</published><updated>2010-07-04T06:22:05.730-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Persimpangan Hanyalah  Kata Lain dari Seberapa Mengerti Kamu dengan Tujuanmu</title><content type='html'>Pak Wahab, seorang sopir bus malam yang kali ini mengajariku tentang  bagaimana memahami kehidupan dari spion seorang sopir. Layaknya perjalanan bis malam yang melewati malam hanya sekedar tuk menyapamentari, inilah perjalanan hidup yang perlu diperjuangakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membawa penumpang dengan kehidupannya masing-masing, membuat Pak Wahab harus selalu mawas. Ada cerita dari setiap penumpang yang harus menemukan makna pengertiannya. Mengantar makna melewati kata agar mendapatkan pengertian yang sesungguhnya. Inilah perjalanan antar kata antar spasi mengantar makna hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Penumpang adalah amanat”&lt;/span&gt; kata Pak Wahab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Amanat yang harus diantar kepada yang berhak. Begitu juga perjalanan hidup, inilah amanat yang kita terima sewaktu kita masih terperangkap dalam perut Umi. Harus sampai pada tujuan, tak peduli berapa banyaknya persimpangan disana”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S4SIEBO4I8I/AAAAAAAAAbA/2szBnxEybdA/s1600-h/wos5_00253.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S4SIEBO4I8I/AAAAAAAAAbA/2szBnxEybdA/s320/wos5_00253.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5441623852402090946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-8042558658252113339?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/8042558658252113339/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=8042558658252113339&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8042558658252113339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8042558658252113339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/persimpangan-hanyalah-kata-lain-dari.html' title='Persimpangan Hanyalah  Kata Lain dari Seberapa Mengerti Kamu dengan Tujuanmu'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S4SIEBO4I8I/AAAAAAAAAbA/2szBnxEybdA/s72-c/wos5_00253.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-7028199799946380570</id><published>2010-02-23T17:56:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T06:56:56.336-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Dasar ATM sialan</title><content type='html'>Oke, mari buat perhitungan. Sudah dibilangin saya dari dulu paling males nyimpen duit di Bank. Bukan karena emang gada yang mo disimpen, tapi caranya yang beribet dan bikin malah tambah susah itu yang malesin. Belum lagi ngeliat pegawai bank yang kaya robot semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huff... nasibnasib!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seumur-umur saya gak pernah punya rekening di bank. Mending disimpen di amplop trus masukin lemari baju. Emang konvensional, tapi dengan gitu jadi bisa bikin aku ngira-ngira mo beli apa, lebih menahan diri buat membeli sesuatu yang gak penting.  Sesekali juga bisa mandi uang dengan itu, tapi cerita ini berakhir sewaktu kakakku ngasih rekening bekasnya dia di salah satu bank daerah agak terkemuka di Jogja, kakakku udah dapat rekening baru dari kantor tempat dia bekerja, jadi yang lama dipake aku dari pada dihanguskan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekening itu lebih sering diambil daripada nabungnya, di isi sebulan sekali malah kadang mpe dua bulan saldo minim. Nah, bencana itu muncul pas lagi butuh-butuhnya duit. Udah duit di dompet tipis banget, ngambil duit di ATM yang saldonya gak seberapa itu malah ATM-nya ngadat!! Sialan,katro,koreng,wudun pecah,sirah bagol,peyang,penjol!!! Berbagai umpatan terpaksa saya keluarkan daripada mecahin kaca bilik ATM yang pasti gak bakal bisa. Piye iki dab, saldo berkurang tapi duit ga kluar?? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berpuasa sampe Senin!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-7028199799946380570?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/7028199799946380570/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=7028199799946380570&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7028199799946380570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7028199799946380570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/dasar-atm-sialan.html' title='Dasar ATM sialan'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-5187722838496021437</id><published>2010-02-18T20:38:00.000-08:00</published><updated>2010-07-04T06:22:28.635-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Gelang Sepatu Gelang Semarang</title><content type='html'>Perut kenyang puas menyantap hidangan ala Lombok Idjo, ni rumah makan buka cabang juga di Jl. Solo, Jogja. Pernah dibahas, di Jogja ada Jl. Solo, tapi di Solo gak ada Jl. Jogja :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lupakan itu, sekarang tinggal bagaimana kita pulang menuju Solo? Ini dia saatnya turing jarak pendek!!! Sholat Dhuhur dulu di Lombok Idjo dan segera berkemas dan menuju jalur bis Semarang – Solo. Dari Lombok Idjo kami nyetop agkot oranye C5, menuju Java Mall. Gak terlalu jauh kok, kalo udah sampe Java Mall turun aja dan tunggu bis yang ke Solo. Beruntung buat kami, gak lama kami nunggu datang Livery Ijo dengan gagahnya. Ini dia Po. Safari Patas AC berlivery ijo royo-royo dalam balutan karoseri Adi Putro Travego, lupakan gadis termanis yang pernah kamu lihat. Ini bis lebih keren dari apapun!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penumpang bis lumayan penuh, kami aja kebagian di baris paling belakang (Bukan belakang bis ya?) Gak masalah, malah lebih leluasa menikmati interior bis. Walo sedikit umpel-umpelan, tapi gak mengurangi kenyamanan bis ini. Suspensi ndul-ndul nyaman dan rasa capek seharian terbayar lunas dengan kenyamanan bis dengan jok merk Aldilla ini. Hoooaaahhh.... gak kerasa, tidur. ZzzzZzZz.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:::::::::::::::::::::::&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eits, jangan tidur dulu. Itu di depan swalayan "ADA" ada Shantika livery kuning karoseri Morodadi Prima lagi ngetem!! Hahaha.... ini dia ni mbak Shanti yang fenomenal itu setelah beli ijin trayeknya Karya Jaya. Diblong tanpa perlawanan deh tu Mbak Shanti...jesjesjejsjejssjessjesss....bis melaju kenceng dengan penumpang full sampe ada yang berdiri, nah ini baru boleh tidur. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bismika allohumma ahya wabismika amuut.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KA Pandan Wangi Solo Balapan - Semarang Poncol : Rp 13ribu&lt;br /&gt;Becak : Rp 20ribu udah mutermuter plus nungguin&lt;br /&gt;Trans Semarang : Rp 3.500&lt;br /&gt;Angkot oranye : Rp 2.500&lt;br /&gt;Tiket bis Po Safari Semarang – Solo : Rp 20ribu&lt;br /&gt;Makan Lombok Idjo : Sekitar 10an ribu/orang&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-5187722838496021437?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/5187722838496021437/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=5187722838496021437&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5187722838496021437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5187722838496021437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/gelang-sepatu-gelang-semarang.html' title='Gelang Sepatu Gelang Semarang'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-5885453666523420064</id><published>2010-02-18T20:33:00.001-08:00</published><updated>2010-07-04T06:22:47.773-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Menerawang Semarang</title><content type='html'>Semarang, kota yang terkenal dengan lumpia dan bandeng Juwana itu tampak jumawa ketika kami pertama kali menginjakkan kaki keluar dari Stasiun Poncol. Ocehan kurang bersahabat tampak keluar dari mulut klining servis yang sedang mengepel. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Punten Pak... nderek langkung...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendung, semoga tidak hujan. Perjalanan diawali dari kebingungan dan ketidaktahuan jalan yang membuat pilihan jatuh ke Becak. Becak di Semarang agak aneh bentuknya, semisemi lowrider gitu...Patut dicoba, dan mari naik Becak keliling Semarang!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Kota Lama pinten Pak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nggih pun seikhlase mawon, 7 ribu”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak nawar lagi, konvoi Becak akhirnya berjalan beriringan menuju Kota Lama. Ngomong-ngomong, di setiap Kota Lama ada Bank Mandiri ya? Soalnya di Semarang juga ada. Gak terlalu jauh dari Poncol ternyata, Kota Lama identik dengan bangunan kuno (pastinya) dan lantai paving block. Tapi sayang seribu sayang, lagi-lagi genangan air dimana-mana. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ah piye iki Pak Sukawi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu bangunan yang terkenal di Kota Lama adalah Gereja Blenduk. Bentuk bangunan yang khas dengan kubah merah di atasnya. Gereja ini sebenere bernama Gereja GPIB Immanuel, tapi lebih dikenal dengan nama Gereja Blenduk. Merupakan Gereja Kristen tertua di Jawa Tengah yang dibangun oleh masyarakat Belanda pada 1753, dengan bentuk heksagonal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Capek muter-muter kota tua, kami berlanjut ke Lawang Sewu. Kembali naik becak yang tadi dengan tarif jadi nambah seikhlasnya :) Lawang Sewu, siapa yang gak kenal? Kenalan dulu kalo belum, ini bangunan bekas kantor spoor jaman Belanda yang terkenal angker. Udah sering diadain uji nyali disini. Disebut Lawang Sewu karena emang pintunya buanyak banget, ga sempet ngitung sampe seribu ato ngga tapi emang banyak banget. Sebanyak setan yang tinggal didalamnya kayanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas beruji nyali di Lawang Sewu, akhirnya kami menuju Halte BRT Trans Semarang di Simpang Lima!!! Yuhuy, inilah tujuan utama dari dolandolan kali ini; mencoba Trans Semarang!! Pengen ngerasain gimana si armada baru Trans Semarang. Masuk halte agak aneh, ternyata Trans ini beda ama yang di Jog/Jakarta. Disini, tiket bis hanya untuk sekali naik, jadi kalo turun dari bis terus mo naik lagi harus bayar maning. Kalo di Jog/Jakarta kan asal ga keluar halte gak perlu bayar lagi. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Terus apa bedanya ama bis Damri yang juga AC ya Pak Sukawi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S34VDo6RlnI/AAAAAAAAAag/k_NtFZUDLqM/s1600-h/smgBRT.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S34VDo6RlnI/AAAAAAAAAag/k_NtFZUDLqM/s320/smgBRT.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439808552175769202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini gambar ngambil di Google ya, sekedar ilustrasi saja :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Armada Trans Semarang dibalut karoseri Laksana, bermesin Hino. Dengan Livery dominan biru pupus. Warnanya kurang keren untuk ukuran Trans, gada ciri khusus yang bikin bangga wong Semarang (IMHO sih...). Setelah menunggu sebentar, akhirnya bis datang. Langsung masuk dan nyari tempat duduk, AC-nya cukup dingin, posisi tempat duduknya sama kaya Trans Jakarta, dan yang bedain di Trans Semarang ada papan jembatan tambahan buat penghubung bis dan halte. Jadi pas di halte, papan jembatan penghubung itu didorong keluar buat pijakan penumpang yang mau keluar. Ini yang bikin keren, jadi gak perlu lompat lagi kalo ke halte. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S4JOEG5YhpI/AAAAAAAAAa4/vcVPIAPQuuw/s1600-h/Tiket+Trans+Semarang.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 252px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S4JOEG5YhpI/AAAAAAAAAa4/vcVPIAPQuuw/s320/Tiket+Trans+Semarang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440997132294719122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bis yang kami naiki bertujuan akhir ke Penggaron, cukup sepi penumpang, jalanan juga gak terlalu ramai. Kira 25menitan akhirnya nyampe Penggaron dan bis istirahat sebentar lalu kembali jalan menuju Mangkang. Tentu, kami ikut kembali bis itu da turun di Halte Simpang Lima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S34ViON9AoI/AAAAAAAAAao/jZMYq1mf8L0/s1600-h/4003710756_1b814e8236.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S34ViON9AoI/AAAAAAAAAao/jZMYq1mf8L0/s320/4003710756_1b814e8236.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439809077586494082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini juga dari Google&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas naik Trans, perut udah keroncongan minta diisi nih. Untung ada temen di Semarang yang bisa ditanyain referensi tempat makan yang enak dan tentu murah, Hehehhe.... SMS dikirim dan gak lama langsung dibalas dengan menyebutkan rumah makan Lombok Idjo gak jauh dari Simpang Lima :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Makan!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-5885453666523420064?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/5885453666523420064/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=5885453666523420064&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5885453666523420064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/5885453666523420064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/menerawang-semarang.html' title='Menerawang Semarang'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S34VDo6RlnI/AAAAAAAAAag/k_NtFZUDLqM/s72-c/smgBRT.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-3578641773645560614</id><published>2010-02-18T20:31:00.001-08:00</published><updated>2010-07-04T06:23:10.010-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Semarang Kaline Banjir</title><content type='html'>Menulis, apapun itu adalah obat. Tanpa tema apalagi rima sekedar menulis huruf demi huruf sampai akhirnya terangkai dalam kalimat. Mengobati keterasingan dengan mengantar makna menuju pengertian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari menulis, dan inilah tulisan ringan tentang buruh migran yang kali ini mencoba menyapamentari Semarang. Ya, ibukota propinsi Jawa Tengah itu menjadi tujuan dolandolan kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diawali dari bangun yang lebih pagi dari alarm hendphon, dan bergegas mandi di pagi yang, sungguh, dingin mencekam itu. Ah, biarkan saja dikira mandi junub pagi buta begini, yang pasti bisa buru-buru ke stasiun mengejar kereta Pandan Wangi tepat pukul 05.00 menuju Semarang. Kali ini Pramekers bersilaturahmi dengan Pandan Wangi. Dolandolan ke Semarang naik kereta, mencoba pemandangan baru dari yang biasanya aku lihat di jendela Prameks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S4JNL6Uz7YI/AAAAAAAAAaw/0OgInmnKfDE/s1600-h/Tiket+Pandanwangi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 197px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S4JNL6Uz7YI/AAAAAAAAAaw/0OgInmnKfDE/s320/Tiket+Pandanwangi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440996166847425922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penumpang tampak sepi, hanya beberapa penjual tenongan yang, mungkin, jadi pelanggan Pandan Wangi dan beberapa anak SMA yang bisa dipastikan membolos di hari Sabtu ini. Lha ngapain anak SMA Solo pagi-pagi ke Semarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak tepat pukul 05.00, kereta berjalan pelan meninggalkan Stasiun Balapansolo. Pandan Wangi tidak seharum namanya yang berbau pandan. Kondisi kereta jauh lebih buruk dari Prameks, dengan pintu yang gak bisa nutup, jendela tanpa kaca, dan kursi yang hanya terbuat dari hardboard tanpa dilapisi busa sedikitpun!! Berjalan pelan, pelan banget. Tapi tidak sombong. Inilah Pandan Wangi, ketidaksombongan sebuah kereta yang membuatnya tanpa sungkan berhenti di setiap stasiun sekedar menaikkan penumpang. Stasiun awal yang disinggahi adalah Stasiun Kalioso, lalu Salem, berlanjut ke Samberlawang, abis itu lupa, setelah itu Stasiun Gundih, dan berturut-turut terlalu banyak stasiun yang disinggahi membuatku males dan tertidur dalam pelukan Pandan Wangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bau amis menyambut kami memasuki stasiun Tawang, gila…. Ini stasiun apa galangan kapal si? Air rob masih tampak menggenangi stasiun, lingkungan yang menurutku ga sehat banget. Rumah yang selalu kebanjiran, dan sampah yang ditaruh sembarangan dimana-mana. Semboyan 35 untuk ikan-ikan yang berenang di genangan. Stasiun Tawang merupakan stasiun kereta eksekutive, kaya Tugu kalo di Jogja. Dan setelah Tawang ada Stasiun Poncol, ini kaya Lempuyangan. Di Poncol inilah kami turun. Jam 9 kurang dikit nyampe Poncol.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-3578641773645560614?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/3578641773645560614/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=3578641773645560614&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3578641773645560614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3578641773645560614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/semarang-kaline-banjir.html' title='Semarang Kaline Banjir'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S4JNL6Uz7YI/AAAAAAAAAaw/0OgInmnKfDE/s72-c/Tiket+Pandanwangi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-3180667422216261400</id><published>2010-02-17T20:42:00.000-08:00</published><updated>2010-07-04T06:23:44.592-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Komik Bis #1</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S3zGea9DQ0I/AAAAAAAAAaY/NjDvRrihFGw/s1600-h/komikbus1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 289px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S3zGea9DQ0I/AAAAAAAAAaY/NjDvRrihFGw/s400/komikbus1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439440675890479938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secuil kisah IJO yang mo ngeblong SAN dalam perjalanannya ke Sumatra&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-3180667422216261400?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/3180667422216261400/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=3180667422216261400&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3180667422216261400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3180667422216261400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/komik-bis-1.html' title='Komik Bis #1'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/S3zGea9DQ0I/AAAAAAAAAaY/NjDvRrihFGw/s72-c/komikbus1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-8262679749175289816</id><published>2010-02-17T02:34:00.000-08:00</published><updated>2010-07-04T06:24:34.543-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Salam dari Jakarta</title><content type='html'>Mengejar waktu senja. Tanpa sadar berhahahehe bersama kawankawan lama bikin lupa waktu, tau-tau udah mo sore aja. Padahal outline calon buku best seller, best cover, best buying, best value and best-best lainnya belum selese sepenuhnya. Apa ada, ngangkring kali ini harus dikhatamkan dengan segera. Merasakan liukan jalan raya Ibu Kota yang ternyata  begitubegitu saja, menuju Lebah Bulus, lebih tepatnya agen OBL / Safari Dharma Raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, perjalanan balik menuju Jogja kali ini  meminang armada OBL Executive. Sempet kepikiran buat nyobain SE yang seat-nya 2-1 tapi harganya kelewat mahal buat buruh migran satu ini.  Segera setelah Ashar bersama sahabat lama langsung ngebut (gak ngebut si…sekedar hiperbolis aja) menuju Terminal Lebak Bulus. Armada belum datang rupanya, kok pada telat ya. Sambil nunggu bisnya datang, liat-liat sekeliling. Sudang ngetem OBL Super Exe, keren abis pake New Travego,  nampak juga Malino Putra ke Banjar, Ramayana ke Jogja via semarang, Pahala kencana ga tau kemana, Rosin, trus yang benerbener bikin penasaran bisnya Shantika yang keren banget livery-nya. Antara kokpit ama penumpang ada sketnya. Jadi pengen nyobain, tu bis jalan kemana to?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 16.00 lebih sekian datang OBL Executive AA 1661 FE karoseri Adi Putro model Setra Selendang (iya bukan?) Tapi walah jannn….. iki bis exe tapi koyo bumel rupane…Hahaha… kaya gak kenal air cucian, ato ga sempet dicuci ya? Kotor banget, bodinya juga ga terlalu mulus. Sial iki, dapat armada yang jelek… Terbayang OBL yang SE… sedikit nyesel iki milih yang exe :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluar terminal, masuk jalan tol. Ga ngeblong ga pelan banget, jalan lumrah gitu. Untung didalam sedikit nyaman, full musik deritan besi tua yang beradu… Hehehe :)&lt;br /&gt;Duduk bersebalahan ama bapakbapak bikin pengen cepet tidur, menikmati goyangan bus dan leganya kursi. Bisa selonjoran ni, gak kaya berangkatnya pake ML yang dengkulnya mentok ama kursi kernet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita pembaca yang budiman, bis akhirnya nyampe Jombor, Jogja pukul 03.15an. Ngeblong abis setelah Temanggung, sempet mampir bentar di garasi Temanggung. Turun dari bis langsung clingukan, masih gelap Jogja pagi ini. Tempat penitipan motor belum buka, untung ada Alfamart yang buka 24jam bisa mampir buat beli roti ama minuman pengganjal perut. Hoooaaahhh….ngantuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OBL Safari Dharma Raya Executive Lebak Bulus – Jogja : Rp 165rb, makan sekali&lt;br /&gt;Roti sobek : Rp 9.500&lt;br /&gt;Air mineral : Rp 2.000&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-8262679749175289816?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/8262679749175289816/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=8262679749175289816&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8262679749175289816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8262679749175289816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/salam-dari-jakarta.html' title='Salam dari Jakarta'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-4524881899902476776</id><published>2010-02-16T00:28:00.001-08:00</published><updated>2010-07-04T06:26:36.615-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Darimana Telkomsel Bisa Tahu Nomor Hapeku?</title><content type='html'>Kejadian ini sudah berulang kali terjadi. Pas lagi sibuk-sibuknya ama kerjaan ato pas lagi kenceng-kencengnya di atas motor, tiba-tiba keganggu ama dering SMS masuk. Agak ribet buat buka SMS eh pas dibaca malah SMS dari Telkomsel ngabarin ada lomba inilah, nawarin nada dering itulah, ato tawaran-tawaran gak penting lainnya. Sumpah, SMS kaya gitu ngeganggu banget!! Yang aneh, darimana sebenere Telkomsel tau nomor hapeku? Perasaan aku gak pernah ngasih tau nomor hapeku? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;**Ki Slamet dalam obrolan hahahehe &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-4524881899902476776?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/4524881899902476776/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=4524881899902476776&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4524881899902476776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4524881899902476776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/darimana-telkomsel-bisa-tahu-nomor.html' title='Darimana Telkomsel Bisa Tahu Nomor Hapeku?'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-465482446597984646</id><published>2010-02-15T03:12:00.002-08:00</published><updated>2010-07-04T06:24:34.543-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>H. Sutrisno</title><content type='html'>Ajakan kawan lama yang hanya berhahahehe di YM  buat kopidarat menjadi awal pantat panasku selama 12jam lebih. Inilah perjalanan panjangku menuju Ibu Kota yang katanya angkuh itu. Pulang kantor jam 5 sore disambut hujan lumayan deres, bersama belalang tempur Vega R Merah Menggoda langsung digeber menuju terminal jombor. Brrr…dingindingin gak empuk sampe Jombor,  terminal udah agak sepi tinggal beberapa bus ke Semarang yang lagi ngetem. Titip motor dan siapsiap Maghriban jamak Isya’ di penitipan motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadwal tiket Maju Lancar yang ditebus seharaga 135ribu ini pukul 18.30, tapi mpe hampir jam7 belum datang juga... Di agen cuma ada aku ama 2 orang suami istri yang juga lagi nunggu. Sedang si mbak-mbak penjual tiket malah ga tau kemana. Yang dinanti akhrinya datang, sesosok bus dengan livery ijo bertuliskan Maju Lancar plus logo “ML” agak gede... sedikit mesum nampaknya bis ini. Agak kaget, bis AC tapi pake jendela, sungguh, mengurangi kenikmatan mata memandang bis dengan karoseri Tri Sakti ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk ke dalam bis, kursi no.4 seperti yang tertera di tiketku udah ada yang duduki, gadis sedikit manis udah duduk manis disitu. Lhadalah... akhirnya tuker posisi di deretan kiri. Penumpang yang naik langsung dikasih snack, lumayan isinya roti kaya brownis tapi bukan brownis, kacang goreng, ama aqua. Bis berjalan lumrah menuju agen Gamping, di sini naik 4 penumpang. Selepas Gamping baru agak sedikit ngeblong. Sampai akhirnya petaka kecil menimpa. Nyalip Escudo dari sisi kiri di daerah Sentolo, tapi gara-gara ngambil terlalu kiri nabras dahan pohon yang melintang, Braakkk!!! Spion pecah dan kaca retak.... Josss.... mantepp iki bis, ada sedikit cerita malam ini. Sayang, sopir ama kernet malah berantem sendiri ga kompak macam orang ngapak. Hehehehe.... Sampe rumah makan Jakarta Fast Food, bis berhenti buat makan. Agak lama bis brenti, benerin spion dulu. Kira-kira 45menitan gitu akhirnya bis jalan. Sopir bis ganti ama driver kedua disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sopir kedua ini lebih keren, lebih berpengalaman nampaknya. Spion dadakan buat guyonan mulu. Kernet yang dari tadi dimarahi ama sopir pertama lebih nyaman nampaknya, jadi sering ikut-ikutan ngelawak.... saya yang duduk dibelakangnya cuma ikut-ikutan senyum aja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 23.05&lt;br /&gt;Bis nyampe Buntu, di sini banyak sarkawi naik... lanjut bablas sedikit ngeblong. Time to sleep, mata udah sedikit ngantuk. Diputuskan buat tidur lebih dulu, lagian jalanan juga gada bus-bus lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul sekian&lt;br /&gt;Lupa ngeliat jam, hehehe... bis brenti di SPBU buat minum bentar ama betulisn spion darurat, mata masih ngantuk-ngantuk, mending lanjut tidur lagi. Gada yang istimewa ni di jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan kali ini sumpah panas banget pantatnya, tepos ni kayanya. Perjalanan panjang karena bolak-balik masuk keluar jalan tol buat nurunin penumpang, resiko ni. Di jalan sempet liat kecelakaan bus Parahyangan (Kalo ga salah). Akhirnya mpe Lebak Bulus jam 08.30an... Perjalanan panjang untuk berhahahehe langsung dengan kawan lama. Mari bersilaturahmi :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, siapa H. Sutrisno itu? Buat orang Wonosari pasti gak asing, dialah pemilik Maju Lancar yang mo nyalon jadi bupati dan fotonya terpampang di lembaran tiket. Selamat memilih!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;**Jangan karena Bus engkau jauhi aku&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-465482446597984646?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/465482446597984646/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=465482446597984646&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/465482446597984646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/465482446597984646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/h-sutrisno.html' title='H. Sutrisno'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-1953588495229357121</id><published>2010-02-15T03:12:00.001-08:00</published><updated>2010-07-04T06:27:27.496-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iklan'/><title type='text'>Mitos Semprul</title><content type='html'>Benarkah mitos bahwa kopiraiter itu berwajah tua? Inilah mitos semprul oleh-oleh dari teman lama yang makin Ganas aja. Tapi mitos itu sedikit terbantahkan dalam perjalanan pulang waktu itu, tentu saja masih di dalam Prameks penuh cerita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, gara-gara majalah gratisan baru yang keren itu, Cekidot, cewek itu nyapa duluan. Berawal dari sapaan dan berakhir lewat sms-an, ah begitu baiknya Prameks... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu hebatnya efek Cekidot sampesampe yang nyapa gak cuma cewek itu, Bapak-bapak di sebelah juga ikut menyapa dengan pertanyaan yang sedikit mengejutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kuliah dimana Mas?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat tapi penuh makna, inilah pertama kali di Prameks ditanya kuliah dimana. Biasanya nanyanya kerja dimana, ato pertanyaan bodoh lainnya. Ternyata muka saya emang masih pantes jadi anak kuliahan. Syukurin lu yang selalu bilang muka gue tua!! Hhahahha!! Emang bener, muka saya ini masih pantas buat anak kuliahan. Lupakan saja yang kemaren bilang kalo saya ini umur muda berwajah tua, yang jelas gara-gara Cekidot itu saya keliatan muda. Hehehehe...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-1953588495229357121?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/1953588495229357121/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=1953588495229357121&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1953588495229357121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1953588495229357121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/mitos-semprul.html' title='Mitos Semprul'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-768455125513650321</id><published>2010-02-15T03:11:00.000-08:00</published><updated>2010-07-04T06:57:34.798-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pramekers'/><title type='text'>Cara Baru ngeGaet Cewek  (Maho dilarang masuk)</title><content type='html'>Valentine emang udah lewat, tapi gak masalah. Selama masih ada kaum jomblowan yang mendambakan sms penuh perhatian sekedar menghabiskan pulsa ada cara baru buat dapetin cewek :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah cerita dari gerbong panjang yang belakangan ini udah jarang disapa. Ya, Prameks yang seolah tak pernah kehabisan katakata untuk sekedar menjadi obrolan sore hari. Sore itu Prameks gak terlalu penuh, menyisakan beberapa kursi kosong yang segera saya duduki. Perjalanan yang sebenarnya membosankan mengingat gada Pramekers lainnya yang sama-sama naik, beda juga ama naik bus yang bisa sesekali ngeblong bis lainnya. Lha ini? Mo ngeblong siapa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prameks masuk stasiun Maguwo, dan inilah perjudian naik Prameks yang kadang lebih seru dibanding naik bus. Sesosok makhluk halus bertampang imut jalan kea rah tempat dudukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, semoga…&lt;br /&gt;Semoga…&lt;br /&gt;Semoga…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melangkah semakin dekat dan ya, syukur alhamdulilah mahkluk halus itu duduk tepat di depanku. Prameks makin cantik sore ini. Selamat datang di Prameks, inilah kereta terbaik untuk mencari jodoh, begitu kata teman baik saya di Solo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prameks  terasa lambat banget, leher agak pegel dipaksa ngeliat jendela terus. Mo ngeliat tu cewek malu-malu mau. Hahaha… Tapi gimana lagi, daripada mati penasaran tapi gak berani nyapa. Buku yang bisa dibaca gak bawa, koran juga ngga. Tapi apa tu, oya!! Untung keinget kalo di tas ada majalah gratisan baru, CEKIDOT!!! Untung tadi dikasih CEKIDOT ama SPG-SPG dari grup manis manja!! Hahaha!!...sayang kalo ga diterima... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung aja bacabaca CEKIDOT, lumayan juga si... bukan isisnya, tapi efeknya. Belum selese baca, tu gadis udah nyapa duluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mas, majalah apaan tu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yap, ulum dicinta pungguk merindukan bulan. Akhirnya dia nyapa duluan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-768455125513650321?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/768455125513650321/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=768455125513650321&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/768455125513650321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/768455125513650321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/cara-baru-ngegaet-cewek-maho-dilarang.html' title='Cara Baru ngeGaet Cewek  (Maho dilarang masuk)'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-6161802392123882752</id><published>2010-02-09T01:50:00.001-08:00</published><updated>2010-07-04T06:26:36.615-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Dunia Tak Berakhir untukku…</title><content type='html'>Dari pertama kenal dunia&lt;br /&gt;Aku sudah tertawa&lt;br /&gt;Dari pertama kenal dunia&lt;br /&gt;Aku tau dunia itu baik&lt;br /&gt;Dari pertama dekat dunia&lt;br /&gt;Aku tau dunia itu berteman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski ada yang bilang dunia itu tidak baik&lt;br /&gt;Bagiku dunia tetap mengasikkan, menjaga dan menyenangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia temani aku kala sedih&lt;br /&gt;Dunia temani aku kala suka&lt;br /&gt;Dunia temani aku kala sakit&lt;br /&gt;Dunia temani aku kala rapuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memberi harapan&lt;br /&gt;Memberi semangat&lt;br /&gt;Memberi keceriaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat aku lupa yang lalu&lt;br /&gt;Membuat aku yakin ada jalan lain untukku&lt;br /&gt;Membuat aku percaya bahwa dunia akan senantiasa&lt;br /&gt;menemaniku dalam sedih dan cita&lt;br /&gt;Dunia, bersama mentari tetaplah sinari hariku&lt;br /&gt;Tidak hanya di pagi hari&lt;br /&gt;Namun juga siang, sore dan malam &lt;br /&gt;Bahkan hingga ajal menjemputku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31 Januari 2010, Minggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;***ditulis oleh sahabat baik duniapagiini&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-6161802392123882752?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/6161802392123882752/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=6161802392123882752&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6161802392123882752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6161802392123882752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/dunia-tak-berakhir-untukku.html' title='Dunia Tak Berakhir untukku…'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-3923065665223532044</id><published>2010-02-08T22:00:00.000-08:00</published><updated>2010-07-04T06:27:27.496-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iklan'/><title type='text'>090209 - 090210</title><content type='html'>Perjalanan masih panjang. Begitu kata Pak Badriyo, sopir bus malam, yang mengantar saya pulang kali ini. Perjalanan panjang yang pada awalnya gak pernah ngira bakal saya tempuh. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Liat aja ke depan, dengan tetap sesekali melihat spion”&lt;/span&gt; wanti Pak Badriyo. Dan tanpa terasa setahun berlalu, meninggalkan harapan yang selalu berganti seiring bergantinya mimpi-mimpi yang datang. Ah, bahasa yang susah dicerna, terlalu berlebihan saya menulis. Tapi intinya sudah setahun berlalu sejak saya rajin &lt;span style="font-style:italic;"&gt;menyapamentari&lt;/span&gt; di atas gerbong panjang bernama Prameks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih teringat dengan keminderan khas anak daerah, berkenalan dengan mereka-mereka yang lebih dulu datang dan mengetok pintu. Tapi sekali lagi Pak Badriyo menginjak pedal gas semakin dalam, seakan lupa ada rem di sebelahnya. Maju terus pantang mundur, inilah mimpi yang harus diraih. Dan buktikanlah pada orang tua bahwa kegagalan tes CPNS waktu itu adalah suatu anugrah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kabar juga kampus tercinta? Sudah setahun saya melupakannya, dan membuat saya hampir lupa kalo ada yang menunggu disana. Maaf saya untuk itu. Tapi biarkan saja, toh yang ditunggu tak merasa dinanti.  Hanya ucapan terima kasih tak terhingga untukmu teman-teman kampus, yang pasti bosen menerima sms titip absenku. Kapan saya bisa ganti ngabsenin kalian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sugeng, lelaki peragu bahkan untuk sekedar memilih kata, kini sejenak melihat spion itu sesuai pesan Pak Badriyo. Hidup memang pilihan, dan pilihan selama setahun ini memang menyenangkan. Memberi kedekatan untuk setiap makna yang dicari. &lt;br /&gt;Seperti Pak Badriyo dan juga sopir bus lainnya, pilihan ada di kita, ada di kaki kita kemana kita melangkah. Injak gas dalam-dalam, dan jangan lupakan pedal rem di sampingnya sambil sesekali menengok spion itu. Perjalanan masih panjang, sepanjang angan yang tak terbayang untuk dikejar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih teman untuk kerepotan setahun ini, maaf untuk semua kedangkalan alam pikirku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Yogyakarta, 090209 - 090210&lt;br /&gt;Salam untuk mentarisolo&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-3923065665223532044?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/3923065665223532044/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=3923065665223532044&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3923065665223532044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3923065665223532044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/090209-090210.html' title='090209 - 090210'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-4242294267932163697</id><published>2010-02-08T03:57:00.000-08:00</published><updated>2010-07-04T06:24:34.544-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Joglosemaput</title><content type='html'>Perjalanan kali ini diawali dengan selingkuh. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Binniyati illa selingkuhi&lt;/span&gt;. Ya, yang niatnya mo naik Efisiensi Jogja – Purwokerto jadi beralih ke Joglosemaput. Ini nama baru dari Joglosemar (Jogja Solo Semarang), karena sekarang buka trayek baru ke Purwokerto. Jadi Joglosemaput (Joglo Solo Semarang Purwokerto). Hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bubaran kantor jam 17.00 langsung cabut ke Terminal Jombor buat nitipin Belalang Tempur Vega R Merah kebanggaan keluarga. Hujan deres udah menyambut dari Jogja, langsung aja nunggu Micro Bus Jogja – Tempel yang lewat depan Jogja Town House (Kantornya Joglosemaput) di Jl. Magelang. Sempet ditawari naik ojek tapi masa matok tarif 10ribu buat jarak sedekat itu? Mending naik micro bus, cukup 2ribu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyampe Jogja Town House jam 17.45an, langsung masuk buat konfirmasi tiket yang udah direservasi sebelumnya. Tempat nunggu didalem kantor udah penuh, untung ada beberapa bangku tunggu diluar kantor, walo sedikit kena tritisan air hujan tapi biarlah, toh wajah malah makin eksotis dalam rintikan gerimis.....(opo toh iki....)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 18.00 mbakmbak penjaga tiket udah ngasih informasi lewat TOA kalo penumpang yang ke Purwokerto agar bersiap-siap. Dari tadi mikir, mana ni Isuzu ELF-nya? Yang ada malah Mitsu L300 bertuliskan White Horse di bodi samping?? Walah jann...tenanan iki, ternyata penumpang ke Purwokerto naik L300!!! Hahahahha....apa mau di kata, pengen nyobain ELF malah dikasih L300...katanya si yang ELF AC-nya bocor, jadi perpal dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abis naik, udah langsung dikasih snack kardusan. Isinya lumayan buat ngganjel perut, roti sobek ama lapis legit langsung dihajar habis perut yang keroncongan sedari pagi lum sempet makan. Gada yang istimewa ama L300 ini, bantingannya terasa limbung banget. Gak kaya punya Alm. Kakekku (ntar aku ceritain khusus tentang L300 Alm. Kakekku). Bunyi khas L300 yang gardannya ngung...ngung...juga ga kedengaran. Satu yang menurutku keren cuma tulisan White Horse di bodi samping, dari luar mesti di kira bule ni yang naik....hahahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18.00 WIB tepat meninggalkan Jogja, pukul 18.33 WIB lewat Muntilan, diblong ama travel Rahayu Persada...walah jann...kok pelan gini. Di luar masih ujan lumayan deres, gada yang menarik disini mending ngelungker di jok sambil nyoba buat tidur. Pukul 19.05an WIB nyampe di agen Magelang, di sini naik satu penumpang dan sialnya duduk disampingku persis. Kelegaan jadi agak berkurang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai Parakan lupa jam berapa, ada satu penumpang di baris tengah yang turun, penumpang yang tadi naik di Magelang pindah ke baris tengah. Ah..lega lagi ni, bisa ngelungker tiduran lagi... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kledung Pass, yang terletak ditengah-tengah Sindoro Sumbing mampir buat setor ke WC, sopir ga makan ternyata jadi langsung berangkat lagi. Perjalanan mudik kali ini cukup lancar, kecepatan rata 70an Km/Jam dan sesekali lebih dari itu. Dan sekitar pukul 22.00an WIB nyampe Kec. Mandiraja, tempat tinggalku yang kondang dengan ayam Bangkoknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total waktu 4 jam-an, cukup singkat untuk perjalanan mudik naik transportasi umum. Turun di pertigaan pasar Mandiraja terus dilanjutkan jalan kaki menuju rumah. Program perbaikan gizi langsung dimulai tepat setelah membuka pintu rumah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Joglosemaput Jogja - Banjarnegara : Rp 50.000 (sampai Pwkerto Rp 54.000)&lt;br /&gt;Alamat : Jl Magelang, perempatan Jombor ke selatan dikit. (0274) 623700&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-4242294267932163697?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/4242294267932163697/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=4242294267932163697&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4242294267932163697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4242294267932163697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/s-e-l-i-n-g-k-u-h.html' title='Joglosemaput'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-771698433845623358</id><published>2010-02-08T00:06:00.001-08:00</published><updated>2010-07-04T06:26:36.616-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Kantong Jebol ATM Dibobol</title><content type='html'>Rasa-rasanya yang bingung ga cuma orang yang gak punya duit, yang punya duit bejibun aja bisa puyeng bahkan sedeng gara-gara duit di ATM-nya jebol. Kenapa bisa? Gak tau, yang jelas belakangan ini banyak banget berita tentang jebolnya ATM, duit berjuta-juta ilang ga jelas. Katanya si karena nomor PIN-nya udah di scam (bener gak? CMIIW) Pokoknya dijebol gitu, jadi orang lain bisa ngambil duit di rekening kita becoz karena all about data elektronik ATM kita udah diketahui ama pembobolnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang jelas, pembobolan ATM tersebut juga sedikit banyak dikarenakan kebodohan pihak bank. Pihak bank sendiri yang menyuruh nasabahnya untuk menyebarluaskan nomor PIN-nya!! Gak percaya? Coba liat Bank BUKOPIN, dari namanya aja udah jelas banget; ”BUKOPIN”. Bukopin itu berasal dari dua kata : Buko (bahasa jawa, berarti Buka.Red) dan Pin, yang berarti nomor pin. Jadi arti keseluruhannya yaitu ”Buka Pin” , jadi sidang pembaca yan terhormat, bisa kira-kira sendiri kan kenapa banyak pembobolan ATM?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-771698433845623358?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/771698433845623358/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=771698433845623358&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/771698433845623358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/771698433845623358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2010/02/kantong-jebol-atm-dibobol.html' title='Kantong Jebol ATM Dibobol'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-4022343172459312277</id><published>2009-12-31T01:58:00.000-08:00</published><updated>2010-07-04T06:26:36.616-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Selamat Jalan Gus…</title><content type='html'>Menghabiskan masa kecil di lingkungan NU tak membuat Sugeng Prihastomo gentar untuk mendekati Ningrum, putri ketua Pimpinan Anak Cabang Muhammadiyah di desanya. Tekadnya bulat, kadang nekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Cinta tak mengenal aliran”&lt;/span&gt; Begitu kata Sugeng jika ditanya kenapa tetap nekat meski kedua orang tuanya melarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghabiskan masa kecil di Madrasah Ibtidaiyah yang kemudian diteruskan di Madrasah Tsanawiyah di lingkungan NU, mengenalkan Sugeng pada sosok yang membuat keyakinannya mendekati Ningrum semakin tinggi. Gus Dur, sosok yang membuat Sugeng yakin. Meskipun tidak mengenal secara langsung, dan hanya mendengar dari guru mata pelajaran Ke-Nu-an atau yang biasa disebut Nahdiyah, Sugeng begitu mengagumi sosok cucu pendiri NU itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sugeng hapal Mars NU, dan masih ingat betul arti logo NU yang berupa bola dunia dikelilingi tali tampar dengan 9 bintangnya itu. Tapi pengetahuannya tentang NU tersebut justru mendapat angin dorongan balik begitu mengenal Gus Dur. Baginya Gus Dur bukanlah sekedar ketua PBNU yang mengajar dan menyebarkan ajaran Ahlisunnah Waljama’ah NU. Gus Dur baginya lebih seperti cerminan apa itu pluralisme, yang penerapannya sungguh sangat kompleks. Gus Dur boleh dikatakan 'memiliki' NU, tapi NU tidak memiliki Gus Dur, karena Gus Dur milik semuanya bukan hanya kaum Nahdliyin saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekaguman akan sosok Gus Dur juga yang akhirnya membuat Sugeng rela menyisihkan sebagian uang sakunya untuk membeli biografi Gus Dur yang ditulis bule Greg Barton. Semakin yakin saja Sugeng tentang pemahamannya terhadap Gus Dur selama ini, pluralisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menyalakan TV, Sugeng menghirup teh anget buatan Ningrum sore itu. Terasa hambar, tak menyangka, dan terkejut melihat running text di salah satu stasiun berita. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Gus Dur Wafat&lt;/span&gt;. Singkat, tapi tak sesingkat kesedihan Sugeng yang kali ini tak tahan untuk membiarkan pipinya basah oleh air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan Gus....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-4022343172459312277?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/4022343172459312277/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=4022343172459312277&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4022343172459312277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4022343172459312277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/12/selamat-jalan-gus.html' title='Selamat Jalan Gus…'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-365749975232238397</id><published>2009-12-16T01:51:00.000-08:00</published><updated>2010-07-04T06:26:36.616-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Antara Amoeba dan Pintu Ajaib Doraemon</title><content type='html'>Pelajaran kedua dari Pak Hendro, sopir bus Sumber Kencono, yang bisa diambil hikmahnya adalah soal bagaimana mendahului kendaraan lain di depan. Hidup ini soal pilihan, begitu juga mengendarai bus. Terserah mo mendahului kendaraan di depannya atau lebih memilih &lt;span style="font-style:italic;"&gt;mlaku alon-alon asal kelakon&lt;/span&gt;. Ketika jalanan sepi dan relatif bebas hambatan, kita bisa memilih ngeblong dan kalo bisa mendahului kendaraan di depannya. Ini soal pilihan, dan inilah pilihan hidup. Bagaiaman kehidupan berjalan layaknya jalannya bus Sumber Kencono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan hidup, begitu saya menyebutnya. Perlu pilihan yang diambil dari keputusan-keputusan seksama ketika memutuskan. Ketika sebuah pilihan diambil, secara otomatis ada konsekuensi-konsekuensi yang mengikutinya di belakang. Ketika Pak Hendro memilih berjalan pelan dengan Sumber Kencononya, konsekuensi yang ada adalah soal lamanya waktu tempuh. Sekali lagi ini soal pilihan, pilihan yang tidak diputuskan dengan asal pilih tapi dengan menahan kantuk di tengah malam mengharap obrolan dari Sang Gusti lewat mimpi-mimpi di malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, saya ga bawa kamus bahasa arab sewaktu Gusti mengajak ngobrol malam itu, lewat mimpi tentunya. Hanya mengangguk dan tersenyum, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pejah gesang kulo nderek Gusti. Sendiko dawuh&lt;/span&gt;. Pilihan bersejarah dalam narasi kehidupan seorang anak manusia yang bermimpi menjadi orang berguna. Sadar, inilah waktu mewujudkan mimpi itu, membangunkan mimpi tanpa tidur itu. Inilah pilihan yang diambil. Sebuah pilihan yang mengawali sebuah konsekuensi yang harus ditempuh pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan saya adalah mengambil hape, lalu mengabarkan kabar kurang mengenakkan lewat ketikan jari jemari SMS; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Maaf, kereta itu terlalu sombong untuk mau menungguku barang sejenak”&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-365749975232238397?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/365749975232238397/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=365749975232238397&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/365749975232238397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/365749975232238397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/12/antara-amoeba-dan-pintu-ajaib-doraemon.html' title='Antara Amoeba dan Pintu Ajaib Doraemon'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-8532333174041940796</id><published>2009-12-02T20:27:00.000-08:00</published><updated>2009-12-02T20:29:38.828-08:00</updated><title type='text'>Enam Barang yang Sering Tertinggal di Prameks</title><content type='html'>Inilah enam kandidat barang-barang yang sering tertinggal di Prameks, siapa saja mereka? Langsung ke TKP Gan….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1.Helm yang dibawa mahasiswi cewek&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Model kaya gini jelas, biasanya rame pas akhir ama awal pekan. Bisa kuliah di Jogja rumah di Solo ataupun sebaliknya, trus mudik gitu naik Prameks. Bawaannya lumayan banyak, mungkin isinya cucian ya?hehehe… Naik Prameks kadang juga dianter ama pacarnya, sambil nunggu kereta datang ngobral-ngobrol sambil bawa helm. Pas di dalem kereta, pacaran masih tetep berlanjut lewat hape. Ada yang telpon, sms-an, ataupun chatting. Nah, pacaran model gini bikin lupa waktu, tau-tau udah nyampe. Pas nyampe itu, langsung cabut aja sambil masih pacaran via mobile, kelupaan tuh helm! Inget-inget pas dijemput ama pacar keduanya di stasiun tujuan….Lho helmku mana? Hahhahahahha!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2.Helm yang dibawa buruh migran Jogja-Solo yang mo sekalian main&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini gak aneh lagi, soalnya buruh migran Jogja-Solo hampir setiap hari naik Prameks dan ga pernah bawa helm. Nah, biasanya tu pas akhir pekan abis pulang kantor pada janjian main kemana gitu, nonton wayang apa dangdutan di THR Purawisata ato mejeng di bonbin (tak lagi) Gembira Loka. Karena ga biasa bawa helm, nyampe stasiun tujuan langsung aja turun dan meninggalkan rejeki helm bagi yang lain…Ck…Ck..Ck..baik banget ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3.Helm yang dibawa turis lokal cewek&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kejadian kaya gini biasa terjadi ama geng-geng cewek SMA yang terpisah karena ga lulus di universitas yang sama. Menimpa mahasiswi-mahasiswi semester awal, ceritanya dulu pas SMA bareng tapi pas masuk universitas pisah-pisah gitu. Akhir pekan pengen reunian di Jogja atau Solo naik Prameks, trus bawa helm ditaruh dibagasi atas. Saking semangat dan senangnya bakal ketemu sohib kentel, nyampe stasiun ga inget lagi ama helm-nya…biasanya diperparah dengan telpon-telponan sambil jalan keluar stasiun…”Cin, kamu dimana?? Aku uda nyampe Stasiun ni, km udah berangkat njemput aku kan??” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4.Helm dengan pemilik penakut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Takut ilang maksudnya, jadi timbang takut ilang di parkiran stasiun mending dibawa aja. Biasanya helmnya dibungkus khusus pake tas helm, merk-merk yang agak mahal juga. Kaya INK, Arai, Caberg. Kalo helm gratisan pabrikan sampe takut ilang itu mesti ada jimat didalamnya…. Pemilik helm kaya gini biasanya selalu was-was, dikit-dikit nengok ke atas meriksa helm-nya masih ada ato ngga. Awalnya masih rajin meriksa helm-nya, tapi lama-lama bosen juga kok masih ada terus helm-nya (hehhee....) jadi mpe stasiun tujuan malah udah lupa sama sekali ama itu helm. Singkat cerita melayanglah ratusan ribu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5.Helm yang emang sengaja ditinggal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Emang ada? Ada donk, tapi ini rahasia ya... jangan bilang siapa-siapa, Oke? Ini sebenarnya model transaksi baru, transaksi apa aja pokoknya. Jadi misal penjualnya naruh barang pesenan di dalem helm yang ditaruh di bagasi atas itu, nah ntar pembelinya tinggal ngambil aja pura-puranya itu helm sendiri. Tentunya sebelum itu sudah saling kontak-kontakan gimana teknisnya, helm yang mo diambil kaya apa. Model baru ni Gan, gratis helm...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6.Kenapa semuanya helm?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebelum artikel ini diketik, penulis telah mengamati selama kurang lebih 6 bulan barang-barang apa aja yang sering tertinggal di Prameks. Dan dari penelitian observasi itu didapat hasil kalo helm menjadi primadona barang yang sering tertinggal, hasil penelitian itu termasuk juga bahwa melakukan penelitian di Prameks ternyata bisa jadi lupa kalo bawa helm.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-8532333174041940796?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/8532333174041940796/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=8532333174041940796&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8532333174041940796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8532333174041940796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/12/enam-barang-yang-sering-tertinggal-di.html' title='Enam Barang yang Sering Tertinggal di Prameks'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-3180066704710304332</id><published>2009-11-25T00:03:00.000-08:00</published><updated>2010-07-04T06:26:36.617-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Korban Qurban</title><content type='html'>Trotoar beralih fungsi menjadi etalase kambing dengan semerbak wangi tai kambing. Kambing qurban itu mengorbankan kepentingan pejalan kaki macam saya, sumpah njiji’i banget baunya. Wajah kota semakin ramai dengan kebisingan embeeeeeeeeek di segenap penjuru, bersaing dengan klakson dan teriakan kondektur Kopata Jalur 7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentar lagi Qurban ya, perut mungkin tak lagi akrab dengan nasi telor atau Indomie selama semingguan, penjual sate gule juga mungkin beralih jualan voucher pulsa aja. Yang laris penjual odol, arang, ama tusuk gigi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qurban memberi makna bagi setiap insan penikmat rasa.  Lucu rasanya ngeliat hampir semua orang makan daging, kaya lagi jatuh cinta tai kucing berasa coklat. Di hari raya Qurban sayur kangkung juga berasa prengus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat hari raya Qurban, jangan lupa gosok gigi setelah makan.&lt;br /&gt;Semoga kita semua mampu menyembelih sifat kebinatangan dari dalam diri kita masing-masing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-3180066704710304332?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/3180066704710304332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=3180066704710304332&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3180066704710304332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3180066704710304332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/11/korban-qurban.html' title='Korban Qurban'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-4744664367204069977</id><published>2009-11-24T21:05:00.000-08:00</published><updated>2010-07-04T06:27:27.497-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iklan'/><title type='text'>Ini Blekberi, Bukan Hape</title><content type='html'>Sekarang banyak orang megang kondom hape warna-warni. Di kereta, mall, pemakaman umum, bahkan di Toliet banyak yang nenteng itu hape berkondom warna-warni aneka rupa, padahal dulu orang paling males kalo hape ditenteng kaya gitu, biasanya dimasukin kantong saku celana. Warnanya yang rame, ada biru, ungu, kuning, merah, pink, bikin silau mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala nenteng-nenteng hape kaya gitu dimulai dari demam Blekberi dengan tombol QWERTY-nya. Ukuran yang lebar jadi susah kalo dimasukin ke saku celana yang bikin banyak orang nenteng hape, selain gaya tentunya….Blekberi dab! Larang regane….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi itu dulu, sekarang banyak Blekberi abal-abal buatan China yang model dan bentuknya mirip banget Blekberi asli. Situasinya kaya rame-ramenya motor China dulu. Semuanya ngandelin keypad QWERTY, tinggal dibungkus kondom warna-warni orang ga tau itu Blekberi apa Nokia seri E, apa hape China. Keren kan? Harga murah penampilan mewah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke Blekberi, orang bangga banget sekarang kalo punya Blekberi. Ga mo nyebut hape lagi….&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Eh Blekberiku dimana ya?”&lt;/span&gt; nyebutnya gitu, coba bandingin ama pemilik (katakanlah Nokia), mesti bilangnya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Eh Hapeku dimana ya?”&lt;/span&gt;. Nah tu kan, Blekberi itu bukan hape….ada juga istilah lain yang orang suka nyingkat Blekberi jadi BeBe, kalo dulu bilangnya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Ntar gue SMS-in alamatnya….”&lt;/span&gt; Sekarang ganti istilah jadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Ntar gue BB-in alamatnya…..”&lt;/span&gt; Apik yo, ada kaya diferensiasi buat pemilik Blekberi, lebih prestis, gengsi dan kliatan keren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin itu yang diliat ama produsen Samsung, ga ngeluarin Hape tapi ngeluarin CORBY ke pasaran. Hape jadi ada “namanya”, beli Corby, bukan beli Hape!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong, Corby gue dimana ya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-4744664367204069977?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/4744664367204069977/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=4744664367204069977&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4744664367204069977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4744664367204069977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/11/ini-blekberi-bukan-hape.html' title='Ini Blekberi, Bukan Hape'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-2657338751455722998</id><published>2009-11-23T22:04:00.000-08:00</published><updated>2010-07-04T06:26:36.617-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Penjual Indomie</title><content type='html'>Hati nurani saya berkata, ini seperti Indomie yang dibagi-bagikan gratis buat korban gempa yg bisa berakibat sistemik, kenapa dijual di warung Burjo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya agak aneh, bau nyinyir dan penuh kebohongan. Tak lagi berasa bawang goreng dan kriuk yang kriukkriuknya katanya lebih banyak 3x.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan-jangan ini Indomie kadaluarsa? Bisa sakit perut rakyat Indonesia kalo kaya gini...Ah, gelengkan kepala dan katakan TIDAK pada Indomie kadaluarsa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lidah pun tak lagi berasa, padahal perut melilit penuh harapan. Tapi apa daya sepiring Indomie terasa begitu lama dibuatnya! Gila...ini gila, sepiring Indomie akhirnya tersaji setelah rasa lapar ini hilang seminggu lamanya menunggu pesenan datang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heran saya sama penjual Indomie ini, pembelaan datang dengan begitu cerdas! Penuh kalimat retoris yang isinya hampir sama kaya buku PMP jaman saya SD dulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata teman sebelah bangku; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;”ini perumpaan orang yang mo nendang di depan gawang tapi gak langsung nendang, gocek kanan kiri dulu!” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah, gak ngerti apa maksud temen saya itu. Lha wong saya pesen Indomie sepiring yang lama banget datangnya kok dihubung-hubungkan ama main bola?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Sambil nyanyi kayanya.....”&lt;/span&gt; batin ikut-ikutan mikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, penjual Indomie itu kan terkenal suka nyanyi, udah bikin album malah. Denger-denger mo bikin album ke-4 lagi. Jangan-jangan dia tadi bikin Indomie pesenanku sambil nyanyi?? Wah Jian....pantesan lama banget!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-2657338751455722998?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/2657338751455722998/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=2657338751455722998&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2657338751455722998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2657338751455722998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/11/penjual-indomie.html' title='Penjual Indomie'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-1143391117432956632</id><published>2009-11-19T23:24:00.001-08:00</published><updated>2010-07-04T06:26:36.617-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Emak Pengen Naik Haji di 2012</title><content type='html'>Sebenere ga cuma Emak, saya juga kepengen. Kalo bisa lebih cepat dari itu dan bisa sesering mungkin, tapi saya cuma buruh migran yang buat beli sandal jepit aja nunggu sandal lama jebol. Tapi kuasa Gusti siapa tahu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil nunggu tahun 2012, mending nikmati hidup dengan nonton 2012. Film yang penuh konspirasi tinggi demi tujuan bisnis yang ujung-ujungnya duit. Seandainya strategi marketing film 2012 ini dimasukin ke entry Citra Pariwara pasti bakalan menang. 2012 bercerita soal ”bencana kecil” yang dikemas sedemikian rupa lewat konspirasi tadi sehingga kesannya di tahun 2012 itu bakalan kiamat. Tapi kalo udah nonton tu film, malah jadi kepikiran kalo ini plagiat dari ceritanya Nabi Nuh....ah semoga gada yang minta royalti. Ya, ini kaya cerita Nabi Nuh yang dikemas dengan konteks masa kini, dengan sudut pandang orang Holiwud yang selalu membuat Paman Sam jadi pahlawan. Secara efek emang top markotop, bingung dan ga kepikiran gimana bikinnya. Bisa ngasih gambaran sewaktu kecil pas disuruh ngapalin Q.S Al-Zalzalah yang bercerita soal kiamat. Sungguh, saya jadi bisa mbayangin ntar kalo kiamat beneran kaya apa. Angkat jempol buat yang bikin efek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu cuma penggambaran ”bencana kecil” yang dibuat oleh manusia. Gimana dahsyatnya kiamat yang dibikin oleh Gusti, sang pencipta umat manusia? Pasti lebih keren lagi ya.... Lewat film 2012 harusnya guru-guru di sekolahan bisa memberi gambaran kiamat, lumayan kan jadi ga perlu ngomong panjang lebar kalo gunung bergulung-gulung, air laut tumpah dsb. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film Nabi Nuh masa kini ini bisa dibilang sempurna untuk penggambarannya, walo kadang mustahil juga gimana sebuah mobil bisa lolos dari gempa super dahsyat begitu. Hal lain yang bikin ga sempurna justru dilakukan oleh penerjemahnya, yang orang Indonesia, ahahhahahaha....Indonesia bikin karya apik jadi ga apik lagi. Disuatu adegan, ada terjemahan yang nulis ”PREDISEN” ... salah ketik tu, harusnya PRESIDEN.....tapi tak apalah, soalnya seorang ilmuwan muda lebih berharga daripada 20 politisi tua...ga nyambung kan? Emang...tinggal disambung-sambungin aja kaya film 2012, dari kalender suku Maya bisa disambung-sambungin ama kiamat terus dibikin film yang gila secara marketing dan efek kaya gini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kapan kiamat itu? Entahlah, mungkin kalo Kupat Tahu tak lagi nikmat...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-1143391117432956632?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/1143391117432956632/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=1143391117432956632&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1143391117432956632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1143391117432956632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/11/emak-pengen-naik-haji-di-2012.html' title='Emak Pengen Naik Haji di 2012'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-2981233125966914219</id><published>2009-11-19T23:21:00.000-08:00</published><updated>2010-07-04T06:27:27.497-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iklan'/><title type='text'>Life Isn’t Only For Bre(ad)</title><content type='html'>Sugeng hampir aja keselek mendengar pertanyaan Simbah Kakungnya; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Kopiraiter? Apa itu?” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bingung gimana harus njawabnya. Terlihat sederhana, tapi menjadi rumit ketika harus menjelaskan jenis pekerjaan yang ga tertulis di kitab suci buat Simbah yang hampir seluruh hidupnya didedikasikan buat kemajuan agama. Pendiri dan pembawa aliran Nahdlatul ‘Ulama di Kabupaten Banjarnegara itu tentu ga ngerti apa itu Kopiraiter, di kitab kuning gundul, tafsir Jalalain Jalaluddin As-Suyuthi, Al-Mishbah, ataupun Ibnu Katsir jelas ga dijelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Itu bikin tulisan buat iklan Mbah”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simbah hanya manggut-manggut entah mengerti entah tidak. Biarlah, yang penting Simbah ga nanya-nanya pekerjaannya lagi. Tapi rupanya Simbah begitu penasarannya ama Kopiraiter, nanya lagi;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Kopiraiter bisa jadi PNS gak?” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hahhahahahhaa....Sugeng ketawa ngakak sampe lupa adab kesopanan di depan orang tua kaya Simbahnya. Upss, Sugeng segara tersadar melihat mimik heran Simbahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Enggak Mbah, gada Kopiraiter yang PNS...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Ya...kalo bisa kamu jadi PNS Geng, biar enak, nyaman, tuanya terjamin”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Nggih Mbah”&lt;/span&gt; jawab Sugeng berharap segera mengakhiri obrolan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sugeng pamitan ama Simbahnya, dia mau magang 3 bulan di sebuah biro iklan di Jakarta, deket kantor KPK katanya, belakang Setia Budi. Meminta doa restu ama Simbah sudah jadi kebiasaan Sugeng, biasanya sehari sebelum berangkat pamitan sekedar ngobrol ngalor ngidul sambil mijitin Simbah. Ngobrol ama Simbah membuat Sugeng membumi, sedikit ngerti gimana prihatinnya hidup yang cuma &lt;span style="font-style:italic;"&gt;nunut ngumbe&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan besok malam Sugeng berangkat ke Jakarta, mencoba mengejar cita-citanya jadi pekerja iklan. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Hidup untuk iklan dan menghidupi periklanan”&lt;/span&gt; Kata Sugeng suatu waktu. Entah darimana Sugeng bisa begitu senengnya ama iklan, padahal dulunya cuma anak kampung yang sebel kalo lagi liat Ksatria Baja Hitam terganggu ama iklan. Tapi sekarang Sugeng beda, jadi demen banget ama iklan, iklan, dan iklan. Seakan-akan acara tv itu cuma selingan buat nunggu datangnya iklan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*******************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sugeng terbangun mendengar hapenya berdering, hari Sabtu gini biasanya Sugeng tidur mpe siang. Istirahat total setelah Senin mpe Jumat kerja magang yang pulangnya mesti sampe malam, kadang nginep malah. Tapi kerja lembur gitu justru kebahagiaan buat Sugeng, walo dia juga tau kalo kebahagiaan dan kesedihan itu amat tipis. Simbah yang ngajari, itu yang bikin Sugeng sekarang menangis di sela kesunyian Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;"Balik sekarang, Simbah Kakung meninggal......"&lt;/span&gt; terucap dalam ujung telepon.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-2981233125966914219?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/2981233125966914219/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=2981233125966914219&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2981233125966914219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/2981233125966914219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/11/life-isnt-only-for-bread.html' title='Life Isn’t Only For Bre(ad)'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-8867838991706611706</id><published>2009-11-18T00:13:00.004-08:00</published><updated>2010-07-04T06:26:36.618-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Jogja Hujan Sore Ini</title><content type='html'>Karena Jogja hujan sore ini, bukan kemarin atau lusa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Jogja hujan sore ini, menyadarkanku bertapa silaunya Mentari yang membuatku sedikit gamang; mungkinkah kusapa Mentari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Jogja hujan sore ini membuatku mundur selangkah untuk kemudian mundur dua langkah lalu balik kanan. Meninggalkan harapan yang bermakna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Jogja hujan sore ini, meyakinkanku betapa tingginya Mentari itu, tak mungkin kusapa. Biarlah menjadi embun yang menyejukkan tanpa dimiliki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Jogja hujan sore ini&lt;br /&gt;bersama Cinta Sebening Embun; Ebiet G Ade&lt;br /&gt;14.55 WIB&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-8867838991706611706?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/8867838991706611706/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=8867838991706611706&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8867838991706611706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8867838991706611706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/11/jogja-hujan-sore-ini.html' title='Jogja Hujan Sore Ini'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-6447916168694876184</id><published>2009-11-18T00:13:00.003-08:00</published><updated>2010-07-04T06:27:38.390-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pramekers'/><title type='text'>Sebenarnya</title><content type='html'>Sebenarnya saya pengen ngasih kursiku buat gadis yang berdiri di depanku, tapi entah kenapa rasa malu mengalahkan kebaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya saya malu harus duduk nyaman sambil baca Tempo sementara gadis itu berdiri di depanku persis, tapi entah mengapa ego membacaku mengalahkan rasa kepatutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya saya kurang memikirkan patut ato ngga patut, ketika banyak cowok lain yang juga duduk diam tanpa memberikan kursinya untuk gadis itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya saya masih kepikiran gadis itu, sampe sekarang. Kenapa saya ga berani menawarkan kursi itu buatnya? Takut kalo gadis itu malah nolak duduk? Entahlah, yang jelas saya malu, enggan, dan takut menawarkan kursi itu. Semoga niat baik tetap mendapat pahala, dan semoga esok kita bertemu lagi kawan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Prameks&lt;br /&gt;18 November 2009&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-6447916168694876184?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/6447916168694876184/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=6447916168694876184&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6447916168694876184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6447916168694876184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/11/sebenarnya.html' title='Sebenarnya'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-370631412324851969</id><published>2009-11-18T00:13:00.001-08:00</published><updated>2010-07-04T06:26:36.618-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Ketika Tegangan Listrik Turun</title><content type='html'>Sumpah serapah caci maki bercampur dengan penghuni kebun binatang yang hampir bangkrut plus berderet-deret tanda seru diakhir kalimat mewarnai kubikel ketika mak jegagik listrik mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How iki? Kerjaan lum dSave je…apadaya daya litrik PLN turun dan bahkan mati. Matinya listrik mematikan kreativitas anak bangsa, membuat sambungan internet down lagi, dan penyesalan tiada akhir ketika hasil karya masterpiece belum disimpan. PLN mungkin bisa diplesetkan jadi Perusahaan Lilin Negara. Ah...ga kreatif, masa daridulu itu-itu aja plesetannya, cari yang lainnya dong! PLN itu.... Pancen Lebay Nyatane...nek iki bener-bener lebay. PLN itu...apa ya? Pala Lu Nyungsep?? Hahahahha....Gada ide ni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo listrik udah tewas, yang bisa dilakuin cuma main kentongan pura-pura jadi tukang mie ayam, ato kalo ga ngasah otak main catur. Tapi kalo catur, entah kenapa penonton selalu merasa lebih pinter daripada yang main. Yang lain aja deh, ada monopoli yang lagi booming di ruang kreatif dan mengalahkan game aneh pokemon!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Listrik mati bikin hasrat terkubur dalam lapisan tanah paling bawah, susah keluar lagi. Seperti matinya kelinci ditangan sang penjagal yang sama sekali tak meninggalkan lenguhan kesakitan. Menulis pun tak lagi bisa, padahal menulis bisa jadi terapi kesehatan yang sungguh menyehatkan. Marah disalurkan lewat nulis, sedih nulis, lagi sebel nulis. Beneran, nulis bisa buat terapi. Ibarat kata, marahku adalah menulis!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Listrik mati bikin ga update, jadul, dan ketinggalan informasi (bedanya ama update apa?) Lha piye maning, jadi ga bisa update status fesbuk padahal penggemar udah nunggu pengen komentarin. Listrik mati bikin ga tau sekarang Anggodo lagi ngapain, padahal udah follow tewitternya. Ahh...kacau deh pokoknya, kalau sudah gitu mending berlalu sambil makan tahu (ini dapat dari temen, cuma lupa dimana...hahahha) Kebetulan hari ini penjual Kupat Tahu lewat lagi setelah beberapa minggu ga nongol2 batang gerobaknya!! Hahhaha...Kupat Tahu sang penolong datang tanpa lolongan panjang di malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Listrik mati juga bikin waktu berjalan lambat selambat Prameks lawas. Ngomong-ngomong soal Prameks, sudah lama saya ga naik. Gimana kabarnya tu gadis berkepang kuda....entahlah, yang jelas sekarang listrik mati dan saya matikutu dibuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari Sholat aja, Ashar sudah mendekat sementara Maghrib tetap pada tempatnya.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-370631412324851969?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/370631412324851969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=370631412324851969&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/370631412324851969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/370631412324851969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/11/ketika-tegangan-listrik-turun_18.html' title='Ketika Tegangan Listrik Turun'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-8874066793193943372</id><published>2009-11-18T00:12:00.001-08:00</published><updated>2010-07-04T06:26:36.618-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Terkenang Masa SMA</title><content type='html'>Bagi sebagian orang, jaman-jaman SMA dulu adalah jaman yang paling nyenengin. Jaman SMA adalah jaman dimana pertama kali jatuh cinta (udah telat ya? harusnya pas SMP), mbolos sekolah buat main dingdong, bikin surat ijin palsu nyuruh temen yg bisa nulis latin, tawuran ama anak STM, buku dilipat dimasukin kantong saku belakang, naik bis ga bayar, makan di kantin pura-pura lupa ga bayar, ngumpetin VCD porno dibalik poster pahlawan ato peta Indonesia, nambel celana sobek pake tensoplast, upacara ga bawa topi, dan…..masih banyak kelakuan bejat lainnya….hahahahaha…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu SMA di SMANSABARA, kepanjangan dari SMA 1 (dibaca satu ya) Banjarnegara. Ga tau kenapa dinamain SMA 1, padahal gada SMA 2 ato 3 Banjarnegara. Biar kliatan keren kali ya, coba aja ke TKP Gan….http://sman1-bna.sch.id/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk angkatan 2002, sebagai satu-satunya murid dari sebuah Madrasah Tsanawiyah di kecamatan kecil, saya anak kampung pokoknya. Gada teman sesekolahan yg bareng di Smansabara. Sedang teman-teman lain sedikit sombong memperlihatkan Badge sekolah SMP terbaik di kabupaten yang udah kaya pindah kelas aja ke Smansabara. Agak kuper juga, tapi biarlah toh sekarang sama-sama di Smansabara gitu dulu pikirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gada sesuatu yg istimewa dari sekolahanku ini kecuali WCnya, SMA yang katanya terbaik ini mempunyai WC terburuk!! Gada air, pesing, kotor, dan penuh coretan. Dari coretan salam-salaman ga jelas sampe sumpah serapah. Kalo udah kebelet pipis apa boker, udah deh…tahan sampe jam pulang trus ngelampiasin di rumah. Kalo pipis masih mending bisa asal buang terus disiram pake aqua, lha kalo pengen boker itu yang bikin gadis manis di kursi sebelah jadi ga keliatan manis lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong soal cewek, di kelasku dulu banyak yg jadi primadona sekolah.Hahahaha…dulu ada temenku yang jadi idola angkatan atas. Anaknya emang cantik, santun, udah gitu pake jilbab lagi. Namanya Shely, cari aja fesbuknya ada di friendlistku…hehehe…sory Shel! Ada lagi Viranika, nama yang keren untuk jaman itu , lengkapnya Viranika Dian Ervana. Ni anak sumpah dulu manis banget (sekarang juga masih), sempet naksir tapi ga berani ngomong….hahahaha….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk kelas 3 udah mulai keliatan bejatnya, tapi tetep pinter kok. Buktinya yang dulu 2 tahun ga pernah dapat ranking di kelas 3 malah masuk 3 besar!!hehehe…selain tetep pinter dan tambah bejat, kelas 3 juga udah mulai kenal apa itu prioritas. Dulu, kalo jam pertama ada pelajaran yang (menurutku) lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya, mending sengaja telat trus ga masuk dan nongkrong di perpus. Udah dingin pake AC, lebih bermanfaat lagi. Itu dulu sering banget kaya gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bejat-bejat gini pernah ikutan ROHIS (Rohaniah Islam) jadi sekretaris pula, hahahha….yg dibikin pertama kali dulu “iklan buka bersama”. Iklan paling keren selama sejarah ROHIS Smansabara…..sedikit lebay tapi tak mengapa. Bikinnya pake Microsoft Word, belum kenal Corel apalagi Potosop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang patut dibanggain pas SMA dulu cuma kedekatanku ama sopir dan kondektur Bis. Beneran, dulu berangkat mesti butuh perjuangan. Ngejar bis yang kadang sok jual mahal gak mau ngangkut anak sekolahan (bayarnya setengah si…) Hampir 3 tahun bergelantungan dari satu bis ke bis yang lain jadi bkin kenal banyak dan banyak kenal kru bis. Jadwal bis aja mpe apal…jam segini yang lewat bis apa, abis itu bis apa..itu apal diluar catatan, udah kaya timer pinggir jalan. Pulang sekolah jam setengah dua bisa tau bis apa yang mo lewat. Kalo kebetulan kenalan yang lewat gratis ongkos bukan suatu hil yang mustahal….hehehhe…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-8874066793193943372?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/8874066793193943372/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=8874066793193943372&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8874066793193943372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8874066793193943372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/11/terkenang-masa-sma_18.html' title='Terkenang Masa SMA'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-8057562469871806955</id><published>2009-11-16T00:39:00.000-08:00</published><updated>2010-07-04T06:26:36.619-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Mimbar Jumat Pembuang Penat</title><content type='html'>Jumatan kali ini gak bikin mata sepet pengen tidur. Beneran, gada lagi manggut-manggut menahan kantuk yang bikin kotak infak tertahan lajunya. Jumat kali ini juga ga telat lagi, adzan terdengar langsung di dalam masjid, bukan dari kubikel ini. Jumat kali ini mampu membuang penat akibat kebodohanku sendiri yang sering kumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat baru menyadarkanku dari kehilangan ini. Kehilangan sosok yang membuka kebahagiaan dan memberi arti hidup. Dialah Gusti, temen dekat yang kini jauh dan saya lupakan. Entahlah, tanpa sadar kesibukan membuatku melupakan Gusti, tak pernah menyapa apalagi berkirim salam. Sampe tadi siang sebelum Jumatan sahabat itu menyadarkanku dan membuatku sejenak cengeng, lalu menitikkan air mata. Sungguh mata dan bathin saya menangis mendengar ucapannya; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Titip salam buat Gusti Alloh, saya kangen denganNya”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sederhana, dan mungkin tanpa maksud mengatakan begitu. Tapi sungguh bikin &lt;span style="font-style:italic;"&gt;”mrebes mili”&lt;/span&gt; . Terngiang-ngiang sepanjang khotbah. Gusti menyapaku lewat orang lain. Saya lupa punya Gusti, pemilik kehidupan ini. Saya lupa ada Gusti, yang mengatur kehidupan ini. Saya kangen ama Gusti? Kapan? Entah kapan terakhir kali saya kangen dan merindukan Gusti......lalu, Gusti sendiri kangen ama saya gak ya? Kalo boleh ge-er, Gusti pasti kangen, soalnya Dia datang lewat teguran bertubi-tubi yang menyehatkan belakangan ini. Pertanda kedatangan Gusti lewat nyanyian yang menyembuhkan dari sakit berkepanjangan. Terima kasih Gusti, Engkau tidak lupa dengan teman kecilMu ini...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-8057562469871806955?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/8057562469871806955/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=8057562469871806955&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8057562469871806955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8057562469871806955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/11/mimbar-jumat-pembuang-penat.html' title='Mimbar Jumat Pembuang Penat'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-8530293275055331478</id><published>2009-11-10T23:02:00.000-08:00</published><updated>2010-07-04T06:26:36.619-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Mempersiapkan Kematian</title><content type='html'>Hidup sebenarnya cuma mampir minum, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;nunut ngumbe&lt;/span&gt; kata orang jawa. Dan setiap hari kita mempersiapkan kematian kita sendiri-sendiri dengan cara kita masing-masing. Bukan pertanyaan sederhana ketika mungkin temanmu berkata sudah siapkah kita menghadapi kematian? Dengan jalan apa kamu menjemput ajal itu?. Saya yakin, sedikit yang bisa menjawab dengan lancar layaknya ujian tengah semester kemaren itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari mempersiapkan kematian, sebelum ajal itu datang menjemput. Dan inilah kisah kematian sebuah Perusahaan Otobus yang menempuh trayek Jogja-Purwokerto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 90-an siapa yang tidak kenal Po. Raharja? Sebuah perusahaan otobus yang bermarkas di Kulon Progo ini adalah penguasa jalur patas AC Jogja-Purwokerto. Mungkin beberapa pembaca juga masing ingat dengan Bu Indah, satu-satunya sopir wanita di        Po. Raharja yang berangkat jam 6 pagi dari Terminal Jogja (Bu Indah sekarang uda pensiun setelah suaminya yang juga sopir di Po. Raharja meninggal sewaktu menjalankan tugas). Nama RAHARJA adalah manifestasi sebuah kenyamanan, kecepatan, dan sedikit kesombongan di jalan raya. Menikmati mesin Hino yang sedang jaya-jayanya pada masa itu ditemani sebotol Coca-Cola plus semilir AC membuat penumpang sedikit mendongakan kepala ketika kebetulan bersebelahan dengan bus ekonomi di lampu bangjo. Hampir seluruh jam trayek Jogja-Purwokerto (dan sebaliknya) dikuasai oleh Po. Raharja, gada bus sejenis yang berani mengganggu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, semuanya sedang menyiapkan kematian dengan caranya masing-masing. Mempertahankan lebih sulit dari meraihnya, dan kesuksesan Po. Raharja membuat Juragannya terlena. Ya, bisnis kayu jati rupanya membuat Juragan Po. Raharja sejenak untuk kemudian terlena sepenuhnya. Juragan lebih memilih bisnis kayu daripada mempertahankan kesuksesan Po. Raharja. Ikutnya Juragan ke dalam bisnis kayu lebih banyak didukung oleh kenalnya sang Juragan dengan pejabat pemerintah. Tau sendiri kan, HPH susah kalo ga kenal petinggi... Perkenalannya dengan petinggi pemerintah rupanya ikut menyeret Juragan ke kancah politik. Pada waktu pemilihan Bupati Kab. Banjarnegara, Juragan Po. Raharja membantu Pak Djasri untuk maju menjadi bupati (akhirnya Pak Djasri berhasil menjadi bupati). Tapi inilah yang membuat Po. Raharja kehilangan prioritasnya, garasi di Kulon Progo sudah berganti kandang kayu, bus-bus tak lagi minum solar, beralih ke irex. Kondisi bus gak kerawat, kadang malah banyak kecoanya, televisi sekedar pajangan tanpa pernah mengeluarkan suara dan gambar (Cerita ini sebelas duabelas dengan Po. Dieng Indah di Wonosobo yang juga bangkrut setelah Juragannya ikut politik). Po. Raharja kehilangan positioningnya dan kehancurannya makin nyata ketika 13 trayek Jogja-Purwokerto dijual ke Po. Efisiensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisa-sisa kejayaan Po. Raharja saat ini sedikit terlihat sewaktu pemberangkatan Jama’ah Haji. Walo lebih dikarenakan kedekatan Juragan dengan petinggi pemerintah, Po. Raharja masih saja dipakai buat nganter para Jama’ah Haji ke Bandara Adi Sumarno Solo. Tercatat Kab. Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, dan Bantul masih menggunakan Po. Raharja, entahlah yang jelas saya merasa kasihan dengan Jama’ah Haji, cobaan sudah datang di kampung halaman.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-8530293275055331478?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/8530293275055331478/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=8530293275055331478&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8530293275055331478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/8530293275055331478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/11/mempersiapkan-kematian.html' title='Mempersiapkan Kematian'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-6918448808570995816</id><published>2009-10-25T23:10:00.000-07:00</published><updated>2010-07-04T06:26:36.619-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Saya, Pengendara Sepeda Motor</title><content type='html'>Saya pengendara sepeda motor, mendapat sertifikat Bintang 4 dari Paguyuban Sopir Sumber Kencono karena berhasil menempuh perjalanan Solo – Jogja dengan motor dalam waktu 53 menit 37 detik; yang berarti mengalahkan waktu tempuh Bus Sumber Kencono yang “hanya” 55 menit 11 detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pengendara sepeda motor,&lt;br /&gt;tapi tidak membiarkan kepala saya polos begitu saja tanpa helm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pengendara sepeda motor,&lt;br /&gt;tapi tidak membiarkan motor saya kesepian tanpa kedua spion di kanan dan kiri stang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pengendara sepeda motor,&lt;br /&gt;tapi tidak pernah mendahului kendaraan di depan dari sisi kiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pengendara sepeda motor,&lt;br /&gt;tapi tidak pernah membiarkan lampu sein tidak menyala sewaktu menyalip&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pengendara sepeda motor,&lt;br /&gt;tapi tidak pernah membawa beban melebihi kapasitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pengendara sepeda motor,&lt;br /&gt;tapi tidak sombong dengan menyalakan lampu utama di malam hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pengendara sepeda motor,&lt;br /&gt;tapi tidak angkuh dengan memberi kesempatan pengendara lain untuk mendahului&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pengendara sepeda motor,&lt;br /&gt;tapi tidak pernah SMS-an, Telpontelponan, Fesbukan, apalagi posting blog sewaktu melaju diatas motor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pengendara sepeda motor,&lt;br /&gt;tapi tidak pernah memegang grip gas dengan terbalik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pengendara sepeda motor, dan tetap ngGanteng dengannya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-6918448808570995816?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/6918448808570995816/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=6918448808570995816&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6918448808570995816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/6918448808570995816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/10/saya-pengendara-sepeda-motor.html' title='Saya, Pengendara Sepeda Motor'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-7501403007768370960</id><published>2009-10-23T03:11:00.000-07:00</published><updated>2010-07-04T06:28:24.998-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Lidah Berjanji, Hati Mengingkari</title><content type='html'>Apa yang menurut kita terbaik, belum tentu menjadi pilihan yang sama bagi orang lain. Begitu juga sebaliknya, yang terlihat jelek bagi kita bisa saja begitu menariknya bagi orang lain. Karena itulah pilihan, dan kita bebas saja menentukan pilihan. Dengan berbagai macam pertimbangan sebelum akhirnya kita menentukan kata sepakat untuk suatu pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentari, gadis berkepang kuda itu, suatu ketika dalam obrolan penuh obral pernah berjanji takkan pernah sekalipun tertarik mencoba kehebatan deru mesin Mercedes Benz OH1525 euro3 kepunyaan Efisiensi. Mentari terlalu bangga dengan Hino RK8 dibalut body Adi Putro Marcopolo yang banyak dipakai oleh Rosalia Indah. Namun, kenapa sekarang kau duduk di sebelahku dalam perjalanan pulang menuju Yogyakarta berteman gairah deru mesin Efisiensi? Sudah lupa dengan Rosalia Indah?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-7501403007768370960?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/7501403007768370960/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=7501403007768370960&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7501403007768370960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/7501403007768370960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/10/lidah-berjanji-hati-mengingkari.html' title='Lidah Berjanji, Hati Mengingkari'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-9019710447955792052</id><published>2009-10-23T03:08:00.000-07:00</published><updated>2010-07-04T06:28:58.170-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pramekers'/><title type='text'>Haryanto, Drs</title><content type='html'>Perkuliahan, apa itu perkuliahan? IMHO, perkuliahan adalah kegiatan pembelajaran baik di dalam kelas ataupun di luar. Kegiatan ini ditujukan untuk mendukung pembelajaran antara mahasiswa dan dosen. Dosen, siapa itu dosen? Menurut penjelasan Bpk. Wedus (Bapak ini selalu bilang Wedus...Wedus...dan Wedus dalam setiap kesempatan, makanya lebih terkenal dg panggilan Wedus), peranan adalah fungsi dari suatu status. Jika statusnya menjadi seorang dosen, maka dosen berfungsi mengajar dan memberi pembelajaran. Jadi, dari penjelasan Bpk Wedus tadi, bisa ditarik kesimpulan kalo dosen adalah orang yang mengajar di dalam kelas perkuliahan. Lalu, bagaimana jika dosen tidak ada? Ya jelas, tidak ada pembelajaran dan kegiatan menuju perbaikan dan kebaikan di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah cerita yang terjadi dalam Kelas Malam sebuah universitas negeri di Jawa Tengah. Ngomongngomong, apa itu kelas malam? Kelas malam adalah sebutan untuk perkuliahan yang diadakan di sore hari, walopun namanya Kelas Malam tapi biasanya mulainya abis ashar mendekati maghrib gitu. Sampe jam berapa? Ya otomatis sampe malam, mulainya aja udah sore, yo mesti selesainya malammalam. Nah, pulang malam inilah yang rupanya menjadi masalah bagi sebagian besar bapak dosen yang terhormat. Selalu ada saja alasan buat ngindari pulang malam ini yg ujung-ujungnya jadi mindahin jam kelas lebih awal lagi. Ada yang katanya pulangnya naik Prameks lah, jadi kalo pulang malam ga bisa ikut Prameks.... (Lha, saya juga naik Prameks Pak!! Cuma beda arah aja). Tapi, dari semua dosen yang ada, saya selalu mendoakan Bpk. Haryanto (kalo ga salah), yang kalo pulang malam, pandangan matanya (maaf) agak kurang jelas, apalagi kalo hujan turun. Gpp Pak, saya terima itu dan senang dengan keputusan Bapak, semoga kesehatan dan keselamatan selalu ada pada diri kita semua yang merindukan kebaikan dan perbaikan dalam setiap waktu. Saya suka gaya Bapak ngajar, dan paling bikin dong dari semua dosen yg ada. Sehat selalu Bapak!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-9019710447955792052?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/9019710447955792052/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=9019710447955792052&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/9019710447955792052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/9019710447955792052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/10/haryanto-drs.html' title='Haryanto, Drs'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-593309068094695759</id><published>2009-10-23T03:06:00.001-07:00</published><updated>2010-07-04T06:56:54.703-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Solo yang Kehilangan Kesoloannya</title><content type='html'>Jika di tempat lain kita harus berhati-hati karena banyak anak sekolah, di Solo lain lagi. Kita wajib berhati-hati dan selalu awas karena banyak kambing berkeliaran di tengah jalan!! Ya, kambing. Persisnya mulai dari Gerbang Belakang UNS sampai ke arah timur menuju Palur. Di jalur maut tersebut banyak sekawanan (segerombolan?) kambing yang dengan angkuh dan pongahnya berlenggak-lenggok di tengah jalan. Tanpa rasa bersalah, kambing-kambing itu berpacaran menunjukkan kemesraannya pada manusia yang lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang punya kambing-kambing pongah ini Juragan Menul, bukan nama sebenarnya. Rumahnya di sebelah Masjid Syukur. Gak tau kenapa Juragan Menul ngBiarin kambing-kambing peliharaannya bebas berkeliaran di jalan, apa mungkin di Solo gada tanah lapang? Kayanya nggak deh, di depan warung lotek Bu Warni aja ada tanah lapang luas… Ga jelas pokoknya motif Juragan Menul, mungkin sekedar show off pada pengendara yang lewat, “Ini lho kambingku, mana kambingmu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa nyawa yang menghilang meninggalkan dunia gara-gara kambing ini? Alhamdulillah nggak ada, nyawa masih ada berganti umpatan-umpatan khas Solo yang alus nJawani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;”Ealah nduk....iki wedus-e sopo kok do’ neng ndalan....”..&lt;/i&gt; Itu umpatan hari pertama. Hari kedua beda lagi; &lt;i&gt;”Masya alloh...iki ono karnaval wedus to?”&lt;/i&gt;. Besok harinya mungkin udah sedikit kehilangan kesabarannya; &lt;i&gt;”Ee..ee...ee...Weduswedusweduswedus.....”&lt;/i&gt; Orang latah ni. Beberapa hari kemudian ketemu kambing lagi di jalan dan sayangnya udah gada kesabran, komentarnya singkat saja; ”WEDUS!!!” Wah, orang Solo kehilangan kesoloannya nampaknya, bukan dari siapa-siapa, tapi dari sesama orang Solo sendiri....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-593309068094695759?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/593309068094695759/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=593309068094695759&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/593309068094695759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/593309068094695759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/10/solo-yang-kehilangan-kesoloannya.html' title='Solo yang Kehilangan Kesoloannya'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-4545082319496992612</id><published>2009-09-29T01:11:00.000-07:00</published><updated>2010-07-04T06:58:38.950-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iklan'/><title type='text'>Musibah Pembawa Berkah</title><content type='html'>Inilah pelajaran satu semester yang dikupas tuntas dalam ruang meeting selama 60 menit; bagaimana merubah musibah menjadi berkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga pelajaran, bagaimana menulis merupakan suatu cara untuk berbohong tanpa berdosa, untuk berlebihlebihan kata tanpa ada yang marah. Dengan catatan, fakta benang merah di dalamnya tidak berubah. Konteks boleh berubah asal kontennya tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi ketika Direktur Kokokpetok, Eep Mudakir, kejatuhan tabung oksigen dalam penerbangannya menuju Thailand di pesawat Singaparna Airline? Inilah musibah terburuk dalam sejarah penerbangan seorang direktur 1 milyar tersebut. Kepala benjol dan jatuh pingsan. Kru pesawat langsung memberhentikan pesawat di udara, lalu berbelok arah di persimpangan depan dan melajukan pesawatnya menuju RS Omni Elizabeth Internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu suatu kerugian yang teramat besar bagi sang direktur 1 milyar, kehilangan banyak waktu yang berharga untuk urusan bisnis yang berharga juga. Disinilah bagaimana Manajemen Singaparna Airline menerapkan prinsip merubah musibah menjadi anugerah tersebut. Inti dari prinsip tersebut adalah bagaimana membuat “korban” merasa bersyukur mendapat musibah, bahkan menyesal jika tidak mendapat musibah tersebut. Bagaimana caranya? Seluruh Manajemen Singaparna Airline memperlakukan sang direktur 1 milyar tersebut dengan layanan first class, memberikan perhatian yang tulus, menunjukkan penyesalan dengan sangat. Tidak hanya itu, manajemen Singaparna Airline juga menggratiskan beberapa tiket penerbangan sang direktur 1 milyar ke banyak negara tujuan, memberi voucher menginap di hotel birbintang, eh berbintang di Majenang. Keseriusan manajemen Singaparna Airline memperlakukan pelanggannya terlihat juga dari kedatangan direksi ring1 alias direksi teratas dari Singaparna Airline ke rumah sakit untuk menjenguk sang direktur 1 milyar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah bagaimana Singaparna Airline bekerja, melayani dengan hati serta bersungguh-sungguh dalam setiap hal. Tak heran, kalo kemudian sang direktur 1 milyar tersebut malah menjadi semacam &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“endorser”&lt;/span&gt; gratis bagi Singaparna Airline karena selalu menceritakan kebaikan Singaparna Airline ke setiap orang pada setiap kesempatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-4545082319496992612?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/4545082319496992612/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=4545082319496992612&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4545082319496992612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/4545082319496992612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/09/musibah-pembawa-berkah.html' title='Musibah Pembawa Berkah'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-1225103598989768140</id><published>2009-09-29T01:08:00.000-07:00</published><updated>2010-07-04T06:56:54.703-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyapa Mentari'/><title type='text'>Kupat Tahu Sang Penolong</title><content type='html'>Apa yang menjadi pengharapan bagi setiap insan ketika uang di saku celana menipis sementara cacing di perut berisik berbisik meminta makan? Pilihlah jalan yang lurus, jalan yang membawa kebahagiaan perut beserta segala isinya, yaitu jalan Kupat TahuTM . Inilah jalan penolong bagi sebahagian umat manusia yang mencari pengganjal perut di siang hari. Perut melolong meminta tolong di siang hari bolong, dan Kupat TahuTM sang penolong itulah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa dan siapa Kupat TahuTM itu? Sang penolong ini terdiri berbagai macam rempahrempah asli Indonesia yang bersatupadu bahu membahu menyajikan sajian rasa terlezat demi kepuasan lidah pengecap rasa. Bekerjasama dengan kupat, tahu, tauge asli (bukan toge-nya kaskus.red), bawang goreng, kecap, daun seledri itulah yang menyebabkan Kupat TahuTM begitu menjadi harapan setiap insan pemburu rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupat TahuTM begitu rendah hati dengan semua kelezatannya tersebut, Kupat TahuTM cukup puas dan merasa senang diganjar Rp 3.500,- untuk setiap porsinya. Inilah jalan kehidupan sang penolong, yang begitu ikhlas membantu umat manusia tanpa pamrih, suatu bentuk makna kehidupan yang patut dicontoh oleh para pemimpin kita. Bukan begitu Pak Susno Duaji??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-1225103598989768140?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/1225103598989768140/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=1225103598989768140&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1225103598989768140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1225103598989768140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/09/kupat-tahu-sang-penolong.html' title='Kupat Tahu Sang Penolong'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-1301528263933645307</id><published>2009-09-28T04:03:00.001-07:00</published><updated>2010-07-04T06:28:24.998-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Sumber Kencono vs Mira</title><content type='html'>Jalur ekonomi Surabaya – Yogyakarta praktis hanya dikuasai oleh dua pemain (hanya dua pemain); eSKa dan Mira. Tidak ada perusahaan otobus lain yang bermain di trayek panjang berliku ini. Jangan dulu bicara soal Eka, karena dia masuk kasta lebih atas; Patas AC, yang tentunya berbeda dengan kasta ekonomi milik eSKa dan Mira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah asyiknya melihat persaingan di antara kedua perusahaan otobus ini. Sumber Kencono terkenal dengan kecepatannya yang selalu ngeblong, membuat kita sejenak dekat dengan Tuhan. Inilah positioning utama dari eSKa. Orang menyebut eSKa berarti menyebut kecepatan di atas ratarata dalam setiap waktu, tak peduli bis sarat penumpang ataupun sekedar membawa deretan kursi kosong. Sementara Mira, apa yang bisa dijual dari Mira? Kondisi bodi secara fisik hampir sama dengan eSKa, kenyamanannya sama juga. Mira lebih lambat dari eSKa, inilah yang selalu diingat dari penumpang, bahwa Mira lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya dua bis tersebut berderet menunggu penumpang, siapa yang akan dipilih? Tentu 8 dari 7 orang akan memilih eSKa. Kenapa? Ya karena kecepatannya tadi. Ketika tidak ada yang bisa dijual yang membedakan dirinya dengan eSKa, lambat laun Mira akan ditinggalkan penumpangnya. Orang akan lebih memilih eSKa dengan kenyamanan yang sama dengan Mira, dengan kondisi fisik bodi yang sama juga dengan Mira, namun dengan kecepatan yang lebih daripada Mira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana Mira melawan Sumber Kencono? Secara kecepatan rasarasanya suatu hil yang mustahal. Sampai kapanpun Mira tak akan mampu melawan kecepatannya eSKa!! (dalam hal ini hanya Rosalia Indah yang bisa). Inilah tawaran terbaik dari Mira untuk merebut hati penumpang; mengeluarkan Mira AC dengan tarif biasa!!! Ya, Mira akhirnya mengeluarkan jurus pamungkasnya, Mira AC bertarif ekonomi biasa berkaroseri New Armada model Sprinter yang siap mengalahkan Sumber Kencono dengan mesin Hino AK Turbonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Mira unggul 1-0 dengan eSKa. Kenyamanan yang lebih yang akhirnya dijual oleh Mira, kecepatan menjadi nomor dua ketika berbicara kenyamanan dalam perjalanan panjang Surabaya-Jogja. Inilah babak baru persaingan eSKa dan Mira, persaingan antara kecepatan dan kenyamanan. Patut dicermati apakah akhirnya eSKa juga akhirnya mengeluarkan eSKa AC, yang kabarnya ngga jadi dikeluarin garagara biaya perawatan yang dua kali lipat dibanding yang biasa. Ato kalo begini, janganjangan malah Mira memakan penumpang saudara tuanya, Eka Patas AC??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;**Hatihati di jalan, keluarga menunggu di rumah&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-1301528263933645307?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/1301528263933645307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=1301528263933645307&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1301528263933645307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/1301528263933645307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/09/sumber-kencono-vs-mira.html' title='Sumber Kencono vs Mira'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3695387681002614611.post-3236218361986830953</id><published>2009-09-28T04:00:00.000-07:00</published><updated>2010-07-04T06:28:24.998-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bismania'/><title type='text'>Saya bingung memikirkan judulnya</title><content type='html'>Pelajaran pertama dari seorang Hendro, Sopir bis Sumber Kencono, adalah bagaimana menjalankan hidup layaknya naik turunnya pedal gas. Kita perlu menekan dalam untuk bergerak cepat, dan kadang membiarkannya untuk keadaan yang tak tergesa. Mengalir adanya, tanpa paksaan dan ikhlas dengan kehendakNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak iseng menciptakan kita, tidak pula tanpa tujuan dengan adanya kita di dunia. Adam mungkin tak pernah berpikir, jika suatu waktu dari masa sebelum ini akan banyak anak manusia yang dilahirkan tanpa mengerti arah dan tujuan. Kehilangan makna dari semua nilai-nilai kehidupan, dan yang lainnya menyengaja apatis dengannya. Hidup bukanlah untuk saat ini ataupun esok yang akan datang. Hidup adalah bagaimana kita memaknai isyaratNya, untuk kemudian menjadikannya pelajaran bagi kita supaya mengerti siapa kita dan untuk apa kita disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musibah akan tetap menjadi cerita tak bermakna ketika kita kehilangan makna itu sendiri. Dan akan menjadi anugerah yang membuat kita bersyukur dengan kedatangannya ketika kita mengerti, bahwa, Tuhan memperhatikan kita dalam segala penghadapan wajah ini. Menjadi anugerah ketika kita yakin bahwa musibah ini sekedar godaan dariNya untuk menguji kita, membuat kita gagal untuk memudahkan yang selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sukses bukanlah mereka yang mampu menyelesaikan permasalahan besar dalam kehidupannya, tetapi orang sukses adalah mereka-mereka yang mampu menghindarkan dirinya dari permasalahan yang sama. Kemarin, saat ini serta esok hari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3695387681002614611-3236218361986830953?l=www.menyapamentari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.menyapamentari.com/feeds/3236218361986830953/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3695387681002614611&amp;postID=3236218361986830953&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3236218361986830953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3695387681002614611/posts/default/3236218361986830953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.menyapamentari.com/2009/09/saya-bingung-memikirkan-judulnya.html' title='Saya bingung memikirkan judulnya'/><author><name>dunia pagi ini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07012294103527421576</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_cm7aex6-Ivo/TTAgjFSIwyI/AAAAAAAAAeo/-FNfGduC3l0/S220/36975_1432193077407_1010308088_31033078_5329734_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
